“The Betrayed Angel’ Part 2

update chap 2

annyeong reader ^^

ada yang nunggu FF ini gak ya?? hehehe

kalau mau FF ini lanjut

komen nya ya chingu ^^ hehehe

okeeeee ~~ silahkan membaca ^^

kalau kurang memuaskan marah- marahin author lewat komen aja ne ^^

 

CAST : XI LUHAN, KAI, OH SEHUN, WU FAN. YI XING, KYUNGSOO, CHEN, SUHO, BAEKHYUN, CHANYEOL, TAO, XIUMIN.

with : Chunji (Teen Top)

MAIN PAIR : KAI-LUHAN, SEHUN-LUHAN

GENRE : FANTASY, SAD ROMANCE, ANGST

aku tahu penderitaanmu

aku tahu beban yang kau tanggung

aku tahu bagaiamana beratnya hidupmu

aku akan melindungimu

aku tak akan mengkhianatimu

tidak akan pernah

The Betrayed Angel

Part 2

Kim Hyobin

>> Disebuah Minor House yang terletak didaerah perbukitan.

Seorang namja tampan berbadan tinggi dan tegap berjalan mondar mandir diruangannya yang sangat megah. Bisa dikatakan ruangan bergaya Europe kuno itu sangatlah berseni dan berkelas. Ruangan dengan aksesoris dan dinding yang serba putih membuat hati yang melihatnya nyaman. Tapi tidak dengan namja tinggi itu.

“Kris-hyung…” namja cantik yang sedari tadi duduk disofa yang ada diruangan itu, akhirnya jengah dan berkomentar.

Namja tinggi yang bernama Kris itu menghentikan langkahnya kemudian menghela nafas panjang.

“Baekhyun.. Kau memang sangat santai, ya.” sindir Kris sambil memegang kepalanya yang berdenyut.

“Aku bukannya santai. Aku mengerti sekali keadaan akan semakin gawat. Apalagi istri Kai sudah ditemukan.” Baekhyun menuduk dalam.

Kris berjalan kedekat jendela yang sangat besar. Ia tatap pemandangan gunung dan perbukitan yang sangat asri.

“Mana Chanyeol?”

“Dia ikut mengawasi ‘istri’ Kai itu. Dia baru saja pergi kok.” jawab Baekhyun sambil menyeruput Japanese tea yang masih hangat dan beraromakan bunga sakura.

Kris mengangguk pelan. “Kapan dunia ini akan aman ?”

Baekhyun tersenyum manis. “Saat kita menarik orang itu kedalam cahaya kita.”

Kris hanya diam tak merespon perkataan Baekhyun.

“Kau merindukan partner-mu?” sambung Baekhyun ketika melihat Kris masih terdiam memandang alam yang tenang.

“Partner?” Kris tersenyum pahit. “Entahlah..”

 ***

“Aish! Pabo!!” namja tinggi itu mendesah pelan saat menyadari dirinya sedang tersesat. “Pintar sekali, Park Chanyeol! Kau bahkan sok hebat dan pergi begitu saja tanpa Baekhyun! Aish!!” namja yang bernama Chanyeol itu menelusuri jalan dengan celingak celinguk menatapi sekelilingnya. Ia memang sangat buta arah dan tak bisa mengingat jalan.

Bruak

Chanyeol menyadari kalau dia baru saja menabrak seseorang.

“Mianhe..” Chanyeol langsung membantu namja yang baru saja bertabrakan dengannya untuk bediri.

“Ah! Seharusnya aku yang minta maaf..“

Chanyeol memperhatikan namja yang baru saja ia tabrak. “Eh? Lu…han? Lho? Kenapa ‘namja’?!” Chanyeol masih kebingunan sendiri.

Namja yang baru saja ia tabrak ternyata adalah Luhan. “Eh? Kau siapa? Kau mengenalku?”

Luhan menatap namja yang tahu dengan namanya itu aneh. Chanyeol menggaruk kepalanya pelan. “Ya~ Begitulah.” Chanyeol terkekeh.

Luhan mengamati Chanyeol dari atas sampai bawah. Chanyeol yang dipikir Luhan terlihat mengerikan itu lumayan membuat bulu kuduk Luhan berdiri. Chanyeol memakai kaos oblong hitam dengan jas hitam dan Celana panjang hitam dipadu sepatu kulit hitam. Penampilan Chanyeol serba hitam dan Luhan pikir sama dengan Kai.

“Jangan- jangan kau juga orang aneh seperti Kai?!” gumam Luhan pelan.

Chanyeol membulatkan matanya. “Kai? Kau sudah bertemu Kai? Aish!! Aku ketinggalan moment-nyaaaa!!”

“Hah?” Luhan hanya menatap aneh Chanyeol yang menepuk jidatnya berkali- kali.

“Hmm… Apa yang kau lakukan siang bolong begini?” tanya Chanyeol mengalihkan pembicaraan.

“Aku mau kesuatu tempat.”

“Kemana?”Chanyeol menatap sambil menyelidiki Luhan.

Luhan tak menjawab pertanyaan Chanyeol malah memperhatikan lekuk wajah namja tampan itu. “Hey.. Kurasa aku pernah melihatmu.”

“Tentu saja.. Kita ini..”

“Luhan!”

Teriakan Sehun membuat pergerakan Luhan dan Chanyeol terhenti dan langsung menatap Sehun yang berlari kearahnya.

“Kau diganggu orang?” Sehun langsung menarik tangan Luhan menjauhi Chanyeol. Sehun mencoba melindungi Luhan. Ia mengira Luhan diganggu oleh Chanyeol.

“Ani.. Dia.. err.. Mungkin kenalanku.” Sehun hanya menatap Luhan yang terlihat bingung. Luhan nampak sangat ragu mengatakan Chanyeol adalah kenalannya. Sebenarnya Luhan memang baru kali ini bertemu dengan Chanyeol.

Lain dengan Luhan yang terlihat bingung, mata Chanyeol menatap Sehun tajam. Ekspresi wajah Chanyeol berubah 180 derajat. Tak ada guratan ramah tamah nampak diwajah tampannya lagi.

Mata Sehun bertemu dengan mata Chanyeol. Sehun sepertinya juga menyadari sesuatu. Seketika itu, Sehun memegang kepalanya yang terasa sangat pusing. Tanpa pikir panjang Sehun menarik tangan Luhan kemudian pergi meninggalkan Chanyeol.

“Ya! Sehun!” protes Luhan tak didengarkan sama sekali.

Mata Chanyeol masih tak berkedip menatap kepergian dua namja itu.

“Tak mungkin..” Chanyeol menutup mulutnya sendiri. “Kenapa jadi begini…”

***

Malam hari di Minor House.

“Apa- apaan ini!!” teriakan Chanyeol menggema didalam ruangan Kris. Baekhyun memegang lengan Chanyeol mencoba menenangkan partner-nya itu.

“Ada apa, Channie?” Baekhyun mengusap lengan Chanyeol pelan.

“Mana Kris-hyung! Mana si brengsek Kai itu!!” teriak Chanyeol lagi.

“Aku disini.” Tiba- tiba Kai ada dibelakang Chanyeol. Tak makan waktu lama, Chanyeol dan Baekhyun langsung berbalik badan.

“Kau juga menyadarinya, kan!”

Kai hanya diam mendengar cercaan Chanyeol. Baekhyun masih bingung dengan arah pembicaraan mereka. Sebenarnya apa yang terjadi?

“Kau masih tenang- tenang saja, oeh!! Kau tak tahu siapa sebenarnya dia?! Menggelikan!” Chanyeol tambah tak bisa menahan dirinya. Kai menatap Chanyeol tajam.

“Aku juga tak kalah kagetnya saat tahu hal itu. Mereka tumbuh bersama selama bertahun- tahun.” Kai masih terlihat datar tanpa ekspresi.

“Kau sadar siapa anak itu?” Chanyeol berusaha mengontrol emosinya. “Dia! Dia yang membunuh Luhan dimasa lalu! Dia yang membunuh istrimu!”

Baekhyun membulatkan matanya. Kai berjalan menjauh dari Chanyeol dan Baekhyun.

“Channie! Maksudmu..” Baekhyun tak bisa melanjutkan kata- katanya.

Chanyeol mengangguk dan semakin menatap punggung Kai tajam. “Sepertinya dia belum sadar kalau dia adalah..”

“Dia sudah sadar. Bahkan sebelum kita menyadarinya.” Kata Kai lirih. Chanyeol menghela nafas panjang kemudian mendudukkan diri di sofa.

“Kris-hyung tahu soal ini?” Chanyeol memijat kepalanya pelan.

Kai hanya diam membatu. Tatapannya tak lepas dari figura foto yang sangat besar tergantung didinding tengah ruangan yang luas itu. Sosok yeoja cantik yang duduk dikursi dengan rambut yang terurai panjang sambil tersenyum cerah.

Chanyeol menyadari kalau Kai menatap figura berukuran raksasa itu.

“Kau pasti sangat merindukannya.” Baekhyun akhirnya buka suara dan mendekati Kai. Baekhyun berdiri disamping Kai, ikut menatap figura foto itu.

“Aku sudah dengar kalau Luhan bereinkarnasi menjadi seorang namja.”

“Wujud tak akan merubah sedikitpun rasa cintaku padanya.” Jawab Kai tegas. “Dia tetap Luhan yang dulu. Luhan yang hangat dan Luhan yang selalu memberiku cahaya cerahnya.”

Kai menutup matanya, kemudian tersenyum pelan. Baekhyun sedikit kaget melihat senyuman Kai yang terlihat walau hanya sekilas.

“Kita ada rapat.” Tiba- tiba Kris masuk kedalam ruangan memecahkan suasana yang dari tadi terasa tegang. Kris menatap Kai yang masih memandangi figura itu.

“Jangan khawatir. Besok kau akan melihat Luhan disini.”

Chanyeol dan Baekhyun  membulatkan matanya mendengar ucapan Kris. Ada kelegaan disana. Sementara itu Kai hanya memandang Kris tajam.

“Ayo.. Semuanya sudah berkumpul.” Kris meninggalkan ruangan itu diikuti oleh Baekhyun dan Chanyeol. Kai menghilang begitu saja dari posisinya.

***

“Maafkan aku… Aku akan mengulanginya lagi. “ isak Chunji disudut kamarnya.

“Baik.. Jika kau tak melakukannya dengan benar.. Kau akan tahu akibatnya.”

Suara misterius itu kembali bergema dikamarnya. Chunji hanya terduduk diatas kasurnya meringkuh ketakutan.

“Xi Luhan.. Besok aku akan membunuhmu.” Bisik Chunji sambil terisak.

***

 

Aku ada dimana?

Ah! Ada seseorang diujung lorong ini.. Siapa?

Aku berjalan pelan menuju tempatnya

“Hiks”

Dia sedang menangis? Yeoja itu menangis?

Ia terduduk sambil menangis pilu. Tubuh kecilnya bergetar.

Yeoja itu mempunyai rambut panjang berwarna coklat. Ia menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya. yeoja itu memakai gaun berwarna putih. Ia masih menangis terisak.

Aku hendak menyentuh pundaknya namun ia mengangkat wajahnya.

“Luhan.” Ujarnya miris memanggil namaku.

Tapi setelah itu.. Aku terkejut melihat wajahnya.

“Aku?”

Wajahnya sangat mirip dengan wajahku. Bukan! Dia.. Dia adalah aku.

“Luhan.. Tolong Kai.. Kumohon.”

.

.

“Aaaahh!!!”

Luhan terbangun tepat ditengah malam. Nafasnya masih terengah- engah akibat mimpi tadi.  Dengan lembut ia pegangi dadanya yang masih berdetak sangat cepat.

“Apa.. Mimpi apa itu..”

Berbeda dengan mimpi buruk yang sebelumnya. Kali ini Luhan ingat secara jelas mimpi yang baru saja ia alami.

“Aku? Seorang yeoja?” masih bingung dengan apa arti mimpi yang ia alami, Luhan tak mengetahui kalau ada seseorang sedang mengawasinya, Kai.

Keesokan harinya.

Luhan berjalan gotai menuju sekolahnya. Beberapa kali ia menengok kebelakang mengharapkan Sehun menghampirinya kemudian mengajaknya berbicara banyak hal. Tapi angan- angan Luhan pupus saat tahu tak ada siapapun yang berjalan dibelakangnya.

“Mungkin aku harus terbiasa tanpa Sehun. Bisa jadi dia sudah punya kekasih dan melupakan aku. Sehun kan sangat tampan.” Luhan menghela nafas panjang.

“Kau memang harus terbiasa.”

Suara mungil tiba- tiba terdengar dari arah belakang Luhan. Seketika itu Luhan membalikkan tubuhnya.

“Annyeong~” ucap dua namja itu riang. Ya! ternyata ada dua orang namja.

“Kau..” Luhan menunjuk salah satu namja, Chanyeol. Luhan kemudian mengalihkan pandangannya pada namja mungil yang ada disebelah Chanyeol, Baekhyun.

“Tak perlu heran pada kami, Luhannie yang cantik~ Kami kesini hanya untuk menjagamu.” Baekhyun memberi ‘V’ sign dari jari- jari panjangnya. Chanyeol mengangguk mantap.

“Menjagaku?” Luhan terperangah dengan kata- kata Baekhyun. Jujur saja dia masih sangat bingung.

“Oh, iya!” Baekhyun menepuk jidatnya pelan. “Namaku Byun Baekhyun. Aku mengendalikan cahaya. Dan partner-ku adalah Park Chanyeol. Pemegang elemen api atau flame.” Jelas Baekhyun sambil menunjuk Chanyeol yang tersenyum lebar.

Luhan membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan Baekhyun. Elemen? Api? Cahaya? Ini bukan dongeng, kan?! Luhan merasa kepalanya berputar- putar sakit.

“Ka..Kalian masih waras, kan?  Sebenarnya apa yang kalian bicarakan?!” Luhan mulai muak dengan semua kejadian aneh yang ia alami beberapa hari terakhir ini.  Mulai dari mimpi buruknya yang tak pernah berhenti menghantuinya, Kai yang tiba- tiba datang kemudian tiba- tiba menghilang, badannya yang tak bisa bergerak saat terjatuh ditengah jalan waktu itu, dan.. Banyak sekali hal- hal aneh yang membuatnya muak.

Chanyeol menghela nafas panjang kemudian menggerakkan tangan kanannya keatas. Seketika itu api panas yang membara menyembur dari tangan Chanyeol. Luhan membelalakkan matanya, takjub akan apa yang dilihatnya.

“Kau lihat? Kami benar- benar menguasai kekuatan yang kami miliki. Dan kau juga memilikinya.” Chanyeol tersenyum pada Luhan.

Luhan malah semakin tak mengerti dengan apa yang dikatakan Chanyeol. Seketika itu Chanyeol menjentikkan jarinya dan api yang berkobar tadi hilang begitu saja.

Baekhyun mengangguk pelan kemudian tersenyum pada Luhan.

“Kau mau lihat milikku?” Baekhyun seketika itu menengadahkan tangannya kemudian membuat seperti lingkaran dengan telapak tangannya. seketika itu cahaya terang yang menenangkan muncul disekitar daerah tempat Baekhyun membuat lingkaran dengan tangannya. cahaya yang begitu bersinar dan menenangkan.

Luhan merasa tenang saat melihat cahaya itu.

Baekhyun tersenyum bangga karena Luhan terlihat sangat takjub akan kekuatannya. Baekhyun kemudian menutup matanya pelan. Cahaya itu seketika lenyap.

Luhan masih tak bisa mencerna apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan Chanyeol  mengatakan kalau dia juga memiliki kekuatan aneh seperti milik Chanyeol dan Baekhyun?

“Tunggu.. Kalian bilang aku juga memiliki kekuatan seperti kalian?”

Chanyeol dan Baekhyun mengangguk mantap. “Ne.. Kami ditugaskan untuk menjagamu sampai kau tiba di Minor house.” Kata Baekhyun.

“Minor house? Apa lagi itu?”

“Tempat perkumpulan klan kita.” Jawab Chanyeol tegas.

“Klan?” Luhan tak henti- hentinya bertanya karena dia benar- benar tak mengerti sama sekali.

.

.

.

“Sepertinya makhluk bodoh ini bicara terlalu banyak. Kerjakan saja tugas kalian dengan benar.” 

Suara berat Kai mengagetkan Chanyeol, Baekhyun, dan Luhan.

“Ya! Apa yang kau katakan, Kai sialan?” Chanyeol memanyunkan bibirnya. Baekhyun hanya bisa menghela nafas melihat sifat kekanak- kanakan Chanyeol. 

Kai tetap dengan kebiasaannya yang tiba- tiba muncul, berdiri di samping Luhan. Seketika itu, jantung Luhan terasa tidak karuan. Mata Luhan dan Kai terpaut.

 

“Luhan.. Tolong Kai.. Kumohon.”

Deg

Luhan tiba- tiba teringat akan mimpinya tadi malam. Yeoja yang ia yakini juga adalah dirinya meminta untuk menolong Kai.

Tapi..

Menolong Kai dari apa?

Luhan merasa tatapan mata Kai terus saja terlihat sedih. Kai yang sadar perubahan ekspresi wajah Luhan memalingkan matanya menatap Chanyeol dan Baekhyun yang sedari tadi menatapi mereka sambil senyum- senyum.

“Cieeeeeeeeeeeeeeee!!! Suami istri yang baru ketemu~” goda Chanyeol sambil tertawa keras. Seketika itu didahi Kai langsung ada simpang empat. (emangnya komik? #abaikan).

“Baiklah kami tak akan menganggu. Permisi~” Baekhyun ikut- ikutan menggoda Kai dan Luhan. Baekhyun menarik lengan Chanyeol dan pergi dari kedua namja yang menatap mereka kesal.

“Cih! Mereka itu.” Kai melipat tangannya didada. Seakan sudah terbiasa dan memaklumi kelakuan Baekhyun dan Chanyeol.

Luhan mengamati Kai dengan taat. Ia tak menggubris godaan Chanyeol ataupun Baekhyun tadi. Kai sadar diperhatikan jadi sedikit tak nyaman.

“Ada apa?” tanya Kai tetap datar.

“Kau benar- benar suamiku dimasa lalu?” tanya Luhan to the point.

“Ya.”

“Kenapa Chanyeol dan Baekhyun tahu akan hal itu?”

“Karena kita satu klan.”

Luhan melipat dahinya. “Klan? Bisakah kau menjelaskan semuanya padaku?”

Kai menggeleng pelan. “Aku tak berhak menjelaskannya karena aku bukanlah anggota asli klan. Aku hanya anggota tambahan karena menikah denganmu yang keturunan asli klan.”

“Kau bukan keturunan asli?”

“Aku ini setan.”

Kata- kata Kai sontak membuat Luhan terkejut. “Se..Setan?”

Kai menghela nafasnya. “Hari ini kau akan dibawa ke Minor House.. Dengan ataupun tanpa persetujuanmu.”

“Tapi aku tak mau meninggalkan tempat ini.”

Kai tahu betul Luhan pasti akan menolak. Bagaimanapun tempat ini pasti memiliki arti yang sangat besar bagi hidupnya.

“Sudah kubilang dengan atau tanpa persetujuanmu. Ini bukanlah tempatmu.” Kai tiba- tiba menghilang begitu saja dari hadapannya.

“Kai!” teriak Luhan. “Jangan pergi seenaknya! Agh!”

.

.

.

Tak jauh dari tempat Luhan berdiri dan masih berteriak memaki- maki Kai kesal, nampak seseorang yang mengamatinya dari tadi.

Namja bermata dingin dan tajam. Ia membawa sebuah gelang besi yang lusuh. Bertuliskan inisial nama.

[‘K & S’]

Namja itu menatap tajam gelang itu kemudian membuangnya begitu saja. “Ternyata.. Kau masih tetap membelot dari kenyataan bahwa kau adalah Setan, Kai.” Gumam namja itu sambil tersenyum sinis.

“Partner? Aku adalah orang asli klan dan kau hanya setan… Kita tak cocok untuk menjadi partner, kan?” namja itu kembali tertawa malas.

“Luhan.. Harus mati sebelum kalian sempat membawanya.”

Namja itu berjalan pergi meninggalkan posisinya. Namja bermata dingin yang sangat dicintai oleh Luhan.

Oh Sehun.

To be Continue…

rcl yaaaa

rcl please

kalau mau lanjut tolong komentari ne

gomawo ~

134 thoughts on ““The Betrayed Angel’ Part 2

  1. ommo
    jangan biari luhan matiiiiii
    kaiii kamu harus kembali buat lundungi luhan.huhuhu
    btw,itu partner nya kris siapa??
    jadi kai n sehun itu setan??
    yg ngebunuh luhan juga sehun??
    aisssshhhh matilahhh kauu sehunnn
    *emosi

  2. K? S? Apa kai dan sehun?
    Sehun bunuh luhan?
    Apa dulunya sehun juga seorang yeoja?
    Apa sehun itu setan sama kayak kai?
    Apa sehun dulu naksir kai tapi kai nikah sama luhan?
    Akhirnya sehun bunuh luhan?
    Errrr penasaran (۳˚Д˚)۳

  3. Aturan sehun sama kai bertukar posisi aja…gak sanggup bayangin sehun mencoba membunuh luhan -_- tapi keren! Bikin penasaran hehehe

  4. yaaaaahh kenapa sehun mau bunuh luhan ?? kok sehun jahaaaaat bener yak….-_-

    oke lanjutt chap 3🙂

    author fighting ^^

  5. kalo q jadi luhan, pasti pusing bnget ngadepin orang” aneh kya g2, skarang luhan masi polos ya… Blum tau apa” tntng dunia minor. Kya aq, haha.. Lnjut bca ah

  6. alurnya agak cepet menurut aku. tapi tetep bagus.
    itu chanyeol tersesat ya? suruh siapa gak pergi sama baekhyun tersayang mu itu? rasain noh. itu kualat gara2 kaga ngajakin baekhyun😛

    aku agak kaget pas baca sehun mau bunuh luhan, emang hubungan mereka apaan sih thor?

  7. Uah…. Baekyeol jadi penjaga nya luhan….

    Tapi luhan kasian masih belum percaya kalo luhan and kai adalah suami istri…. Tapi miris ya~ buat kai…. Sabar ya kai…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s