FF KAILU- MY SILLY LOVE PART 1

Title : My Silly Love

Leght : 1of?
 
Main cast : 
 
Kim Jong In
 
Xi Luhan
 
Oh Se Hun
 
Genre:
 
Romance school life

Author: @LarasYang

Cinta itu. . . .

 

Pilihan??

 

Sepertinya bukan,,

 

Tapi cinta itu TAKDIR.

 

Takdir yang sengaja menuntun kita untuk memilih yang terbaik.

 

=My Silly Love=


Pagi yang cukup melelahkan bagi namja cantik yang kini tengah berlari terengah menuju pintu gerbang yang sepertinya telah tertutup sejak 10 menit yang lalu. Kini pukul 07.30 KST. EXO planet high school menetapkan 07.15 sebagai jadwal masuk kepada setiap muridnya. Lalu bagaimana dengan namja cantik ini? Ya, sudah bisa di pastikan Ia tak akan di izinkan masuk kecuali Ia bukan murid sekolah tersebut atau jika Ia adalah penjaga kantin yang bisa keluar masuk dengan seenaknya. Namja cantik itu terlihat pantang menyerah, Ia terus saja berlari sampai akhirnya namja cantik itu tiba di depan gerbang. Ia berhenti sejenak untuk menstabilkan kembali nafasnya. Sedikit membungkuk karena Ia merasakan lemas pada kedua lututnya. Bagaimana tidak, Ia berlari dari ujung halte yang berjarak waktu 15 menit menuju sini. Itu bukan jarak yang dekat bagi pejalan kaki. Saat dirasa nafasnya telah kembali normal dan tenaganya sudah kembali ada, namja cantik itu berdiri tegap dan melangkah pasti menuju ambang pintu gerbang. Langkah namja cantik itu terhenti saat di dapatinya gembok besar telah tergantung disana. Sial, itu berarti dia harus memanggil satpam untuk membuka gerbang.

“Bao jing”

Kata-kata namja cantik itu terpotong saat sebuah tangan asing membekap mulutnya tiba-tiba. Menarik paksa tubuh namja cantik itu untuk menjauhi gerbang dan bersembunyi di balik sebatang pohon hias.

“Aaa aaa appo .”

Pemilik tangan asing itu teriak tertahan saat tanpa diduga namja cantik itu menggigit brutal tangannya.

“Hei ni shu shui?”

Namja cantik itu melotot sejadinya kearah seorang yang sedang mengusap-usap telapak tangannya kini. Sepertinya lumayan sakit, karena ada bekas gigitan berwarna merah terukir disana..

“Jinjja kau bicara apa? Seperti itu cara seorang hoobae berterima kasih kepada sunbaenya eoh?”

Orang itu balas melotot pada namja cantik yang kini terlihat tambah kesal akibat kalimat yang di ucap sosok di depannya.

“Shenme? Kau bilang apa? SUNBAE?”

Namja cantik itu memandang dari atas sampai kebawah sosok orang yang ternyata juga namja, namun paras namja itu bertolak belakang dengan namja cantik yang tengah memandangnya kini. Gurat ketampanan terpancar jelas dari wajahnya. Sudut mata yang tajam namun terkesan hangat, hindungnya yang mancung, di tambah dengan bibirnya yang sangat sensual.

Menggoda.

“Ehemm”

Namja cantik itu mendehem salah tingkah saat tampan sadar Ia terpesona dengan bibir sensual milik namja tampan itu.

“Jangan bilang kau ingin memanggilku oppa?”

Namja tampan itu berkata cuek sambil melipat kedua tangannya didada.

“Mwo? Oppa? YA! Nan michoseyeo?”

Reflek namja cantik itu berteriak, membuat namja tampan itu ikut reflek menutup telinganya.

“Aishhh, apa harus kau berteriak seperti itu?”

Namja tampan itu berucap kesal sambil mengusap-usap telinganya.

“Hei siswa Kim Jong In. Sepertinya kau melakukan kesalahan yang cukup fatal dan banyak pada hari ini”

Namja cantik itu berkacak pinggang sambil mengetuk-ngetukan sepatunya ke tanah. Melihat lurus ke arah namja tampan yang balas menatapnya.

“Meorageo? Naega? Hei, Bukankah kau yang melakukan kesalahan? Berani datang terlambat dan dengan polosnya mencoba untuk memanggil satpam. Jika aku tak menyeretmu kesini, kau pasti sudah menjadi bulan-bulanan ahjussi pervert itu.”

Namja tampan itu menjelaskan panjang lebar kondisi yang sesungguhnya terjadi saat ini. Ia sangat pantang di salahkan, apalagi oleh seseorang yang Ia fikir Yeoja dan Hoobaenya.

“Nae arraseoyeo. . Terserah kau saja. Aku sudah tak punya waktu untuk meladenimu”

Namja cantik itu melihat sekilas jam tangan tokyo flash yang terpasang indah di pergelangan tangannya.

” Pukul 08.00 KST. . Oh my god,it too late!”

Tanpa di komadoi namja cantik itu berlari lagi menuju gerbang yang jaraknya tidak terlalu jauh dari posisinya saat ini,tidak mempedulikan sosok namja tampan yang mengeluarkan tatapan bingungnya.

Namja cantik Melongok melihat keadaan di dalam sesaat setelah Ia tiba kembali di depan gerbang. Ia tak menemukan Pak satpam yang beberapa menit lalu masih berada di tempatnya. .

“Aishhh jinjja. . Eottokae?”

“Sepertinya kau baru di sini?”

“Hooohh, kau lagi” ucap namja cantik itu malas.

Namja tampan yang sempat bersitegang dengannya beberapa menit yang lalu entah sejak kapan telah berada di belakangnnya.

“Kau ingin keruang Kepsek?”

“Nae” jawab namja cantik itu singkat, namun Ia sedikit terkejut karena tebakan Namja tampan dihadapannya benar. Syukurlah, Ia tak harus mendengar hal mengejutkan seperti tadi.

“Arraseo. . Kajja!” ucap namja tampan itu sambil meraih tangan namja cantik yang hanya bisa melongo saat tangan hangat itu menariknya kemudian.

“Naiklah”

“Ne?”

“Naik kepundak ku!”

“shireo”

Kening namja cantik itu berkerut menatap namja tampan yang kini tengah berjongkok tepat di depan tembok belakang sekolah.

“Kau takut tinggi?”

“Anieo”

“Lalu apa lagi yang kau tunggu? Cepatlah naik, sebelum Ahjussi pervert itu memergoki kita disini.”

Namja tampan itu memberi kode kepada namja cantik sambil menepuk-nepuk pelan pundaknya. Sorot matanya seolah mengatakan ‘percaya padaku kau akan baik-baik saja’, membuat namja cantik itu sedikit tergoda untuk melangkah.

“Annyeonghaseyo,Luhan imnida”

“YA! Apa yang kau lakukan? Ini bukan saat yang tepat untuk memperkenalkan diri. Cepatlah naik!” Ucap namja tampan itu sedikit geram.

“Ah nae”

Tanpa menunggu lagi, namja cantik yang memperkenalkan dirinya Luhan menaikkan sebelah kakinya ke pundak namja tampan yang sudah berjongkok sedari tadi. Dan, tidak memakan waktu lama namja cantik itu sudah tiba di atas pijakan tembok.

“Jongin Goon, xie xie. Eumm maksutku Gamsahamnida” ucap Luhan tulus sambil membungkukkan sedikit badannya yang kini dalam posisi duduk.

“Kau tahu namaku” herannya.

“Nametag mu!”

Luhan hanya tersenyum sambil menujuk kearah nametag namja tampan itu, yang hanya membalas dengan tatapan datar.

“Kau hati-hati, jangan sampai tertangkap. Kau tak ingin mendapat hukuman dihari pertamamu bukan.”

Namja tampan itu melengos pergi begitu saja setelah mengucapkan kalimat ajaibnya pada Luhan. Sebenarnya apa yang namja ini fikirkan tentang Luhan.

“Hei, chankaman” Luhan menahan langkah namja tampan itu.

“Jongin goon,aku”

“Panggil Kai saja”

“Mwo?”

“Kau tidak punya ganggungan pendengaran kan?”

“Bukan begitu, maksut ku. . Eumm”

Luhan menghentikan kalimatnya sambil memandang Kai dari posisinya di atas tembok. Sedikit ragu, sebelum akhirnya Ia memulai lagi kalimatnya.

“A aku. . Aku. . . Hehehe, aku tidak tau caranya turun kebawah”

Bletak. .

Luhan hanya bisa menunduk malu merutuki kebodohannya di depan orang asing yang baru saja dikenalnya secara tidak sengaja. Orang asing bernama Kai itu hanya bisa memandang takjub sosok Luhan.

“Bodoh”

“Apa?”

Luhan mengangkat kembali kepalanya saat Kai mengucap kata yang sedikit mengganggu telinganya.

“Mengapa kau bersedia saja naik jika tak tau caranya turun? Benar-benar Hoobae yang menyusahkan”

Kai menggeleng-gelengkan kepalanya seolah Luhan benar-benar adik kecil yang selalu membuatnya susah. Hei, apa tidak salah? Kai masih seorang siswa bukan?

“Kau murid disini?” Tanya Luhan tiba-tiba sangat melenceng dari topik.

“Jangan alihkan pembicaraan Luhan Yang”

“Aishh bocah ini begitu sok tau. Sudahlah. . Pergi sana! Jangan pedulikan aku. Aku akan berusaha sendiri” ucap Luhan ketus sambil membalikkan tubuhnya kearah dalam dan membelakangi Kai.

Luhan terlihat celingak celinguk memandangi kondisi di bawahnya. Hanya ada tanah pijakan, tanpa kerikil. . Syukurlah,setidaknya jika Luhan terpeleset saat terjun nanti tidak akan ada yang melukai tubuhnya, mungkin hanya sedikit patah ringan di kaki karena baru Ia sadari bahwa tembok yang Ia duduki saat ini cukup tinggi. Ia pun heran, bagaimana Ia bisa sampai di atas sini, selain karena bantuan Kai tentunya.

Luhan tak pernah sebelumnya melakukan adegan panjat memanjat, dan terjun payung seperti ini. Sesungguhnya bukan masalah cara turun yang Luhan khawatirkan, tapi masalah nyalinya untuk melakukan adegan itu. Ia belum siap, dan sepertinya tak akan pernah siap.

“Tutup matamu!”

“Omo”

Luhan terlonjak kaget saat di dapatinya Kai telah berada di sampingnya, tubuhnya oleng dan Luhan nyaris saja terjun bebas kebawah jika Kai tak menahan tubuhnya.

“YA! KIM JONG IN. . Kau ingin membunuhku eoh?”

Luhan menatap sakartis kearah Kai yang masih memegangi tubuh Luhan, setengah mendekap.

“Apa aku terlihat seperti orang yang akan melakukan hal itu?”

Luhan tak menjawab, Ia masih mengatur detak jantungnya yang sempat berhenti sejenak akibat ulah Kai.

.

.

10 menit berlalu.

Kai masih dalam posisi mendekap setengah tubuh Luhan, sedang yang di dekap seperti tak menyadarinya dan malah sibuk membenahi dunianya sendiri.

“Luhan Yang”

“—–“

“YA! Tanganku sudah pegal menahan tubuhmu”

“—–“

“Aishhh”

“Awww. . YA! Appo. .”

Luhan menjauhkan dirinya dari Kai, sesaat setelah Kai menyentil keningnya agar Ia kembali kedunia nyata.

“Tangannku tak kalah sakitnya dari itu. Sudahlah, pejamkan matamu!”

“Apa lagi sekarang?kau ingin melakukan apa ah?” Tanya Luhan ketus sambil terus menjauhkan tubuhnya seolah Kai adalah namja pervert yang akan melecehkannya.

“Lakukan saja seperti yang aku perintahkan!”

Kai sepertinya tak ingin membuang lebih banyak waktu. Ia meraih begitu saja tangan Luhan dan menggenggamnya erat.

Luhan ingin memberontak awlanya, namun saat di lihatnya sorot mata Kai memancarkan keseriusan Ia menuruti saja.

“Sudah, lalu?”

“Dalam hitungan tiga, kita loncat kebawah”

“What?”

Luhan sontak berteriak dan membuka kembali matanya lalu menatap tak percaya pada Kai yang masih setia dengan wajah datarnya.

“Waeyeo?”

“Aku takut”

“Bukankah tadi kau bilang kau tidak takut ketinggian?”

“Memang tidak takut ketinggian, hanya saja aku takut”

“Kau takut terluka?” Potong Kai

Luhan hanya mengangguk menimpalinya.

“Siapa orang yang paling kau percayai di dunia ini?”

“Ayahku. . .eh buat apa kau bertanya seperti itu disaat seperti ini?”

“Baiklah, pejamkan lagi matamu dan anggaplah aku ini appamu!”

“Apa bisa seperti itu?”

“Who knows?. . Try it!”

“Baiklah”

Hana

Dul

“Chankaman!”

“Aissh apa lagi?”

“Aku tak tau rupa ayahku seperti apa”

“+.+ mwo?”

“Aku belum pernah melihatnya sejak aku bayi” Luhan tersenyum tegar menimpali ucapannya sendiri.

“Baiklah, begini saja. Untuk saat ini, kau percayalah padaku.” Lanjut Kai mengalihkan pembicaraan yang sedikit personal.

“Bagaimana bisa aku percaya pada orang asing?”

“Anggap aku kekasihmu!”

“Aku belum punya”

“Aishhh jinjja kau ini”

Kai mengacak kasar rambutnya dengan sebelah tanggannya yang bebas. Ia terlihat sangat frustasi dengan kepolosan Luhan. Looks like a silly

“Sudah ku bilang, aku ragu cara ini akan berhasil”

“Kau belum mencobanya Luhan Yang”

“YA! Berhenti memanggilku dengan embel-embel Yang, kau tak tau aku ini”

“Baiklah ini cara terakhir” ucap Kai memotong kalimat Luhan.”Kau naik lagi ke pundakku, dan aku akan meloncat kebawah”

“Kau gila?”

“Apa aku terlihat seperti itu?”

“Resikonya terlalu besar”

“Terserah kau mau pilih yang mana, ini sudah satu jam pelajaran berlalu. Sepertinya kau sangat terburu tadi”

“Ah eottokaji?”

Luhan terlihat galau dengan 2 pilihan yang sangat tidak ingin di pilihnya. Tapi bagaimanapun Ia harus memilih.

“Pilihan pertama”

“Kau telah memutuskan untuk mempercayaiku,sekarang pejamkan lagi matamu!” Kai sudah bosan mengucapkan kalimat ini berkali-kali. Semoga Luhan tak melakukan NG lagi(?)

“Nae, sudah”

oke

Hana

Dul

Set

Lompat!

.

.

Kyaaaa

bruggg

Sampai?

Apa mereka sudah sampai di bawah saat ini? Luhan mencoba untuk membuka kembali kedua matanya dan betapa terkejutnya Luhan saat ia dapati dirinya telah mendarat mulus di atas tubuh seseorang.

“Kai” racau Luhan cemas. Eh, bukan. Kau siapa? Mengapa bisa berada di bawahku?”

Luhan menatap heran sosok namja yang tak kalah tampan dari Kai, memiliki mata sendu yang sangat meneduhkan.

“YA! Hidungmu berdarah” teriak Luhan panik saat aliran darah itu tak kunjung berhenti.”Kita harus ke UKS” lanjut Luhan lagi.

Luhan memapah tubuh namja yang entah berasal darimana menuju ruang UKS, namun langkahnya terhenti saat Ia teringat sesuatu.

“Ah iya, Kai”

Luhan membalik untuk mencari sosok Kai, namun Kai tak terlihat di mana-mana.

“Hei, kau”

“Nae Seongsaenim”

“Apa kau melihat seorang namja seusiamu bersamaku tadi?”

“Maksut seongsaenim Kkamjong?”

“Kkamjong?”

Sehun mengarahkan Luhan untuk melihat seseorang yang tengah duduk santai di atas tembok tinggi. Luhan mengikuti arah gerak telunjuk Sehun dan matanya membulat seketika saat mendapati Kai di sana.

“YA! Kau membohongiku KIM JONGIN?”

Kai tak bergeming, matanya fokus menatap tajam sosok tampan yang kini berada di sebelah Luhan. . . sosok itu adalah OH SE HUN

.

.

TBC

credit: dreamingincoherencies.tumblr

FFAball. . Hahaha, couple baru perdana. Sedikit grogi dan chemistry nya belum ngena. Buat Kailu shipper, mianhae. Saya sudah berusaha, setidaknya tolong hargai dengan RCL. Oke gomawo.^^

45 thoughts on “FF KAILU- MY SILLY LOVE PART 1

  1. kkkkkkkk
    akhirnya aku tau kalo Luhan itu guru kan di fanfic ini??
    omoo- kailu XDD
    eh, kayanya bakal ada pertarungan sengit kai sama sehun😄
    chingu update chap berikutnya dong!
    naiseu fanfic!!!

  2. Omo….
    Seru nih ff.a
    ff ini bakal jd cerita cinta segitiga yah??
    Kyk.a akan ada persaingan antara sehun dan kai nih…
    Ok ditunggu next chap.a….😄

  3. haha…lucuu..
    *senyum gaje*…
    Luluuuuu kamu itu polossss banget sihhh…
    sama q aja yaaa…
    ternoda kau sama hunkai…
    *eoh*

    wkwkw…

  4. brukk ,,,
    adaaww # patah hati ku, eh ?? mksd nya patah kaki ku
    beruntung kau luhan ada ada kasur empuk dibawah
    #digetok palu sama sehun
    emang susah ya punya wajah babyface , di mana-mana pasti dikira anak-anak😀

  5. pengennya HunHan yang menaang
    tapi di judulnya aja udah KaiLu,,,
    sepertinya tak ada harapan
    hiks hiks
    #nangisbarengSehun#

  6. wuakakakak
    lulu lucu, disuruh naik kepundak kai, eh malah mempekenalkan diri ckck

    seonsaengnim? Luhan itu guru? Kirain murid juga, eh tau nya..mukanya imut-imut sih, pantes kai malah nganggep lulu itu hoobae nya haha

    kenapa kai menatap tajam pada sehun? Mereka musuhan?
    Next ah~

  7. Yeyeyey,kailu..
    maaph min bru bca,,hehe..
    lah,,it luhan guru min?bneran?trz kai jd badboy y,,
    aduuh,q sneng bgt kl dy badboy,trz lulu plos gt,hehe..
    lnjt y min.. ^^

  8. Lho…
    jd ini hunhan or kailu..
    he”
    wah..
    seru…
    luhan unyu”..
    biasanya khan kai yg jd org k3 tp skrg kayanya sehun ya..
    ho”

  9. Pertemuan yang seru😀
    kailu atau hunhan?
    Aku ga tau mau milih yang mana, soalnya aku shipper dua-duanya #maruk -,-

    itu kenapa hidung kai bisa berdarah thor?

  10. Eeeh seongsaenim?maksudnya ini luhan guru? Aah kirain murid baru yg telat gitu hahaha
    Lulu, wajahmu terlalu imut sih.
    Next chapt duluuuu

  11. wahh! gimana in?! cinta segi3 lgi yha?! antara hunhankai😀
    aduhh, seru dh kalo perangnya lansung gt!! mreka bener2 memperubtkan luhan😀
    errr~ lulu ^^
    dsini lulu jadi guru yha? aku kira sma2 murid kya hunkai -_- abis klo lulu jdi guru gak pantes ma mukanya #lulu muka muda :*
    wewwh, kai!! sehun!! kai!! sehun!! hwaiting, ne😀
    memperebtkan guru mreka dgan cra mreka sendri. ajibb bgt tuhh orang!!!
    DAEBAKK~~!!!
    thor, d.lanjut yha? dri awal bca a uda seru bgt crita a!! nanggung kalo harus pts2 gt. yg ini bru sampe chap 6 kan, thor?!
    lanjt in dong thor!! jebal~~ :3
    buad yg galau2 lgi yha?
    biar kbwa suasana mulu ma crita a author!!!
    pkok a lanjt in sampe selsai dan hwaiting, thor~~!!!
    hunhankai mendukungmu😀

  12. Waaah thor, ceritanya menarik nih. Kayanya bakal ada pertarungan sengit nih buat dapetin luhan hahahaha. Pengennya sih akhirnya hunhan, tp terserah author aja deh, yg penting ttp suka sam ff ini.
    Lanjut ah chp 2.

    Oh iya thor, hiatus nya jgn lama” yaaa😦 di tunggu terus ya ff hunhankai nya

  13. huaaa thor!oh jadi luhan jd guru ya thor?kirain aku murid sama kek duo maknae._.ohya, ko tb2 sehun ada??trs kai kaga turun kbawah luhan ama sape dun? #bnyknanya kekeke~ keren thor!triangle couple awaw :3

  14. wkwkwkwk cinta segitiga HanKaiHun lagi ckckck
    serius pertama aku bingung loh thor bacanya
    gak kebayang situasinya gimana
    feel nya kurang *mian thor *bow
    Luhan itu guru kan maksudnya di sini??
    kok Kai bisa gatau?
    Luhan pake seragam emangnya??
    kan walaupun Luhan kek yeoja *ups tapi kan keliatan baju yang dipakenya –” haishh Kai >.<
    trus kenapa Kai cuma diem ngeliat Sehun?
    hubungan Kai sama Sehun emangnya gimana???
    oh ya jangan pink dong font nya, agak sakit bacanya karna terlalu cerah
    hitam atau coklat aja netral, hehe ._.v
    tetep aja… INI EPEP KAILU KAN??? wahahaha
    aku lagi seneng2nya sama KaiLu nihh *kibar bendera KaiLu*
    cepetan yahh thor updatenya
    penasaran!! hiatusnya jan lama-lama yahh~
    Ganbatte!!😀

  15. sebentar banget ya durasinya ._. Aku kailu shipper newbie/? Setelah hunhan. Hihi jongin lebih cocok jd berandal ya xD

  16. Aaaa lucu banget karakter luhan disini xD
    luhan jadi guru ya disini? gak bisa bayangin kalau ada guru mirip tingkah kekanakannya luhan xD

  17. luhan jadi guru ? eh beneran ? aku baca gangerti, aku kira luhannya anak baru disitu, eh ternyata? beneran luhannya jadi guru?? uwaah jinjjayo??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s