[LOVE FAILED] Chapter 1

Hai ~

hyobin datang kembali dengan FF BaekYeol

hoho

siapa yang mau baca?^^

 

kayak biasa ya habis baca komentar supaya hyobin tahu ini FF tetap lanjut atau tidak ~

GOMAWO ~~ check this out ^^

 

 

Main Pair : BAEKYEOL

Other : HUNHANKRISBAEKCHAND.O/ CHANSOO – TAORIS

Genre : ANGST, ROMANCE, SCHOOL LIFE, DRAMA, HURT, TRIANGLE LOVE


Aku memang tidak sempurna

Tapi aku punya cinta yang tulus untukmu

dan

Kau mencampakkannya

[LOVE FAILED]

Chapter 1

Author : KIM HYOBIN

>>

Let’s break up.”

Baekhyun membulatkan matanya mendengar ucapan Chanyeol yang tiba- tiba.

“Apa yang kau katakan, Channie…” Baekhyun menggeleng pelan. “Kau sedang bergurau, kan?”

Chanyeol tersenyum sinis. “Nampaknya seperti apa?”

“Kenapa? Apa aku pernah berbuat salah padamu?” Kini air mata Baekhyun meleleh begitu saja. Hatinya sakit. Chanyeol nampak sangat serius untuk memutuskan hubungannya dengan Baekhyun. Hubungan yang sudah setahun lebih mereka bangun.

“Kau tak punya salah apapun. Aku hanya bosan.”ujar Chanyeol santai.

“Apa? Chanyeol kenapa kau kejam sekali!”

“Molla! Jangan menangis lagi.” Chanyeol menggaruk kepalanya.

“Beri aku alasan jelas mengapa kau meminta hubungan kita berakhir!” Baekhyun berteriak sambil menangis. Ia yakin alasan Chanyeol bukan sepenuhnya karena Chanyeol bosan.

“Aku menyukai Kyungsoo.”

Baekhyun membelalakkan matanya mendengar nama sahabatnya disebut.

“Kyung..Kyungsoo?” Baekhyun seakan tidak mempercayai pendengarannya.

“Maaf.. Sebenarnya kami sudah menjalin hubungan selama sebulan. Kini aku menyadari kalau aku menyukainya.”

PLAK

Baekhyun menampar pipi Chanyeol keras. Hatinya sakit. Ternyata hal ini yang membuat hubungan mereka tak berjalan lancar beberapa bulan terakhir. Chanyeol bermain hati dengan sahabatnya sendiri?

Sahabat yang paling ia percaya dan kekasih yang sangat ia cintai.

Sempurna!

Pengkhianatan yang sempurna!!

“Kau boleh menamparku. Namun jangan salahkan Kyungsoo akan hal ini.”

Baekhyun tertawa pelan. Ia seka air mata yang ia pikir percuma menangisi kekejaman Chanyeol padanya.

“Baiklah jika itu yang kau mau. KITA BERAKHIR!”

Baekhyun berlari keluar dari ruang Musik tempat ia biasa menghabiskan waktunya bersama Chanyeol.

Chanyeol hanya diam ditempatnya.

[Baekhyun POV]

Aku berlari tak tentu arah. Aku tahu aku sedang menangis lagi. Hatiku terlampau sakit untuk menerima kenyataan ini.

Cinta tulusku dikhianati.

Aku berharap ia mengejarku kemudian mengatakan semua ini hanya candaannya. Namun semua itu tak terjadi, Chanyeol sama sekali tak mengejarku.

Dia sudah benar- benar tak peduli padaku.

Bruak

Aku menabrak seseorang. Tubuhku terduduk dilantai koridor. Aku masih menunduk karena aku tak ingin orang yang kutabrak tadi melihatku sedang menangis.

“Mianhe..” ujar orang itu sambil mengulurkan tangannya. “Aku tak melihatmu.”

Aku menggeleng pelan. Dengan cepat aku seka air mataku dan membalas uluran tangan orang itu.

“Gomawo.” Aku masih menunduk.

“Aku menyakitimu? Aku benar- benar minta maaf.” Ada nada panik disuara bass yang kudengar milik namja yang menabrakku itu. Suaranya berat. Sama seperti suara Chanyeol.

Aish! Apa yang kupikirkan!

 

Tes

Air mataku tumpah lagi.

“Mwo! Aku benar- benar minta maaf. Uljima.. Jebal..” namja itu panik sekali melihatku menangis.

Hiks

Hiks

Aku malah menangis tambah kencang.

“Mwoya!! Uljima!!” Namja itu kini benar- benar panik.  Beberapa kali ia layangkan tangannya seperti ingin mengipasiku. Apa maksudnya? -__-

Dan tiba- tiba…

GREP

Tangisku terhenti.

Dia memelukku!!

“Uljima nee.. Kau membuatku khawatir. Maafkan aku.. Aku tak sengaja menabrakmu.” Namja itu nampaknya salah paham.

Aku melepaskan pelukannya dan berjalan mundur beberapa langkah. Aku masih menunduk tidak menatap wajah namja itu. Lebih baik aku tak melihat wajah namja itu. 

“Maaf.” 

Setalah mengatakan hal itu aku berbalik badan dan segera berlari. Tak menghiraukan panggilan namja itu karena kini yang kubutuhkan hanyalah sendiri.

[END Baekhyun POV]

>>

Keesokan hatinya.

Baekhyun masuk kedalam kelasnya dengan langkah gotai. Bersyukur sekali ia tak sekelas dengan Chanyeol. Kalau saja ia sekelas mungkin Baekhyun tak akan masuk sekolah dalam beberapa hari.

Dengan malas Baekhyun duduk dibangkunya.

“Wae?” tanya Luhan pelan saat melihat ekspersi wajah Baekhyun.

Luhan adalah teman sebangku Baekhyun.

“Ani.” Jawab Baekhyun singkat. Ia lebih memilih berdiam diri dari pada membahas masalah hubungan dirinya dan Chanyeol yang sudah berakhir. Luhan mem-pout-kan bibirnya.

“Ya! Tidak adil! Aku selalu menceritakan permasalahan diriku dengan Sehun padamu.”

“Aku putus dengan Chanyeol.”

“MWO!”

Luhan membulatkan matanya. “Bohong, kan?!”

“Nampaknya aku sedang bercanda, ya?” mata Baekhyun nampak berkaca- kaca.

“Oh Tuhan..” Luhan langsung merasa bersalah. “Mianhe, Baekkie.. Aku tak mengetahuinya.”

Baekhyun menggeleng pelan. “Tidak apa- apa. Seharusnya waktu itu aku menanggapi perkataanmu. Seharusnya aku tak terlalu membiarkan Kyungsoo dekat dengan Chanyeol.”

“Jadi karena…”

“Ne. Chanyeol lebih memilih Kyungsoo.”

Baekhyun menepis air matanya kemudian berusaha tersenyum. “Aku baik- baik saja.”

“Baekhyun..” Luhan langsung memegang pundak Baekhyun. Ia tahu kini Baekhyun hanya pura- pura tegar.

“Mianhe, Luhan. Dulu aku mengira kau hanya ingin menghancurkan persahabatanku dengan Kyungsoo. Ternyata…” Baekhyun menunduk.

Luhan dengan senyuman angelic-nya mengangguk pelan. “Aku maafkan. Makanya jangan terlalu kau pikirkan lagi, ne.”

“Gamsahamnida.” Baekhyun tersenyum manis kali ini.

>>

Jam istirahat.

Baekhyun menghela nafas panjang. Ia sandarkan punggungnya didinding. Kini ia ada diatap sekolah. Hanya tempat ini yang membuatnya tenang. Ia terduduk mendengarkan musik menggunakan earphone dan memakan sandwich miliknya.

Ia sendirian.

“Chanyeol…” bisik Baekhyun pelan.

Jujur ia masih sangat mencintai Chanyeol. ia tak bisa membohongi dirinya sendiri. Perasaan itu tak mau hilang walau Chanyeol sudah berlaku kejam padanya. Perasaan cinta yang ia jaga selama bertahun- tahun.

“Enaknya menjadi Luhannie… Ia begitu baik hati dan memiliki kekasih yang sangat menyayanginya.” Gumam Baekhyun sambil terus mengunyah sandwich-nya.

Setelah sandwich yang ia makan habis. Baekhyun hanya bisa melamun menatap langit.

Mianhae chongmal mianhae
Yi malchochado mianhae
Chamsimyeon urin modu ilke dwildenikka
Sarang cham apeuda neomu ahpeuda
Swimeobsi nal utkehago ggeuteobsi nareul ulrinta

Sarang cham uhseumta chongmal duryeomta
Jebal yije geuman ggumeul ggaeke haejwoseumyeon johketda

Sorry, really sorry
Even when I say this I feel apologetic
In a short while, we might lose everything
Love really hurts, it hurts too much
I keep smiling yet crying endlessly

Love is really funny, really frightening
Please, stop it now, if only I was able to wake up from my dream

Love Is Hurt – YESUNG (Super Junior)

 

Baekhyun menitikkan air matanya. Lagu yang ia dengarkan sangat menusuk hatinya.

Ia dongakkan kepalanya. Baekhyun memejamkan matanya dan  membiarkan air matanya jatuh membasahi pipi merahnya.

Ia masih belum bisa menahan tangis karena Chanyeol. Tentu saja walau ia menangis semalaman dan meyakinkan dirinya bahwa semua akan baik- baik saja tak akan membuat perasaan sakit Baekhyun hilang dalam sekejap.

Kini Chanyeol sedang bersama Kyungsoo. Hanya dirinya yang menderita seperti ini. Sebenarnya saat Baekhyun naik keatap ia melihat Chanyeol dan Kyungsoo berjalan bersama kekantin. Mereka nampak sangat bahagia.

Dan itu menyakitkan untuk Baekhyun.

Apa hanya dia yang menderita karena hubungan ini berakhir?

Apa hanya dia?

Srek

Baekhyun merasa ada seseorang yang duduk disebelahnya. Seketika itu Baekhyun membuka matanya dan melihat namja yang kini duduk tepat disampingnya.

“Kenapa aku selalu melihatmu dalam keadaan menangis ya?” Namja tampan itu melirik Baekhyun.

“Hah?” Baekhyun langsung menggeser badannya sedikit menjauh dari namja itu.

Namja itu mengusap air mata yang ada pipi Baekhyun. “Maksudku ini. Kau menangis..”

 Baekhyun menepis tangan namja itu kemudian menyeka air matanya sendiri.

“Maaf. Aku tak sengaja menabrakmu kemarin. Kau belum memaafkanku.” Ujar namja itu.

Baekhyun menatap namja itu penuh selidik. “Jadi kau orang yang bertabrakan dengaku kemarin.”

“Hao.”

Baekhyun seketika itu berdiri kemudian berjalan kehadapan namja yang mash duduk itu.

“Mianhe!” Baekhyun membungkukkan tubuhnya. “Aku tak bermaksud membuatmu panik kemarin..”

Namja itu membulatkan matanya kemudian tersenyum ramah. “Gwechanayo. Aku juga minta maaf karena .. Err.. Kemarin aku memelukmu.”

“Ah.. Gwechanayo.” Baekhyun kembali duduk diposisinya.

“Namaku Wu Fan.” Tiba- tiba namja itu memperkenalkan dirinya. Baekhyun menyipitkan matanya.

“Wu Fan? Kau orang China?”

“Ne.. Hmm… Kau bisa memanggilku Kris. Itu nama panggilanku. Aku lama tinggal di Canada.”

Baekhyun mengangguk kemudian tersenyum. “Byun Baekhyun imnida. Aku kelas 2-3. Kalau kamu?” tanya Baekhyun ramah.

“Aku kelas 2-1.”

Baekhyun kembali menunduk. “2-1? Berarti sekelas dengan Chanyeol dan Kyungsoo?”

“Ne..” Kris tersenyum namun kemudian senyumannya melemah karena melihat sorot kesedihan dimata namja manis itu.

Kris menghela nafasnya kemudian berdiri dari posisinya mendekati pagar pembatas atap tersebut.

Baekhyun mengikuti jejak Kris dan berdiri disamping Kris. Baru ia sadari tubuh Kris jauh lebih tinggi darinya. Bisa dikatakan sangat tinggi. “Woa! Ternyata bukan hanya Chanyeol yang bertubuh tinggi disekolah ini.”

Deg

Baekhyun menggelengkan kepalanya!  “Lupakan! Lupakan namja brengsek itu!

“Aku tahu kau baru saja putus dengan … Chanyeol. Hubungan kalian memang menjadi buah bibir sih..”

Baekhyun tersenyum lemah. “Gosipnya sudah menyebar, ya? Haha.”Baekhyun tertawa hambar.

Tak bisa dipungkiri kalau Chanyeol lumayan terkenal di sekolah itu. Chanyeol adalah pemain basket andalan di sekolah  mereka. Tentu saja kedekatan Chanyeol dengan Kyungsoo akan menyimpulkan berakhirnya hubungan mereka.

“Apa kemarin kau menangis karena hal itu?” Kris kini menatap Baekhyun dalam.

“N..Ne..” mata Baekhyun nampak berkaca- kaca.

Kris menggaruk kepalanya. Ia sebenarnya tak bermaksud membuat Baekhyun sedih. Seakan teringat akan sesuatu, Kris tersenyum kemudian memasukkan tangannya kesaku celananya.

“Hmm.. Ini untukmu.”

Baekhyun melihat Kris memberikan sebuah lollipop padanya.

“Hah?”

“Err… Agar kau bersemangat.” Kris menggaruk kepalanya lagi.

Baekhyun membulatkan matanya mendengar perkataan Kris. Sesaat kemudian Baekhyun merasa ada yang menggelitik hatinya.

“Hmm..Hahahahaha! Kau pikir aku anak kecil? Hihihihi..Kau membujukku dengan lollipop?” Baekhyun tertawa.

Seketika itu wajah Kris memerah. Jantungnya jadi tak karuan melihat wajah tertawa Baekhyun yang ia pikir… Sangat memikat.

“Baiklah. aku terima lollipop nya. Gomawo.” Baekhyun mengambil lollipop itu dari tangan Kris sambil terus tertawa.

Kris masih terpesona dengan wajah  manis Baekhyun.

“Halloooo~~” Baekhyun menyadari Kris sedang melamun.

“Ah!”

“Apa yang kau pikirkan?” tanya Baekhyun bingung.

“Ti..Tidak.. Syukurlah .. Kau lebih cocok jika tertawa seperti tadi.”

Kali ini giliran wajah Baekhyun yang memerah. Baekhyun baru menyadari wajah Kris ternyata sangat sangat sangat tampan dan tidak berlebihan jika ia diumpamakan seperti seorang pangeran.

TENG TONG TENG TONG

“Ah! Sepertinya jam istirahat sudah selesai. Ayo kekelas.” Ajak Kris yang dijawab anggukan Baekhyun.

>>

Baekhyun masuk kedalam kelasnya. Baekhyun sempat tersenyum sebelum masuk kedalam kelasnya kepada Kris. Kelas Kris terletak setelah 1 kelas dari kelas Baekhyun.

Baekhyun duduk dibangkunya sambil memandangi lollipop yang diberikan Kris tadi.

“Baekhyun-sshi tadi bareng Kris ne?” tanya salah satu teman sekelasnya.

“Ah.. Ne~ Wae?”

“Mwo! Beruntung sekali kau bisa berbicara dengan Kris.”

Baekhyun menyipitkan matanya. “Maksudmu?”

“Hah? Kau tak tahu? Kris itu pangeran sekolah ini. Siapa yang tidak mengenalnya disini.”

“Pangeran?”

“Hmm… Banyak sekali yang berharap bisa menjadi kekasihnya. Tapi dia itu sangat dingin dan tak begitu ramah.”

“Tapi dia sangat ramah padaku..” Baekhyun melirik lollipop yang ia pegang.

“Ah! Songsaenim masuk!” anak itu kembali ketempat duduknya. Luhan nampak berlari masuk kedalam kelas kemudian duduk dibangkunya.

“Nyaris saja kau telat.”

“Hao~ Sehun selalu mengulur waktuku untuk masuk kelas.”

“Mesra sekali~~~” goda Baekhyun sambil mencubit pipi Luhan.

“Wow.. Ada apa ini? Kau nampak semangat.” Luhan tersenyum manis melihat Baekhyun kembali bersemangat.

“Oh ya?” Baekhyun ternyata tak menyadari kalau dia mulai bersemangat.

“Hey! Luhan !Baekhyun! Tolong berhenti berbicara!!” teriak Leeteuk songsaenim yang menyadari Luhan dan Baekhyun asyik berbicara.

“Ba..Baik..” mereka berdua seketika itu langsung diam.

>>

Pulang sekolah.

“Baekhyun.. Tak apa- apakah?” tanya Luhan dengan wajah innocent nya.

“Ne.. It’s okay. Aku bisa pulang sendiri.”

“Aku benar- benar minta maaf. Sehun memang selalu seperti ini.”

“Aku bisa mengerti. Dia begitu menghargai waktunya jika bersamamu.” Baekhyun tersenyum.

“Xie xie.. Kalau begitu aku pergi dulu ne.” Luhan melirik Sehun yang menunggunya diluar kelas. Baekhyun mengangguk kemudian berpesan pada Luhan untuk berhati- hati. Luhan tersenyum kemudian berlari keluar kelas. Baekhyun dapat melihat Sehun yang mencium tangan Luhan sebelum mereka pergi.

“Sehun memang namja yang baik. Sangat cocok dengan Luhan yang sangat baik. Pasangan sempurna.” Baekhyun tersenyum sedih. Ia masih ingat jelas bagaimana Chanyeol yang selalu menjemputnya pulang sekolah diluar kelas.

Kini ia sendirian dan Chanyeol sudah bersama kekasih barunya. Sampai saat ini Kyungsoo tak pernah menemui Baekhyun lagi.

“Happily ever after, oeh?” Baekhyun membereskan buku- bukunya. Hanya tinggal ia seorang yang ada didalam kelas. Seketika itu gerakan Baekhyun terhenti saat mendengar suara seseorang mendekati kelasnya.

Baekhyun langsung bersembunyi dibawah mejanya sambil memeluk tasnya.

“Baiklah. Aku akan kerumahmu.”

“Begitu donk! Aku akan masak yang enak untukmu.” Suara Kyungsoo terdengar sangat manja.

“As you wish baby.” Chanyeol mengalungkan tangannya dileher Kyungsoo. Mereka berjalan melewati kelas Baekhyun. Tanpa melirik kedalam kelas Baekhyun mereka terus berbicara dan berlalu.

Baekhyun melihat mantan kekasih dan sahabatnya yang nampak bahagia sampai Chanyeol dan Kyungsoo sudah tidak nampak lagi. Baekhyun masih bersembunyi dibawah meja.

Tes

Tes

Air mata Baekhyun jatuh. Menyakitkan! Masih terasa sangat menyakitkan melihat Chanyeol bermesraan dengan Kyungsoo. Ini menandakan hati Baekhyun masih memilih Chanyeol. Baekhyun masih sangat mencintai Chanyeol. Malah rasa rindu memperburuk itu semua.

Hiks

“Baekhyun pabo! Kenapa kau masih menangisinya!! Pabo!” Baekhyun memukul kecil kepalanya. Ia masih betah bersembunyi dibawah mejanya. Baekhyun menangis terisak.

Ia ingin Chanyeol kembali kesisinya. Ia ingin Chanyeol kembali membisikkan kata- kata indah untuknya. Ia masih menginginkan Chanyeol  mencium bibirnya. Ia ingin merasakan pelukan hangat namja itu.

“Hiks .. Chanyeol..”

Srak

Baekhyun melirik sesuatu yang baru saja terjatuh dari laci mejanya.

 

“Err… Agar kau bersemangat.”

Baekhyun mengambil lollipop yang terjatuh itu. Tangisannya tiba- tiba terhenti. Ia ingat seseorang yang mencoba menghiburnya tadi siang.

Kris.

Secepat kilat Baekhyun hapus air matanya. ia genggam lollipop pemberian Kris erat. Senyuman manis terpampar indah dibibir Baekhyun.

“Ternyata berhasil, ya.”

Baekhyun membulatkan matanya saat mendengar suara seseorang. Baekhyun keluar dari kolong meja nya dan melihat Kris duduk tepat diatas mejanya.

Bagaimana bisa ia sampai tak sadar kalau Kris masuk kekelasnya dan duduk tepat dimeja tempat ia bersembunyi.

“Ke..Kenapa kau bisa ada disini?” tanya Baekhyun jadi tergagap sendiri.

“Menunggumu.” Kris masih duduk manis diatas meja  Baekhyun.

“Menungguku?”

Kris mengangguk kemudian menatap lollipop yang Baekhyun genggam dengan erat.

“Aku senang lollipop itu bisa menghentikan tangisanmu.” Kris tersenyum manis.

Deg

Baekhyun merasa wajahnya memanas. Ia begitu terpesona dengan keramahan dan ketampanan Kris. Pesona yang tak bisa ia tolak.

“Hmm.. Kau pulang sendirian? Bagaimana kalau kita pulang bersama?” Ajak Kris sambil berdiri. Baekhyun nampak ragu menjawab ajakan Kris.

“Tenang saja. Aku tak bermaksud jahat kok.”

Baekhyun mengangguk kecil. “Kalau begitu.. Ayo..”

[Baekhyun POV]

Kris? Namja tinggi yang tampan dan penuh karisma. Oh Tuhan! Kenapa aku bisa mengenal namja yang sempurna seperti dia? Apa ini takdir? Engkau mempertemukanku dengan Kris setelah aku putus dengan Chanyeol.. Apa ini pertanda oh Tuhan??

Deg

Apa yang kupikirkan!

Cukup Byun Baekhyun! Saking stress nya pikiranmu jadi ngawur!!

Aku berjalan bersama Kris keluar dari gedung sekolah. Ia mengajakku berbicara walau aku kebanyakan diam karena sangat grogi jika ada didekatnya. Sebenarnya aku belum bisa bersikap wajar dengan pesonanya yang luar biasa.

Waaaa

Waaaaa

Aku memperhatikan sekelilingku. Kenapa semua jadi ribut begini?

Para yeoja langsung berjalan mendekati Kris. Aku yang ada disamping Kris langsung terisolir karena para yeoja itu berebut untuk berada didekat Kris.

“Kyaaa!! Kris baru pulang??”

“Aku bawa mobil… Pulang bersamaku saja ya.”

“Tak baik pulang sendirian.”

Mwo! Kris tidak sendirian! Dia bersamaku… Aish! Jinjja pabo yeoja. Dan sekarang posisiku semakin jauh dari Kris karena yeoja- yeoja itu semakin agresif mendekati Kris.

Kris langsung berubah ekspresi. Ia mengedarkan pandangannya sekelilingnya kemudian mata kami tertaut. Ia tersenyum kemudian mendekatiku.

Eh? Apa dia mencariku?

“Ih! Ganggu saja!!” Salah satu yeoja mendorongku agak keras.

“Waaa!!”

Mwo! Aku akan jatuh!! Oh tidak sial sekali nasibku!!

Grep!

“Eh?”

“Kau baik- baik saja?” Kris memeluk pinggangku. Tubuhku yang kecil seperti hilang didalam pelukannya.

“N..Ne..” Aku melepas pelukannya dan menunduk. Takut rona merah yang menghiasi wajahku ketahuan oleh namja tampan ini. “Gomawo.”

“Itu Baekhyun, kan?”

“Kabarnya dia diputusin Chanyeol.”

“Haah.. Tentu saja. Chanyeol itu sangat tampan.. Mudah baginya mendapat kekasih yang lebih baik dari dia, kan?”

“Sekarang dia malah mendekati Kris? Maruk sekali!!”

Bisik- bisik yeoja itu menusuk telingaku. Apa mereka tak tahu aku cukup menderita? Mengapa mereka seakan tahu apa yang terjadi sebenarnya?

Tidak! Mataku memanas. Kenapa aku jadi lemah begini jika sudah menyangkut soal Chanyeol?! Aku benci ini!!  

“Bisa diam tidak!! Kalian berisik sekali.”

Aku mendongakkan wajahku menatap Kris. Tadi suara Kris, kah? Suara yang sangat bengis.

“Kris.. Kau marah pada kami??” ucap yeoja sok cantik itu.

“Kubilang kalian berisik! Jangan pernah mencoba menggosipkan Baekhyun lagi. Jika aku mendengar kalian membicarakan yang tidak- tidak, jangan harap bisa bersekolah dengan tenang!!”

Ancaman Kris berhasil membuat yeoja- yeoja itu bubar. Aku membulatkan mataku melihat ketegasannya yang benar- benar mengagumkan.

“Jangan dengarkan mereka.” Kris membelai rambutku. Rasanya aku sangat tenang.

“Go..Gomawo.. Kau selalu menolongku.”

Kris tersenyum kemudian membelai rambutku lagi. “Entah kenapa aku jadi ingin selalu melindungimu.”

Deg

Oh Tuhan! Namja ini terlalu jujur dan apa adanya.

Aku membalikkan badanku kemudian berjalan menuju keluar gerbang. Kris mengikutiku. Ia berjalan tepat disampingku.

“Hmm.. Rumahmu kearah mana?” tanyanya kemudian.

“Kesana..” tunjukku pasti. Kris mengangguk.

“Hmm sebenarnya ada tempat yang ingin kukunjungi.”

“Eh?”

“Ne.. Temani aku ketoko buku, yuk.”

Aku berpikir sejenak. “Kita mau apa kesana?”

“Aku ingin membeli sebuah buku.” Jawab Kris tanpa ragu.

Aku mengangguk. “Baiklah. Ayo..” Kurasa tak ada salahnya menemani namja tampan ini.

Kris tersenyum manis. “Xie xie..”

[END Baekhyun POV]

>>

Keesokan harinya.

“Mwo! Aku harus cepat- cepat mengembalikan buku ini keperpustakaan.” Baekhyun berlari keperpustakaan. Ia terburu- buru karena jam istirahat akan segera berakhir. Kalau ia sampai telat mengembalkan buku itu, bisa- bisa ia kena denda.

Tanpa memperhatikan pintu masuk perpustakaan, Baekhyun masuk begitu saja dan menyebabkan ia melakukan hal bodoh untuk kesekian kalinya.

Bruaakk!!

Baekhyun menabrak seseorang dan kini jauh lebih keras. Ia terduduk dilantai dan buku yang ia pegang berserakan.

“Aissshh!!” Baekhyun berdiri dan memegangi bokongnya yang sakit. “Kesialan apa lagi yang kualami!!” bisik Baekhyun sambil melirik bukunya yang terjatuh dilantai.

Namun saat Baekhyun akan mengambil buku itu, orang yang menabrak Baekhyun lebih dulu mengambil buku itu dan menyerahkannya pada Baekhyun.

“Ah! Mian.. he…” ucapan Baekhyun melemah melihat siapa yang baru saja ia tabrak.

Chanyeol.

“Kau masih saja ceroboh. Berhati- hatilah.” Chanyeol tersenyum kemudian membelai lembut rambut Baekhyun.

Baekhyun memeluk buku yang diberikan Chanyeol sambil mematung. Chanyeol pergi begitu saja meninggalkan Baekhyun yang masih mematung. Matanya berkaca- kaca.

 Tes

Air mata begitu saja terjatuh dari mata sipit Baekhyun. Ia tak menangis hanya saja air mata itu terjatuh begitu saja.

“Tidak usah berbuat baik padaku… Kumohon..” bisik Baekhyun lirih.

[TBC]

 

 

Bagaimana?

lanjut atau tidak ?

sesuai komen ya ^^

gomawo~

409 thoughts on “[LOVE FAILED] Chapter 1

  1. Chanyeol jahat!! kasihan Baekhyun jadi mangis terus kan?
    untung aja ada kris, coba nggak ada kris pasti baekhyun matanya bisa jadi bengkak banget tuh

  2. waww chanyeol bener” ya tega banget .. kyungsoo apalagi.
    ck mereka berdua patut ditendang .. #marahtingkatdewaceritanya😀

    ciecie mati chanyeol tumbuh kris .. haha apaan sihh
    baekhyun semangat !
    jangan nangisin si chanyeol pabbo itu ..

  3. kenapa chanyeol setega itu?
    aduh,eon..
    knapa ff eon bgus bget sihh..
    aq jadi bgung eon inspirasinya dari mana? huft..
    lanjut aja ne..

  4. bisa dibilang aku itu reader baru hehehe.. suka sama fanficnya thor. chanyeol berasa jahat bener yak. tapi aku yakin di chap chap berikutnya chanyeol pengen balik sama baekhyun. tapi ga tau juga sih. ini juga lagi menuju chap 2. intinya kereen..

  5. aaaaa~ kris emang malaikat *ApaIni
    ya ampun nasib baekhyun miris banget!!
    chanyeol watadosnya ampun-ampunan ya! kasian juga kan baekhyun jadi makin sulit ngelupain dianya! ZZzz~

  6. huweeeeeh napaa chanyeol kayaak getoooh U.U
    krisbaek? okesip asal ntaran ada chanbaek moment TwwwwT
    keren sekaleeh. penasaran gimana kelanjutannyah ;333

  7. aaaaaaaa demiapa chanyeol jahat banged pake D ;A;
    sebel masa ih-_-
    aaaaa suamiku kris baik hiks jd terhura ;A;
    bebek jadinya saa siapa ya? xD

  8. wah channie ama kyungsoo jahat ama baekkie😦
    sabar ya baek nasibnyamu nyesek banget
    tp gpp hilang chanyeol datanglah kris eh… #plak
    ffnya keren (y) #meluncur ke part 2

  9. nah loh ini kenapa chanyeol jadi sama kyungsoo :O /tabokinchanyeol/
    jahat weh jahat banget T_____T kasian baekhyun :(( /hug/
    untung ada kris jadinya baekhyun ga sedih lagi ~ dikasih lolipop gitchu :3
    ga sabar mau baca yg chapter 2😀

  10. Errr… Melow bangettt, kesian si baek *pukpuk*

    chan jahatt banget sh!! Ini apa? Kenapa chansoo itu slalu ada dimana mana???

  11. sy lg suka2a chanbaeeekk nemuuu fic ini
    aahhh hancooor hatiku lol
    yeolie ngeselin amat ya .. #sigh
    ijin lanjut bacaa ya

  12. bener bener chanyeol yg php-_- ah kris emang penolong bgt aduh❤ dari adanya ff 10080 aku gapernah suka kak kalo ada chansoo kkkk tapi kalo kaisoo suka xD

  13. SEBEL BGT KENAPA CHANYEOL GITU T_____T suka pas bagian baekhyun sembunyi dikelas kena bgt feelnya. kalo inget chansoo jd inget 10080 T________T

    suka bgt kalo ada ff baekris. kak hyobin fighting!!!!

  14. Hwaaaaa.. Daku baru ubek2 ini blog, udah dapet yg kereenn beud kek giniii.. Eommaaa,, chanyeol jaat ah! Baek sma kris aja kalo gitu -,-

  15. Aaa sumpah demi apa baekhyun nya kasiannn, chanyeol sama baekhyun juga jahattt pengen aku remes” mereka!!
    sumpah ff nya bikin penasaran…
    Good ff♥

  16. Aaa sumpah demi apa baekhyun nya kasiannn, chanyeol sama d.o juga jahattt pengen aku remes” mereka!!
    sumpah ff nya bikin penasaran…
    Good ff♥

  17. Chanyeol pabo!! Tega bgt ama; baekhyun. Lanjutt yaa.. tapi endingnya harus chanbaek. Bikin chanyeol menyesal setengah mati krna lbh milih kyungsoo dari pada baekhyun.

  18. Please aku gak suka yaoi -___-
    Tapi pas baca FF ini jadi pen lanjut terus masa :’v
    Aaah! Author yang bikin FF nya keren! Ngefeel banget ><
    Ini FF yaoi ketiga yang aku baca dan berhasil buat aku pengen nangis loh! *gaknanyavlis-__- pokoknya tetap semangat author! ^-^

  19. Kalimatnya banyak yg ngena (y) keren! Tapi si ceye kog gitu bgt sama di baby b, etapi keren keren ff nya!

    Aku kemana aja baru nemu ni ff, hehe ni ff keren!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s