[LOVE FAILED] Chapter 3

siapaaaaa mauuuu >0<

Hyobin akan tebar FF sebanyak- banyaknyaaaaaa~

maap hiatus beberapa minggu #wink~

apa ada yang nunggu ff ini ya -______- mungkin cuma hyobin yang kepedean

#pundung sambil ngelus chanyeol *bacon: lo sentuh chanyeol, jangan harap lo punya kepala lagi!!!

daripada dengerin bacon lebih baik kita lanjut ke FF

RCL yaaaa~ >////< 

gomawoooooooooooooooooooooooooooooo ~~

MAIN PAIR : BAEKYEOL / BAEKRIS

Other Cast : Xi Luhan, Oh Sehun, Hwang Zi Tao

GENRE : ANGST, ROMANCE, SCHOOL LIFE, DRAMA, HURT, TRIANGLE LOVE

WARNING : BOY X BOY / SHONEN AI/ YAOI

DISARANKAN UNTUK UMUR 13 TAHUN KEATAS. 

Penyesalanmu tidak kubutuhkan lagi

Perhatianmu nampak menyedihkan

Tatapan matamu nampak menyesakkan

Kepedihanmu malah membuatku lega

Apa aku sepicik itu?

Jangan salahkan keadaan atau kebodohanmu

Ini hanya nasib 

Dan… 

Belajarlah menerimanya.

LOVE FAILED

Chapter 3

Kim Hyobin

Tep

“Mwo!!” Baekhyun langsung membalikkan badannya karena ada yang memegang pundaknya dari belakang.

Baekhyun mundur beberapa langkah saat tahu siapa yang baru saja memegang pundaknya.

Park Chanyeol.

Baekhyun melihat wajah Chanyeol yang sangat muram. Rambutnya yang tambah panjang nampak tidak teratur. Lingkar mata Chanyeol terlihat berwarna hitam menandakan ia jarang tidur.

Chanyeol hanya memakai kaos oblong tanpa lengan berwarna hitam dan celana panjang berwarna hitam yang ia lipat sampai lutut. Tali sepatu convers  yang ia pakai nampak tak terikat dengan benar. #Tapi author kok bayangin Yeollie jadi ganteng bgt yakh?! >////<

“Apa yang kau lihat?” tanya Chanyeol saat menyadari Baekhyun menatapnya dari atas sampai bawah.

Baekhyun menggeleng. Ia hanya tak habis pikir dengan keadaan Chanyeol kini. Ia sering bolos dan nilainya menurun. Dan jarang sekali Baekhyun melihat Chanyeol berada disekolah sejak Baekhyun menolak untuk kembali pada Chanyeol. Lebih parah lagi Kyungsoo nampaknya kini sedang dekat dengan salah satu anak dari klub dance yang bernama Kai disekolah.

“Apa yang kau lamunkan?” tanya Chanyeol lagi. “Kau pasti mau pergi ketempat namja brengsek itu kan? Pergi.. Pergi…”

Baekhyun mengerutkan dahinya. Baru ia sadari bau alkohol yang melekat pada tubuh Chanyeol. Omongan Chanyeol juga agak ngelantur.

“Kau mabuk?” tanya Baekhyun akhirnya.

“Apa? Aku? Hahaha.. Mabuk apa?” Chanyeol nampak berjalan mendekati Baekhyun. Langkahnya yang sempoyongan nampak sekali kalau Chanyeol memang sedang mabuk.

“Ya! Chanyeol!!” Baekhyun langsung menangkap tubuh Chanyeol yang akan rubuh keaspal. “Mwoya ige!!”

“Hahaha.. Lihat? Wajahmu kenapa terlihat sedih seperti itu…” Chanyeol menenggelamkan wajahnya diceruk leher Bakhyun.

“Kau bicara apa sih!” Baekhyun berusaha menahan tubuh Chanyeol yang lumayan berat. “Aish!”

Baekhyun mengurungkan niatnya untuk pergi kerumah Luhan, ia berjalan kembali menuju rumahnya sambil membopong Chanyeol yang dari tadi bergumam hal yang tidak jelas.

 >>>

Klek

Baekhyun membuka pintu rumahnya. Ia tak mungkin meletakkan Chanyeol diruang tamu. Akhirnya Baekhyun berusaha menaiki tangga menuju kamarnya yang memang ada dilantai 2 rumah itu. Membopong tubuh besar Chanyeol sambil menaiki tangga oleh tubuh mungil Baekhyun bukanlah hal mudah.

“Suatu saat kau harus membayar ini, Park Chanyeol! Jinjja!!” desis Baekhyun.

Bruak

Baekhyun membaringkan tubuh Chanyeol diranjangnya. Baekhyun tak habis pikir mengapa Chanyeol bisa mabuk seperti ini. Baekhyun mengenal Chanyeol sudah lama dan ia tak pernah melihat Chanyeol mabuk. Sejak kapan Chanyeol menyentuh alkohol?

“Chanyeol…” desis Baekhyun pelan saat melihat Chanyeol berbaring diranjangnya. Mata Chanyeol sudah terpejam namun ia masih saja bergumam sesuatu.

Baekhyun berjalan keluar dari kamarnya menuju dapur. Baekhyun mengambil susu kotak dan air hangat. Mungkin bisa memberi Chanyeol sedikit energy setelah sadar dari mabuk.

“Jinjja!” desis Baekhyun lagi sambil meletakkan nampan yang berisi air hangat dan susu kotak diatas meja belajarnya. Ia ambil ponselnya dan menelpon seseorang.

Yoboseyo.”

“Luhannie.. Sepertinya aku tak jadi kerumahmu.”

Waeyo?”

“Aku menemukan Chanyeol yang hampir rubuh dijalan. Aku membawanya pulang. Dia mabuk.” Jelas Baekhyun.

Mwo! Lalu bagaimana keadaannya?”

“Dia masih mabuk tapi sudah mulai tenang. Dia sedang berbaring diranjangku.”

Baiklah.  Apa aku kerumahmu saja?”

“Tak perlu.. Aku bisa mengatasinya.”

Kau yakin?”

Baekhyun menatap Chanyeol yang tertidur sejenak kemudian menghela nafas. “Yakin.”

Kalau ada apa- apa cepat hubungi aku.”

“Ne~ Aku mengerti Luhan chagiya~ Sampai besok.”

Baekhyun mematikan sambungan ponselnya. Ia duduk ditepi ranjang memperhatikan wajah Chanyeol yang ia pikir sedikit mengurus.

“Dasar!” Baekhyun mengusap rambut Chanyeol. Berusaha sedikit merapikan rambut panjang namja tampan itu. Baekhyun menyingkirkan poni Chanyeol yang menutupi matanya. Matanya yang terpejam sempurna.

“Kenapa kau jadi begini?” bisik Baekhyun perlahan. Ia tak tega melihat Chanyeol hidup serampangan seperti ini. Ia seperti tak memiliki pedoman lagi. “Apa karena Kyungsoo sedang dekat dengan anak klub dance itu?”

Tes

Baekhyun meneteskan air matanya. Entah mengapa ada rasa perih yang merasuki hatinya.  Rasa sakit melihat keadaan Chanyeol  seperti sekarang. Baekhyun membekap mulutnya sendiri takut suara tangisnya terdengar oleh Chanyeol.

“Hiks..”

Tiba- tiba Baekhyun merasakan ada yang membelai pipinya.

“Kenapa kau menangis?” tanya Chanyeol berbisik. Chanyeol tiba- tiba bangun.

Baekhyun menggeleng pelan. Ia menangis tak bersuara. Chanyeol bangkit dan duduk diranjang Baekhyun  dan ia tatapi wajah Baekhyun yang memerah karena menangis.

“Apa aku terlihat sangat menyedihkan?”

“Ti..Tidak..” Baekhyun mengusap air matanya pelan kemudian menatap wajah Chanyeol yang kini lumayan dekat dengannya. “Aku hanya… Aku hanya tak habis pikir dengan keadaanmu kini. Kau habis mabuk, kan?”

Chanyeol terdiam. Lidahnya serasa kelu. Namun akhirnya ia membuka mulutnya seakan ingin menjawab pertanyaan Baekhyun yang melambangkan betapa prihatinnya Baekhyun kini kepada dirinya.

“Aku-“  Wajah Chanyeol tiba- tiba memucat.

TAP

DRAP

DRAP

Chanyeol berlari keluar kamar Baekhyun.

“Chanyeol!” Baekhyun mengikuti Chanyeol yang berlari kekamar mandi. “Wae?!”

“Hoeeekkkk!!!” Chanyeol memuntahkan semua isi perutnya di wastafel. “Hoekk!! Uhuk!! Haah.. Uhuk!!”

Setelah memuntahkan semua isi perutnya, Chanyeol terduduk dikamar mandi. Nafasnya terengah- engah. Baekhyun perlahan masuk kemudian mengusap punggung Chanyeol. Ia terlihat sangat mengkhawatirkan Chanyeol.

“Gwechana?” tanya Baekhyun pelan. Chanyeol hanya berusaha mengatur nafasnya. Baekhyun kembali membantu Chanyeol berdiri dan berjalan menuju kamar Baekhyun.

>>>

“Gomawo…” ujar Chanyeol sangat pelan saat Baekhyun membantunya duduk diatas ranjang. Baekhyun mengangguk pelan.

“Tubuhmu berkeringat… Bagaimana kalau kau ganti baju dulu.. Kurasa ada beberapa bajumu yang tertinggal disini.”

Baekhyun berjalan menuju lemari pakaiannya dan mengambil sebuah baju berwarna putih.

“Igo..”

“Ne..” Chanyeol menerimanya.

Baekhyun akan berjalan keluar kamar namun tangan Chanyeol langsung menangkap lengannya. Baekhyun membalikkan badannya. “Wae? Kau masih memerlukan sesuatu?”

“Kenapa kau keluar?”

“Karena kau akan ganti baju.” Jawab Baekhyun singkat.

“Perlukah kau keluar?”

Baekhyun mengangguk mantap. “Aku kekasih Kris.”

“Adakah yang salah dengan itu?”

“Tidak. Hanya saja jika Kris tahu itu akan menyakitinya. Aku tak mau itu terjadi.”

Chanyeol tersenyum sinis kemudian melepas tangan Baekhyun. “Aku memintamu tetap disini.”

Baekhyun menyipitkan matanya. “Nampaknya kau sudah baikan. Kalau kau pulang saja bagaimana?”

“Tidak! Aku tak mau pulang kerumah… Disana .. tidak ada siapa- siapa..” Chanyeol menunduk dalam. Baekhyun tahu betul perihal keluarga Chanyeol. Merasa bersalah Baekhyun mendekati Chanyeol.

“Mianhe… Kau ganti baju saja dulu. Kau sudah makan? Jika belum aku akan memasakkan sesuatu.”

Chanyeol membulatkan matanya. Walau ia sudah sangat jahat pada Baekhyun namun namja manis ini masih sangat mengerti dirinya. Masih mau membantunya dan berbuat baik.

“Aku… Aku belum makan..” jawab Chanyeol dengan senyuman miris.

Baekhyun tersenyum  kemudian mengangguk. “Oke.. Kalau begitu aku tunggu kau didapur.”

Sejurus kemudian Baekhyun berjalan keluar kamarnya. Chanyeol tersenyum manis namun air matanya turun begitu saja. Ia menangis. Menyesali kebodohannya.

>>>

“Bagaimana?” tanya Baekhyun saat melihat Chanyeol menyantap habis makanan yang ia buat.

“Gamsahamnida! Aku benar- benar tertolong.”

“Kapan terakhir kali kau makan teratur?” tanya Baekhyun sambil mengambil piring Chanyeol untuk diletakkan ditempat cuci piring.

“Entahlah!”

“Mwo!! Apa Kyungsoo tak memperingatkanmu makan dengan benar?”

“Aku sudah lama putus dengannya.”

“Eh?” Baekhyun melirik Chanyeol dari tempat cuci piring. Setelah Baekhyun selesai mencuci piring makan Chanyeol, Baekhyun kembali duduk berhadapan dengan Chanyeol. “Kapan kalian putus?”

“Aku tak mau mengingatnya.”

“Baiklah. Kau bisa tidur dikamarku. Aku akan tidur dikamar oemma dan appa.” Kata Baekhyun sambil menggantungkan kembali celemeknya ditempat semula.

Chanyeol mengangguk pelan. “Gomawo…”

“Tak usah dipikirkan.” Baekhyun tersenyum  kemudian keluar dari dapur. Chanyeol mengikutinya. Saat Baekhyun akan masuk kekamar orang tuanya, gerakannya terhenti saat menyadari tangan Chanyeol memelukkannya dari belakang.

“Chan-“

“Aku tak tahu harus kemana lagi… Semua orang membuangku..”

Baekhyun terdiam ditempatnya. Ia merasakan nafas Chanyeol yang menyentuh tengkuknya. Baekhyun menelan ludahnya. Jujur ia masih merindukan Chanyeol.

Ia tak bisa membohongi perasaannya kepada Chanyeol.

Walau ia terus saja menyakinkan bahwa ia sudah melupakan Chanyeol, namun didalam lubuk hatinya yang paling dalam ia sadar masih memiliki perasaan pada Chanyeol.

“Aku merindukanmu.” Bisik Chanyeol tepat ditelinga Baekhyun. “Baekhyun.. Aku merindukanmu…”

“Chanyeol.. Lepaskan aku!” Baekhyun berusaha melepaskan tangan Chanyeol, namun gerakannya terhenti saat Chanyeol kembali mengatakan sesuatu.

“Bisakah kita ulang dari awal?”

Baekhyun menggeleng pelan. “Ini tidak benar Chanyeol! Aku sudah berpacaran dengan Kris!” Baekhyun mencoba memberontak namun kekuatan Chanyeol jauh lebih besar.

Dengan sigap Chanyeol membalikkan badan Baekhyun hingga kini mereka saling berhadapan. Baekhyun menatap mata Chanyeol yang terlihat sendu.

Tanpa aba- aba, Chanyeol menciumi leher Baekhyun seketika itu.

“Park Chanyeol! Hentikan!!!” Kaget, Baekhyun mencoba mendorong tubuh Chanyeol namun kekuatan lagi- lagi membuat tubuh Baekhyun tak bisa bergerak.

“Tidak!!”Baekhyun terus mencoba memberontak. “LEPASKAN AKU!!!”

Akhirnya tubuh mereka terpisah setelah Baekhyun mengeluarkan seluruh kekuatannya. Baekhyun memegangi lehernya yang diciumi Chanyeol barusan. Ia yakin meninggalkan bekas dibeberapa tempat.

“Kau sengaja!” teriak Baekhyun.

“Tepat! Agar Kris melihatnya.” Chanyeol tersenyum sinis.

Baekhyun membulatkan matanya. “Kau ingin hubunganku dengan Kris berakhir, oeh?”

Chanyeol menghela nafas panjang kemudian berjalan menuju kamar Baekhyun. Ia tak menjawab pertanyaan Baekhyun karena Chanyeol yakin 100% Baekhyun tahu jawabannya.

Blam

Baekhyun menatap pintu kamarnya yang tertutup. “Ap..Apa- apaan sih!!”

Deg

Wajah Baekhyun seketika itu memerah. “Dasar pabo!!”

>>>

Keesokan harinya~

Baekhyun tak bisa tidur sama sekali. Ia tak bisa melupakan kejadian sebelum ia masuk kedalam kamar orang tuanya.

“Aigoo… Bagaimana cara aku menutupinya!!” Baekhyun berdiri didepan kaca sambil melihat lehernya. “Kalau Kris melihatnya dan sampai salah paham bagaimana!!”

Baekhyun baru saja siap mandi. Tapi ia tak mau keluar kamarnya. Ia belum siap untuk bertemu Chanyeol. membuat keadaan seperti tak tejadi apa- apa itu sangat sulit. Chanyeol memang mulai merebut perhatiannya kembali.

Namun Baekhyun tahu hal itu tidaklah benar. Hal itu tak akan pernah benar karena Baekhyun kini memiliki kekasih dan tak dapat dipungkiri lagi bahwa Baekhyun sangat menyayangi Kris.

Tunggu…

Baekhyun terdiam sesaat.

“Menyayangi?” bisik Baekhyun pelan.

Apakah berbeda dengan mencintai?

Baekhyun menggeleng pelan. “Aku tak akan mengecewakan Kris. Aku tak mau menyakiti Kris. Aku tak akan pernah memaafkan diriku sendiri jika aku menyakitinya.” Bisik Baekhyun pelan.

>>>

Luhan berlari kecil sambil terus melihat jam tangannya. “Mwo! Kenapa aku bisa telat bangun sih.  Sehun bisa marah..”

Memang hari ini, Luhan dan Sehun janjian bertemu di caffe yang menjual khusus hamburger ditengah kota Seoul. Luhan menyeberangi jalan dan ia tersenyum manis saat melihat Sehun menunggu didepan caffe itu.

“Cepat sekali tuan putri.” Sindir Sehun setelah Luhan ada didepannya.

“Mianhe.. Kau tahu sendiri aku sulit bangun pagi.” Sesal Luhan. Sehun menghela nafas kemudian mengangguk. Ia sangat tahu tabiat Luhan yang sulit bangun pagi. Apalagi jika pada hari libur.

Jangan harap Luhan akan datang tepat waktu.

“Baiklah. Karena kau cantik aku maafkan.”

“Gomawo, Sehunnie.” Luhan langsung memeluk kekasihnya itu.

“Ne~ Ayo masuk kedalam caffe.” Ajak Sehun yang dijawab oleh anggukan mantap Luhan.

Setelah Luhan dan Sehun masuk kecaffe. Tepat setelah pintu caffe itu tertutup, seorang namja yang sangat tampan dan berperawakan tinggi berdiri didepan caffe. Ia lirik jam tangannya sesaat dan menghela nafas pelan. Ia menunggu seseorang.

“Kris-gege!”

Namja yang ternyata adalah Kris membalikkan badannya dan tersenyum saat seorang namja imut berlari kecil mendekatinya.

“Tao.”

To be continue

saranku setelah baca FF ini jangan berparadigma dulu yaaa

X3

bagaimana? cukup memuaskan?

hujat saja hyobin dan kasih masukan demi kelangsungan FF ini

353 thoughts on “[LOVE FAILED] Chapter 3

  1. Haaahhh.. Saya berharap baekhyun memutuskan hal yg benar.. Nggak maksain diri soal kris untuk nutupin rasa sakit hatinya ke chanyeol.. Walaupun chanyeol akhirnya menyesal..

  2. Aduh… Ini yang tadinya lebih milih krisbaek kenapa tibatiba jadi labil gini malah milih chanbaek.. Bingung antara krisbaek sama chanbaek>..<
    nah kan…. Taoris udah nongol nih disini walopun cuman sedikit bgt. Jadi sebenernya hubungan kris sama tao apa?…
    *oia, saran akusih tulisannya lebih diperpanjang ya thor hehe soalnya menurut aku ini termasuk pendek :3

  3. Chanbaek moment:’3 aaaa Kris selingkuh? Baekhyun selingkuh? *iniapa* chanyeol yadong banget:p HunHan romantis mulu deh, gakada gempanya(?) sama sekali.-. Kekeke. Makin seruuuuuuu

  4. Kyungsoo jahat banget…..
    Chanyeol, kenapa kamu jadi begini???
    sedih lihat chanyeol tapi juga sebel sama chanyeol…
    benerkan itu tao~

  5. ya ampun chan , malang sekali nasibmu..
    salah sendiri sih ninggalin baekhyun ., sekarang nyeselkan ? wkwk

    hoii itu kris ada hal apa harus janjian sama tao .. ??

  6. gak komen gak boleh nih? /plakk/ becanda thor.. lagipula aku selalu bingung buat komen apaan. eum… baekhyun! lu ga usah pertahanin kris dah.. entar dia jatahnya sama tao. elu sama chanyeol sana gih. dijamin bahagia.. wkwk sekian. wassalam /cling/

  7. kasian chanyeol hix ;A; yeol sini sama gue aja ;A;
    nah kan bener, yg dateng itu tao.. matilo kris matilo! /apa
    putusin aja tao nya, sama bebek aja kris! /plak
    jujur, gue krisbaek shipper, tp juga baekyeol shipper /plak
    lanjot!

  8. jadi penasaran sebenarnya si TAO siapanya kris…
    baekhyun gak akan bisa lupain chanyeol #yuhuuu

    sorry min baru coment di chapter 3, terlalu bersemangat soalnya😄

  9. Emm mungkin ini kaya…kekasih lama dateng lagi *liriktao*

    halah baek udah jelas2, yg lu cinta cuma yeol seorang, kris cuma pelampiasan… Iya kn? #digamparbaek

  10. Mudah-mudahan Luhan lht KrisTao dn blng qe Baekkie~,, lalu Baekkie~ ny bs mikir dan brtindak sesuai kata hati sm prasaan…. ^^

  11. “Karna kau cantik, aku maafkan”sehun
    Njirrr ngegembel lu bang?
    Aaahh no kyungie kamoh jahat bettt
    Tak cincang cincang kamu ya?! *asahpiso*
    Duh kok jadi mihak si chan ya? Kasian juga si chanyeolnya huhu makanya jadi orang jangan brengsek*toyoryeol*
    taooo… who you???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s