FF KAILU-WHEN THE MIDNIGHT PART 1

Title : When the Midnight

Leght : 1 of?

Main cast : 

Kim Jong In as Kai

Xi Luhan as Lulu

Supporting cast:

Do Kyung-soo as D.O Kai’s ex namjachingu

Kim Joon-myun as SUHO Kai’s brother

Oh Se Hun as SEHUN Kai’s friend *just mention

Kim’s family

Genre:

Fantasy romance

Author: @LarasYang

ANNYEONG READERS~ ^^

Tunangan leader onew clumsy bawa ff baru nih… *kedipkedip

Dipersembahkan khusus buat para readers yang sedang mengalami putus cinta-atau hal menyakitkan lainnya yang berhubungan dengan masalah hati.(?)

Semoga FF ini dapat mengobati kesedihan dan menemani malam minggu readers sekalian. *alah bahasanya -_______-

FF ini layak konsumsi untuk semua umur,, so

HAPPY READING MY LOVELY READER *CHUPOPO

RCL please *wink

<<<<When the Midnight>>>>

Cinta itu adalah sebuah takdir yang sangat mengerikan.

Aku tak percaya dengan cinta. .

Karena cinta membuat hatiku merasa terabaikan

Kai pov full

 

Aku masih menelusuri jalanan ramai ditengah malam dengan dingin yang menusuk.

Awal musim dingin yang menyedihkan untukku.

Disaat seluruh namja di dunia ini tengah berbahagia menghabiskan musim dinginnya bersama pasangan yang Ia cintai,aku malah menujukkan sesuatu yang sangat kontras.

Aku sendiri, kesepian,dan kedinginan dalam rangkulan malam yang mencekam.

Tanpa bisa berbagi kehangatan bersama, hanya sendiri melewati setiap malam romantis dibawah turunnya salju, dan bla bla bla masih banyak hal menyedihkan lainnya yang akan aku alami beberapa bulan kedepan, sepanjang musim dingin ini. Memikirkannya saja sudah membuat hatiku pilu.

Musim yang sebenarnya menjadi favoriteku, disaat keluargaku dan orang-orang yang aku sayangi masih utuh di sampingku.

Sayangnya, mereka satu persatu telah lenyap. Lebih tepatnya aku yang sengaja melenyapkan diri.

Orangtuaku bercerai, dan aku memutuskan untuk hidup sendiri sejak satu tahun yang lalu.

Aku benar-benar tak sanggup harus melukai salah satu diantara mereka, jika aku memilih.

Seperti yang kedua saudaraku lakukan, mereka memilih untuk tinggal bersama eommaku. Mengecewakan appaku yang selama ini sangat menyayangi kami.

Entahlah. . .jika aku ceritakan kembali kronologi retaknya keluargaku, aku ingin sekali menangis.

Keluargaku terbilang rukun dan harmonis. Tapi gejolak api kecil itu sungguh tak bisa dihindarkan dan semakin besar seiring tertiupnya angin, membuat semuanya terbakar, hangus, musnah tak berbentuk lagi.

Kini . .aku hanya bisa meratapi kembali kisah pilu itu disaat aku harus dihadapkan dengan kenyataan pahit lainnya yang membuatku ingin sekali bertemu salah satu keluargaku sekedar pelipur lara.

Aku yang masih terbilang remaja dibawah umur, baru genap 17 Tahun ini masih sangat membutuhkan uluran kasih sayang dari orang-orang yang menyayangiku.

Ya. . . Jujur saja, aku bisa bertahan hidup sendiri di appartment pribadi pemberian appa karena seseorang yang dengan susah payah aku jaga hatinya.

Sebuah hati yang dengan bodohnya aku fikir dapat menghangatkan hatiku.

Ternyata aku salah. . .pemilik hati itu bahkan tak pernah memikirkan bagaimana hatiku telah menjaganya. Walau bagaimanapun aku telah berjuang, tertatih ia tak akan mengerti karena hatinya sudah terlanjur terpaut pada satu hati. Hati milik Hyung kandungku sendiri.

Miris bukan. . .?

Apa Tuhan begitu membenciku sehingga aku selalu dihadapkan pada kenyataan untuk memilih satu diantara dua?

Lagi-lagi aku harus mengalah dan membiarkan hatiku terabaikan.

Aku tak ingin menempati appartment lamaku lagi. .

Terlalu banyak kenangan indah sekaligus menyakitkan disana.

Disana, pertama kali aku mengenal D.O. Merasakan cinta pertamaku.

Aku tak tahu jika mencintai itu akan sangat tidak menyenangkan. Karena aku tak merasakan dicintai pada saat itu.

D.O. . . penghuni sebelah appartmentku tak mengetahui cinta satu pihak yang aku rasakan padanya.

Aku merahasiakan perasaanku dengan susah payah, sampai pada saat aku melihatnya menangis di depan pagar rumahku.

Saat itu, musim dingin baru saja akan dimulai. . . .

 

Flashback

 

Malam itu . .Aku hendak pergi kerumah sahabatku Sehun.

Ketika aku membuka pintu pagar, aku melihat sosok orang yang sangat aku kenal tengah meringkuk di depan pagar appartmentku. Dia D.O-cinta pertamaku.

Posisiku saat itu tengah beridiri tepat dibelakangnya,dengan jelas aku dapat melihat punggung D.O tengah bergetar begitu hebat.

Hiks.

Dia menangis . .

Bahkan isakannya terdengar jelas sangat menderita.

Aku tak mengerti kondisi apa yang tengah dialami cinta pertamaku waktu itu, tapi aku tak bisa menahan diriku untuk tidak merengkuhnya dalam pelukanku.

Grep

Dalam hitungan detik, aku sudah menguasai tubuh D.O. Jantungku berdebar hebat saat itu. Aku tak mengerti setan apa yang tengah merasukiku. Aku mulai membelai lembut punggung D.O, dia masih bergetar. Maka aku putuskan untuk memperat pelukanku.

Mungkin dingin malam itu juga menjadi salah satu penyebab tubuh D.O enggan berhenti bergetar, karena akupun mulai merasakan sedikit getaran dari tubuhku.

“Kau bergetar Jongin ah~”

Ucap D.O tiba-tiba disela tangisannya, membuatku kaget dan sadar akan tindakan lancangku- sembarangan memeluknya.

Maka dengan satu gerakan cepat aku melepas pelukanku padanya, hatiku mulai salah tingkah meski aku jamin ekspresi mukaku saat itu menunjukkan hal sebaliknya.

Aku dijuluki sipemegang topeng handal. Menipu orang lain dengan ekspersi wajah adalah keahlianku.

“Wae keurae Kyung soo ah~?” Tanyaku hati-hati memulai percakapan.

Dia terlihat enggan mejawab,meski kami sudah saling mengenal sebelumnya tepat saat D.O menjadi tetangga baruku. Kita sudah berteman tapi itu ternyata tak cukup membuatnya percaya padaku.

“Apa aku terlihat buruk?” Tanyanya tiba-tiba menciptakan kerut sempurna dikeningku.

“Mwo?”

Mengapa D.O bertanya seperti itu padaku?

“Apa aku terlihat buruk dimatamu Jong in ah~?”

Dia mengulangi jelas pertanyaannya, membuatku tak lagi bisa mengabaikan pertanyaannya yang tergolong aneh namun sangat mengena di hatiku-orang yang mencintainya.

“Andwaeyeo, kau begitu sempurna dimataku Kyung soo ah~ mengapa kau berfikir seperti”

Aku tak mampu melanjutkan kata-kataku saat tiba-tiba D.O memeluk erat tubuhku.

Hangat. . . Dan sepertinya aku akan menyukai musim dingin lagi.

Sejak keluarga ku hancur- aku sangat membenci musim dingin, karena aku tak bisa lagi merasakan kehangatan yang lengkap.

“Kyung soo ah~Mengapa kau tiba-tiba seperti ini?”

Aku bingung harus bereaksi apa, walau jujur saat itu aku merasa sangat bahagia.

“Biarkan seperti ini untuk sesaat Jong in ah~. Apa kau keberatan?”

Tentu saja tidak, aku menggeleng kuat saat itu, meski D.O tak dapat melihatnya.

Dan. . .Sejak saat itu, aku semakin dekat dengannya. D.O sudah mulai terbiasa menceritakan semua masalahnya padaku.

Dia mencintai seseorang dengan diam-diam , sama seperti cintaku padanya. Namun dia terlihat gigih berusaha, meski pada akhirnya dia mengetahui orang itu tengah menjalin hubungan dengan orang lain.

Melihat kegigihan D.O itu membuat hatiku sedikit tergerak untuk memulainnya. Maka tepat saat D.O menyerah untuk mencintai seseorang yang aku tak ketahui siapa-aku mengutarakan perasaanku padanya. Dan aku sangat tidak menyangka dia menerimaku dengan senang hati.

Kita resmi jadian, meski dapat aku rasakan D.O masih belum sepenuhnya mencintaiku. Bayangan silent lovenya dulu masih sering menghantuinya sekaligus menghantui hubungan ku dengannya.

Hingga 4 bulan kemudian. .Tepatnya siang tadi, aku kedatangan tamu spesial ke appartmentku.

Hyungku Suho, memutuskan untuk menginap semalam dengan alasan merindukanku. Tumben sekali.

Kebetulan hari ini aku tengah merayakan hari jadi 4 bulanku dengan D.O. |Hyungku datang di saat yang sangat tidak tepat.>•<

Meski hyungku tidak mengganggu kelancaran acara kami, tapi aku merasakan sedikit hal ganjil.

Benar saja, saat aku kembali dari membeli kopi hangat untuk kita minum bertiga-aku,hyung dan D.O, aku melihat Hyungku tengah berpelukan dengan D.O -kekasihku.

Kau tahu apa yang aku rasakan saat itu?

Marah, kaget dan kecewa bercampur menjadi satu.

Apa-apaan mereka?

Saat itu emosi tengah mengendalikan fikiranku, sehingga tanpa fikir panjang dan bertanya aku menghanjar tanpa ampun hyung kandungku sendiri.

Dan, emosi ku semakin menjadi saat D.O menangis dan menjadikan tubuhnya sebagai temeng untuk melindungi hyungku? 

Saat itu aku baru mengetahui bahwa silent love D.O adalah hyungku sendiri.

Aku semakin tak mengerti keadaan dimana hyungku tiba-tiba mengumbar perasaannya pada D.O dan menjelaskan bahwa D.O selama ini telah salah paham.

Ternyata hyungku juga mencintai D.O. Meski D.O masih enggan untuk memilih. Suasana menjadi sangat awkward saat itu.

Aku tahu D.O hanya tak sanggup melukaiku.

Karena cintaku yang terlalu besar untuk D.O, aku putuskan untuk mengalah dan menarik diri sendiri sebelum cepat atau lambat aku akan tereliminasi juga.

Aku tak cukup bodoh untuk melukai hatiku sendiri.

Aku tahu, dan sangat jelas terbaca D.O masih sangat mencintai Suho Hyung.

Mungkin dia menerima ku saat itu hanya karena merasa nyaman atas kepedulian hatiku padanya.

Ya. Kufikir hanya sebatas itu. .

Tak ingin menunggu suasana menjadi semakin aneh, aku putuskan untuk  pergi tanpa mendengar penjelasan dari mereka. Yang terlihat dimata mereka cukup sebagai penjelasan untukku.

Flashback end

 

Disinilah aku saat ini. . .

Di pinggiran jalan kota Incheon.

Meski aku telah menemukan appartment baru lengkap dengan perabotannya, aku tak bisa hanya berdiam diri dikamar lalu meratapi nasib menyedihkanku ini. Itu akan semakin menyiksa batinku.

Menikmati udara malam musim dingin ternyata tidak terlalu buruk, saat ini pukul 11.00 KST. Jarak appartmentku dari sini sekitar 30 menit. Mungkin 15 menit lagi aku baru akan pulang.

15 menit berlalu

Ternyata luka itu masih belum hilang. Awalnya berharap angin malam ini bisa menerbangkan segala sesakku. Tapi, tak apalah, setidaknya hatiku sudah tak sekalut sebelumnya.

Ini sudah hampir larut. Lebih baik aku bergegas pulang, sebelum aku berakhir membeku disini.

Memakai jaket supertebal dan syal berlapis ternyata tak cukup membuat tubuhku hangat, atau karena memang hatiku tengah dingin saat ini? Meolla.

Aku kembali meneruskan perjalanan ku menelusuri malam yang masih cukup ramai ini menuju appartment baruku.

30 menit berlalu, seperti yang aku perkirakan sebelumnya. Aku telah sampai di depan sebuah appartment single yang cukup mewah,namun terlihat jelas masih bangunan lama. Hanya ornamennya saja yang di buat sedikit modern.

Appartment ini lebih menyerupai rumah, sama seperti appartment lamaku karena memiliki halaman yang cukup luas.

Aku menarik panjang nafasku sebelum memasuki appartmentku ini. Mengingat mulai dari hari ini aku akan sangat kesepian di dalamnya.

Ya. . Aku hanya tinggal sendiri sekarang. . .

“Aku pulang”

Ck.Kebiasaan ku setiap memasuki rumah orangtuaku dulu, masih terbawa hingga kini.

Sejak pisah dari keluargaku, biasanya D.O yang selalu menyambutku.

Aku sengaja meminta D.O untuk menemaniku tinggal di appartment lamaku-orangtuanya pun tidak keberatan karena kita tinggal bersebelahan,selain itu mereka sudah sangat mempercayaiku.

Hufttttttttt

Lagi-lagi itu kejadian lampau.

Berhenti untuk menjadi melankolis Kai! Mulai hari ini aku harus menatap jalan kedepan dan bertahan. Aku pasti bisa.

HWAITHING ^^

Tak ada salahnya bukan aku menyemangati diri sendiri?

Baiklah, setelah mandi aku akan langsung tidur.

Kulirik sekilas arloji hitamku, sudah pukul 11.45. Aku harus bergegas mandi.

Besok adalah hari pertama di sekolah baruku. .

Meski aku tak begitu peduli namun aku tak ingin hari pertamaku berkesan buruk, seperti kesan cinta pertamaku.

 

.

 

.

 

Hanya 15 menit kuhabiskan waktu di kamar mandi. Mungkin karena sangat lelah aku memutuskan untuk tidak terlalu berlama-lama didalamnya.

Aku berjalan mendekati lemari pakaianku dan mengambil beberapa helai pakainnya disana, memakainya asal dan aku tiba-tiba terkaget.

Goong

Goong

Goong

Terdengar bunyi cukup dahsyat menyapu gendang telingaku.

Siapa orang iseng malam-malam begini yang membunyikan sebuah Goong?

Keningku berkerut saat kualihkan pandanganku keluar jendela kamar.

Sepi. . .

Aku baru sadar jika jarak appartmenku dari appartment lainnya disekitar sini cukup jauh.

Mungkin besok aku akan mencoba mengenali lingkungan baruku ini.

Masih penasaran dengan bunyi Goong aneh tersebut, maka aku mengalihkan tatapanku pada sekeliling kamar ini. Mungkin saja aku menemukan sumber suaranya.

Dari TV kah?

Bukan. . .

Aku belum menghidupkan TV sama sekali.

Lalu?

Tiba-tiba mataku menangkap sebuah jam berdiri unik yang panjangnya melebihi satu meter tepat di sudut kamar .

Disana tertera pukul 00.00 KST. Sudah tengah malam fikirku, tapi bukan itu sebenarnya yang menarik pandanganku.

Ada sebuag goong kecil didalam jam tersebut yang terlihat kontras dari sini.

Aha. . Ternyata jam ini sumber dari suara tadi. . Gumamku pelan sambil mengangguk.

Baiklah, tanpa berfikir panjang lagi aku memutuskan untuk merebahkan tubuhku di ranjang King size miliku. .

Begitu nyaman dan hangat, saat tubuhku telah masuk sempurna kedalam selimut hangat berlapis -ini pemberian eomma.

Aku mulai memejamkan mataku perlahan.

Hari ini aku menghabiskan energi cukup banyak untuk membenahi hatiku,namun sekelebat bayangan kisah cinta menyedihkanku kembali menghampiri otakku.

Sesak itu kembali terasa. . .

Bolehkah aku menangis untuk malam ini saja? 

Air mata yang sedari tadi kutahan akhirnya jatuh membanjiri wajahku.

Aku menangis meski tidak terisak.

Ini sakit. . .

Mengapa kisah cinta pertamaku harus berakhir miris seperti ini?

Jika saja bukan dengan Suho hyung.

Jika saja yang D.O cintai bukan Suho hyung maka aku tak mungkin melepaskan D.O begitu saja.

Aku mencintainya, terlalu. Tapi Aku juga sangat ingin melihat D.O bahagia. Dan sayang sekali sumber kebahagiaan D.O bukanlah diriku.

Semoga saja, Suho Hyung bisa menjalankan tugasnya dengan benar untuk membahagiakan D.O.

Mataku masih terpejam saat kurasakan sentuhan jemari halus menyapu lembut air mata di wajahku.

Aku masih tidak merespon karena terlau kalut dengan penderitaan yang kubuat sendiri.

Hingga pada akhirnya, aku merasakan deruan nafas tak beraturan tepat di depan wajahku.

Kemudian sesuatu yang kenyal yang aku yakini adalah bibir seseorang tengah menyentuh lembut bibir sensual ku.

Omona. . Nugu?

Aku tersentak langsung membuka kedua mataku.

Hening~

Sepi~

Tak ada siapa-siapa di hadapanku.

Lalu. . .  Yang aku rasakan tadi?

Apa hanya sebuah mimpi?

Tidak mungkin,tadi terasa begitu nyata.

Aku penasaran, maka aku putuskan untuk memperhatikan seisi kamarku ini.

Dan. . .

Hasil yang sama kudapat. .

Tidak ada siapa-siapa selain aku dikamar ini.

Oke baiklah. . Mungkin saat ini aku mulai menderita stres ringan sampai berhalusinasi seperti tadi.

Kulihat sekilas pada jam dinding jumbo di pojok kamarku. .

Pukul 1 KST. .

Mwo. . .? Cukup lama juga aku menangis.

Membuatku sedikit lelah dan haus. . . 

Aku mulai beranjak dari ranjang nyamanku, dengan tetap menyelimuti tubuhku dengan selimut tebal agar tetap hangat. Sepanjang malam ini sepertinya akan sangat dingin.

Kemudian aku menuju meja makan tempat dimana aku bisa melepaskan rasa hausku.

 Aku berjalan dengan kesadaran penuh, memandangi setiap sudut appartment baruku ini. Ternyata cukup luas untuk aku tempati sendiri.

Langkahku terhenti seketika saat aku menangkap sosok seorang tengah terduduk di ruang TV.

Apa ada orang selain aku di appartment ini? Hoh?

Aku mengusap pelan mataku, takut jika aku kembali berhalusinasi.

Namun Sosok itu masih ada. . .

Dan aku yakin sekali jika saat ini aku sepenuhnya sadar.

Tiba-tiba fikiran buruk menyapa otakku. .

Jangan-jangan itu maling?

Astaga. . .

Benarkah maling?

Tapi dari belakang dia terlihat seperti seorang Yeoja. . . Rambutnya dijalin dua.

Apa zaman sekarang profesi malingpun sudah digantikan oleh seorang Yeoja? Benar-benar emansipasi wanita yang melenceng.

Aku menggeleng-geleng sendiri sebelum akhirnya mendekati sosok yang menjadi tanda tanyaku itu.

“Nugusaeyeo?”

Aku berucap sedikit lantang pada sosok yang masih tenang duduk membelakangiku.

Ia terlihat tidak tertarik dengan pertanyaanku malah asyik memandangi Televisi yang tidak menyala.

Aneh. . .

“Hei. . Stranger! Apa yang kau lakukan di appartmentku eoh?” Bentakku sedikit kesal padanya yang akhirnya membuatnya mulai membalikan badan sambil tersenyum manis padaku.

Aku terpaku melihat senyumannya.

Senyum itu terlihat sangat manis. . .

Yeoja dihadapanku ini benar-benar menyerupai seorang malaikat. Yeppo

“Halo, wo shi Lu lu”

Keningku benar-benar berkerut saat Yeoja itu dengan santainya sambil tersenyum pula mengenalkan dirinya padaku? Menggunakan bahasa mandarin?

Hei. . .

Apa dia tak merasa bersalah sedikitpun telah menyelundup masuk ke appartmentku?

“Apa yang kau lakukan di appartment ku? Kau ini maling eoh?” Tanyaku menuduh sambil melipat kedua tanganku didada.

Yeoja manis itu tak gentar sama sekali dengan pertanyaanku, masih mempertahankan senyum dibibirnya membuatku sedikit kehilangan konsentrasi. Tapi tentu saja ekspresi wajahku selalu menampilkan sebaliknya- aku masih terlihat tenang dan cool.

“Meiyou. . . Bukan seperti yang kau fikirkan.” jawabnya dengan bahasa mandarin dan korea dijadikan satu.

Untung saja di sekolah lamaku aku mempelajari bahasa mandarin, meski tak terlalu fasih tapi aku mengerti kata-kata umumnya sedikit. Dia bilang tidak. Hemm?

“Kalau bukan bagaimana cara kau bisa masuk kesini?” Tanyaku lagi sambil menatap padanya dari ujung kaki hingga kepala. Aku baru sadar yeoja ini memakai pakaian yang sedikit. . . Errr Aneh.

“Karena kau menangis” jawabnya datar.

“Mwo?”

Apa maksutnya? Aku menangis atau tidak apa masalahnya buat dia? Ingin mencari-cari alasan ternyata.

Astaga. . .

Aku teringat sesuatu. Yeoja ini. . .

Jangan bilang jika dia tadi?

“Apa mungkin kau yang tadi menghapus air mataku dan. . eunggg menciumku?”

“Tue ya” jawabnya sambil mengangguk polos.

Apa? O.o Tue ya? Aishhh. Yeoja ini dengan mudahnya bilang IYA? hehh. .? 

“YA! Nan michyeoss-eoyo?”

 

TBC

40 thoughts on “FF KAILU-WHEN THE MIDNIGHT PART 1

  1. Wah~~
    malang nian nasibmu kai kai….
    Yg sabar ya kai…
    Oh ya itu lulu.a jd yeoja?
    Trus knp lulu.a bsa ada di apartemen kai?
    Ah ff.a bikin penasaran…
    Lanjut ya!!!😄

  2. Luhan jdi kunti? #di geplak luhan, ._.
    Enak bgt lulu maen nyium aja.. Gue jga mau tau.. Hehe ^^v
    Sungguh trags kisahmu kai.. U.u
    huaa.. Wlaupun sadny gx bnyak tpi karna di dukg musik sad jdi menteskan air mata.. ;-(
    lanjut ya oenn..

  3. Waah, ada ff bru lgi nih.. Ff yg laen jgn di lupain ya, hehe
    luhan dsini jdi hantu ya?? Andwaeyoo~
    nti kai sma luhan ga bsa nyatu doNk…
    Aa’ Kai yg sbarr, tnang aja kn ada eneng luhan.. Haha
    penasaran niH thor, next chap jgan lma ya.. Hehe

  4. wah… Author mvp ea? Me too😄

    aish kasian bgt sih nasib nae nampyeon! Kammjongie, jgn nangis lg ea! Kan ada aku disini #dibakar luhan

    cerita’a seru thor. I like this. Lanjut thor!

  5. owhhh poor kai…
    sini…sini…
    cup…cup..
    XDXD

    ini SwitchGender ya thor?
    lulu nya koq bs nyasar di apartemen kai ?
    apa dia datang dari tahun baholok ya ?

    ayooo lanjut thor…

  6. Gak nyangka Luhan wujud hantu…(klo hantunya kyk dia rela deh digentayangin tiap hr XD)
    Itu Luhan tampilannya emg jd cewe ya *bentar ngebayangin dulu* hihihi gak kebayang..

  7. kasian kai,, cintanya ke d.o bertepuk sebelah tangan #usap-usap punggung kai

    kyaaaaaaaaaa
    yang nyium kai pasti lulu!! >.<

    lulu emang cantiiiiiiiiiiiiiiiikkk banget…
    kayak malaikat.. neomu yeppo😄

    ditunggu lanjutannya chingu ^^
    fighting!!

  8. hadahh ???
    Lulu ?? Gumiho ??
    What ???
    #plak nglantur
    Omo merinding juga ya err
    jadi cerita selanjut nya ??? apa ???
    lanjut lagi😀

  9. Wew,apkah lulu jd arwah/hantu/jin thor??
    waduh2,,jgn2 it dr jaman dahulu kala,pke dkepang pula..
    wah,kai tmenan ma hantuu,,kyaa~~tkuut.. >,<
    lnjut thor.. ^^

  10. pas ini |”tue ya” jawabnya sambil mengangguk polos| 0_0 aku terpaku ini ini aku ngerasa lulu keterlaluan polos atw apa ya err kisseu org smbrangan tp lulu hantu penasaran ya hmm lulu rmbut pnjng,di jalin 2,bju agak aneh,ngomong mandarin ntar ngebayangin dulu (-_-)\ *tiiiiitt yg muncul malah cwe yg di klip d’bagindas ‘maafkan’ aih ngaco..

    (Anna: udh aku blg ayo ke rmh aku aja kmu ga akn skit hati lg kai.
    Kai: ga mau, sapa elo ada lulu liat tu judul KAILU end nya bgus udh sana hush hush.
    Anna: d.o ud ama suho, lulu jd hantu disni, ud ama aku aja yaya.
    Kai: berisik noona! *tendang anna ke atlantik*
    anna: kai jahaaat~)<–apa ini, gaje amat..

    Lanjut thor aku suka yg fantasi2 gni gokil..ini ud dri juni um, tp blm ditrusin ud hmpir 5 bln author-nim sibuk ya.. Hwaiting ^^9 keep writing..muach

  11. Kasian bgt siiih kai, malang tenan nak nasibmu *Poor kai* haha
    Luhan disini jadi malaikat gitu yaa yg menghapus kesedihan kai?apa luhan hantu? *sok tahu sekali ini*
    Aah enak yaaa jadi luhan bisa cium cium jongin ._.
    Mau jugaaa mau jugaaa *nangis tengah jalan* *abaikan*
    Aaah plis lanjutin ff ini doong eonnie, kyk nya bakal seru bgt ceritanyaa. Penasaran nih eonn!😄
    Ditunggu ya eonnie next chapt nyaa!😀

  12. lanjut thor! tpi lulu a jangan d.jadiin yeoja dong!! tetep yg lulu biasa aja. kalo gni, aku sulit byangin a. bgus sih! tpi lbh bgus kalo yg jdi lulu tetep namja bkan yeoja😀

  13. huaaa thor!critanya bikin tegang>< MWO?URI LUHAN JADI HANTU??*heboh* err..neomu yeppoyo~*ngeces:x* kai, malangnya nasibmu nak/pukpuk/ mau dong dicium luhan~*cipokbasah* #plak keren thor!!lanjut^^ jan lama2 ya..

  14. astaga kenapa polos sekali disini -_- gak bisa ngebayangin model rambutnya luhan gimana, kyk yg di poster kah? Hm aku tunggu next chapnya. Fighting!

  15. aku ingat pernah nonton film cerita nya mirip2 ini ff,

    tpi kayakx nggak deh jalan ceritanya beda
    okey buat authornya semangat aja menulis okey ……

  16. luhan kayak gadis desa pakek acara kepang dua
    luhan tu hantukah ? emmpphh makin penasaran akunya
    dilanjut segera ne author

  17. Aaaahhhh,…… apa yang sebenarnya terjadi???

    Siapa lulu? Hantu? Bidadari? Ibu Peri??
    hhhuuuwwaaa….. penasaran….

    Dikirain ini cerita horor eh pas baca malah bikin penasaran…

    Ditunggu segera kelanjutannya.😀

  18. Kai, poor ya boy ;–;
    Omo.. Luhan disini sebagai aapa? Hantu cantik dari china ya? aatau ppenjaga jam di apartemen kai? ><

  19. waahh keren,,,walau sedikit bingung siapa luhan sebenarnya..
    hantu kah?? atau apa?? lanjuuutttt kaaakk,secepatnya ne??😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s