TAORIS FF | BELOVED | Part 1

Saya buat FF Taoris niiihhh XD~

Adaa yang mau gak yaa?

RCL yang pasti yaaaa~ Jangan jadi SIDER! Dosa lho ini bulan puasa #apa pula hubungannya -_____-

oke deh~ Ini ff pertama taoris jadi tolong yaaa di kasih masukan ^^

buat req ff KAIDO tunggu ya.. Lagi dipersiapkan ^^

hehe

yang minta LayHan juga ada yah.. Tapi hyobin g dapat feel nya layhan siiih >.< entar kalo bisa hyobin usahain deh layhan. yang minta krissu juga ada ya.. 

mianhaee~ kalo bisa hyobin akan buatin kok^^

ok lanjut ke FF

selamat membaca~

Main Cast : TAO- KRIS / TAORIS / KRISTAO

Other : Park Chanyeol – Xi Luhan – Do Kyungsoo – Byun Baekhyun – Kim Jongin/ Kai – Oh Sehun

Genre : School Life, Drama, Romance

[FF EXO TAORIS]

Bagaimana kalau seorang pangeran datang kepadamu dan mendekatimu?

Bagaimana jika ia datang tanpa diduga dan kemudian ia mengacaukan duniamu?

Haruskah aku percaya?

Atau malah menjauhinya?

Kim Hyobin a.k.a Rana Nabila present

twitter : @ranalunabila

BELOVED

Part 1

Manusia mana yang bisa menolak kesempurnaanya?

Yeoja bahkan namja sekalipun akan mengakui kesempurnaan yang ia miliki.

Semua kesempurnaan yang begitu mustahil jika dimiliki oleh satu tubuh manusia saja.

Dan kesempurnaan itu yang membuat dunia yang kumiliki terhenti. Benar- benar terhenti bahkan menghujat jantungku hingga memompa oksigen jauh lebih cepat.

Dia…

Kesempurnaan itu kini ada didepan mataku.

Ia menatapku tajam kemudian tersenyum padaku.

Padaku yang memang hanya siswa sederhana yang tidak sebanding dengan namja tampan serba sempurna seperti dirinya.

Tampan, tinggi, tubuh bak model internasional, perawakan bijaksana dan dewasa, salah satu penyumbang terbesar pada sekolah ini. Dan apa lagi? Semua orang memuja dirinya.

“Hai.” Sapa kesempurnaan itu sambil tersenyum manis.

Aku mengangguk. “..H..Hai.” sapaku senormal mungkin.

“Namamu Tao, kan?”

Aku mengerjapkan mataku beberapa kali. “…Darimana kamu tahu?”

“Aku tahu karena aku sering mengawasimu.”

“EH?!” Tentu saja aku kaget sekali. Dia bilang ia sering mengawasiku?

Mwo!

Apa maksudnya?!

“Kenapa kaget? Wajahmu unik. Terlihat seperti panda dan… Kau terlihat sangat lucu.”

Aku tak bisa berkata- kata lagi. Dia mengatakan aku … Lucu? Benarkah?

Aku tidak bermimpi, kan?

“Hmm… Aku Wu Fan. Tapi kau bisa memanggilku Kris.” Ujarnya sopan.

Tentu saja aku tahu siapa namamu! Tidak ada satu orangpun disekolah ini yang tidak mengenal dirimu, Kris!

Aku mengatur nafasku pelan.

“Hallooooo ~ Kenapa kau melamun?” Kris mendekatkan wajahnya kewajahku.

Oh my God!!

Baru kali ini aku melihat wajah kesempurnaan itu sedekat ini. Hanya berjarak beberapa cm dari wajahku.

“Hey! Kalau diperhatikan baik- baik kau sangat manis, ya.”

 

Deg

 

Spontan aku mundur beberapa langkah agar wajahnya tak terlalu dekat dengan wajahku.

Dia tersenyum kemudian tertawa pelan. “Hihihi.. Kau polos sekali, Tao.”

Aku menelan ludah. “Polos?”

“Omo! Suaramupun sangat indah.”

 

Deg

 

Wajahku memanas. Aku tahu wajahku sudah sangat merah kini. Ia tersenyum kemudian tertawa lagi. “Ekspresimu mudah dibaca, ya. Tao kau sangat menarik.”

 

Tidak!

Aku tidak tahan lagi!

Aku membalikkan badanku dan berlari menjauh dari Kris. Aku bisa gila jika masih disana bersamanya.

“Tao!” panggil Kris keras namun ia tidak mengejarku. Ada kelegaan saat menyadari ia tidak mengikutiku. Kalau tidak, aku bisa kehilangan akal mendengar celotehnya yang bisa menghanyutkan aku kesungai cinta.

Hell no!

Uwaaaa~ >///<

 

Author POV

 

Kris tersenyum pasti melihat namja bernama Tao itu berlari masuk kedalam kelasnya.

“Hey! Kali ini kau mengerjai siapa lagi?” Seseorang memegang pundak Kris, seseorang yang bisa dibilang sama tinggi dengan Kris.

“Chanyeol-ah, tidakkah kau lihat ia manis sekali?” Kris membalikkan badannya dan berjalan bersama Chanyeol.

“Manis? Memang sih namja itu terkesan sangat seksi. Tapi.. Yang benar saja, Kris! Bukankah kau sedang mengincar namja cantik yang bernama Luhan?”

“Luhan? Yeah! Dia memang sangat cantik tapi dia tak menggubrisku. Ia lebih memilih bersama anak klub dance yang bernama Kai dari pada mendengar gombalanku.”

Chanyeol tertawa pelan. “Ada juga ya orang yang bisa mengacuhkanmu?”

Kris memutar bola matanya dan menjitak kepala Chanyeol.

“Aish!” Chanyeol langsung mem-pout-kan bibirnya sambil mengelus kepalanya yang baru saja dinistai Kris.

“Kau sendiri bagaimana? Namja simpananmu itu sudah kau akui sebagai pacar?”

“Ssttt!! Jangan keras- keras! Jika Kyungsoo tahu bisa gawat!” Chanyeol langsung melirik lingkungan sekitarnya.

“Kau ini! Kalau sudah cinta mati pada namja simpananmu itu, putuskan saja Kyungsoo. Tidak sulit, kan?”

“Memang tidak sulit jika dia tidak mengancamku akan bunuh diri!”

Kris menghela nafas panjang. “Siapa suruh kau pacaran dengan orang sensitif seperti Kyungsoo.”

“Oke! Stop! Jangan dibahas lagi!” Chanyeol tersenyum lebar.

“Terserah.” Kris mengangguk pelan dan masuk kekelasnya bersama Chanyeol.

 

 

Pulang sekolah.

 

Tao mempercepat langkahnya keluar dari kelas. Sejak Kris mengajaknya bicara tadi saat jam istirahat, banyak sekali teman sekelasnya yang bertanya macam- macam. Apalagi yeoja.

“Tao-sshi! Jangan pulang dulu! Kami masih penasaran sama pembicaraan kalian tadi~” desak salah satu teman sekelasnya saat Tao sudah dekat dengan pintu kelas. Gerakan Tao terhenti karena ia sudah dikerumuni oleh yeoja- yeoja yang ada dikelasnya.

“Dia tidak mengatakan hal penting, kok. Aku mau pulang nih!” Tao terlihat sangat jengkel.

“Ah pelit! Kalau begitu kenapa Kris mendekatkan wajahnya pada wajahmu?”

“Karena dia mengatakan aku mirip panda!” jawab Tao jengkel.

“Jadi Kris suka panda, ya?”

“Kyaaaa~ Penemuan baru nih! Kalau gitu aku akan beli pernak- pernik panda.”

 

Tao memutar bola matanya dan mendesah kesal. “Sudah ya. Aku mau pulang.”

Kali ini para yeoja itu tidak menghentikan Tao, mereka seakan sudah mendapatkan jawaban yang mereka inginkan.

 

Tao berjalan malas keluar dari gedung sekolah. Ia lebih memilih mendengarkan music melalui I-pod. Saat Tao memasang earphone ditelinganya kemudian mencari track lagu yang akan didengar, sebuah tangan menangkap lengan Tao.

Karena refleks tubuh Tao yang bagus, Tao langsung membalikkan badannya dan memasang kuda- kuda wushu.

 

“Mwo! Jangan menyerangku!”

 

“Kris!!” pekik Tao setelah tahu siapa yang memegang lengannya. Seketika itu Tao langsung menggaruk kepalanya. “Mianhae.. Kau membuatku kaget.”

 

Kris menghela nafas panjang kemudian mengelus dadanya. “Kau yang membuatku kaget. Ada- ada saja.”

Wajah Tao merona merah. Kris memang nampak sempurna dalam keadaan apapun. Bahkan saat dia kaget sekalipun. Perfect!

“Kenapa wajahmu memerah?” tanya Kris sambil tersenyum manis. Senyuman mautnya.

Tao menggeleng.

“Kau mau kuantar pulang?”

Mata Tao langsung membulat sempurna. “Eh? Tidak usah.”

“Kenapa?”

Tao menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Ini aneh. Kita tidak saling kenal, kan?”

“Kalau begitu kenalan, yuk! Namaku Wu Yi Fan. Biasa dipanggil Kris. Aku lahir tanggal 6 November. Di Guangzhou, Guangdong, China. Lama menetap di Canada dan-“

“STOP!” Tao langsung menghentikan acara perkenalan Kris. Walau awalnya Kris bingung, namun kemudian ia menatap Tao dengan tatapan nakal.

“Nah! Sekarang giliranmu!” kata Kris mantap.

“Aku? Kenapa?”

“Kita kan sedang berkenalan.”

Tao mengangguk malas. “Namaku Huang Zi Tao.” Dan selesai.

“Hanya itu?”

“Aku… Aku mau pulang.” Tao langsung berjalan meninggalkan Kris yang masih tetap setia berdiri ditempatnya. Ia menatap punggung Tao yang menjauh.

“Hmm… Memang anak yang menarik.” Kris tertawa pelan.

 

 

Malamnya.

Chanyeol dan Kris kini berada didalam pub. Seharusnya mereka tidak boleh masuk karena belum cukup umur, namun dengan uang apapun bisa dilakukan.

 

“Baekhyunnie~”panggil Chanyeol pada salah satu pelayan di pub itu.

 

“Ne? Mau pesan apa, tuan Chanyeol?” tanya Baekhyun sopan sambil menunduk.

“Mwo! Kenapa kau bicara sopan seperti itu padaku. Kau ini namjachingu-ku, lho.” Chanyeol membelai rambut Baekhyun.

Tentu saja Baekhyun jadi tidak nyaman. Ia melirik kekanan dan kekiri dengan tatapan cemas. Pelan Baekhyun melepas tangan Chanyeol dari kepalanya.

“Jangan seperti itu, tuan Chanyeol. Aku sedang kerja. Nanti bos-ku marah.” Bisik Baekhyun pelan.

Chanyeol menghela nafas panjang. “Aku malah tidak mau kau bekerja ditempat ini. Jika kau perlu uang, kau bisa minta padaku saja. Iyakan, Kris?”

Kris hanya menghela nafas dan mengiyakan dengan malas.

“Aku tidak bisa seperti itu. Kalau kau tak ingin memesan, aku akan ketempat lain.” Baekhyun melangkah pergi namun Chanyeol langsung mencegahnya.

“Aku pesan vodka dan brandy.”

“Mwo? Kau mau semabuk apa?” Kris langsung menyipitkan matanya. Chanyeol tetap tersenyum lebar.

“Kalau tuan Kris?” tanya Baekhyun sopan tidak memperdulikan pesanan Chanyeol.

Kris tersenyum. “Aku vodka.”

 

“Baiklah kalau begitu. Tunggu sebentar.” Baekhyun melangkah pergi dari meja Kris dan Chanyeol.

 

Kris menggeleng pelan melihat Chanyeol yang masih memperhatikan Baekhyun.

“Kau ini. Jangan perhatikan dia seperti itu. Tatapanmu sungguh mesum.”

“Oh ya? Memangnya salah memperhatikan pacarku sendiri dengan wajah mesum?”   

Kris memutar bola matanya. “Putuskan Kyungsoo dan seriuslah dengan Baekhyun.”

“Baekhyun tidak masalah kok. Dia tahu pasti kalau aku masih berpacaran dengan Kyungsoo.”

“Terserah, sih.” Kris mengangkat bahunya.

“Oh ya! Kau tertarik pada anak yang bernama Tao, kan? Sejak kapan kau mengenalnya?”

Kris tersenyum dan tertawa pelan. “Tao? Hahaha… Dia daebak! Awesome!”

“Segitu hebatnya?” tanya Chanyeol penasaran.

“Tentu.. Aku melihatnya kemarin saat ia sedang marah- marah sendiri ditaman belakang sekolah sambil memanyun- manyunkan bibirnya. Kupikir dia unik. Aku jadi penasaran dengannya.” Jelas Kris.

Chanyeol mengangguk kemudian ia kembali tersenyum lebar saat Baekhyun datang dengan minuman Kris dan Chanyeol.

“Silahkan.” Ujar Baekhyun sambil tersenyum manis.

“Xie xie.” Kata Kris sambil mengambil vodka-nya. Baekhyun mengangguk dan meletakkan pesanan Chanyeol dimeja.

“Aku tunggu dihotel biasa.” Bisik Chanyeol.

Baekhyun menatap Chanyeol sesaat kemudian menggeleng. “Tidak hari ini. Aku sangat lelah.”

“Baiklah. Aku tunggu sampai kau pulang.” Chanyeol masih tidak menyerah. Baekhyun menghela nafas kemudian mengangguk. Setelah itu Baekhyun pergi dari meja Kris dan Chanyeol.

 

“Hotel? Aigoo…” Kris menghela nafas. “Kau harus minta maaf dengan benar saat memutuskan Kyungsoo.”

“Kenapa kau suka sekali membahas hal itu?” Chanyeol meneguk vodka-nya. Namun matanya menyipit dan melirik gelas vodka berwarna hitam transparan itu.

“Jus jeruk?” mata Chanyeol membulat setelah sadar bahwa gelas vodka-nya terisi jus jeruk. Kris tertawa pelan kemudian melirik gelas brandy pesanan Chanyeol juga.

“Ini benar- benar brandy. Mengapa vodka-mu berubah menjadi jus jeruk?” tanya Kris sambil tertawa dibuat- buat.

“Kerjaan Baekhyun.” Bisik Chanyeol pelan kemudian senyuman manis tersungging dibibirnya. “Ini yang aku sukai darinya, Kris.”

Kris mengangguk dan memegang pundak Chanyeol. “Dia namja yang baik.”

Chanyeol melirik Baekhyun yang berdiri dimeja bartender. “Makanya aku ingin melindunginya.”

 

 

Keesokan harinya.

 

Kris dan Chanyeol masuk kedalam kelas bersamaan. Tentu saja teriakan gadis- gadis fangirl mereka menyambut kedatangan sang duo namja perfect disekolah itu.

Tapi fangirls itu mendadak diam saat Kyungsoo masuk kedalam kelas KrisYeol. Chanyeol yang sudah duduk dibangkunya langsung menelan ludahnya.

“Kenapa tadi malam tidak membalas SMS dan SNS-ku?” tanya Kyungsoo sambil memanyunkan bibirnya.

Chanyeol tersenyum dan memegang tangan Kyungsoo. “Mianhae, chagiya. Aku terlalu lelah tadi malam.” Alasan Chanyeol.

“Baiklah. Lain kali kau katakan padaku dulu kalau kau ingin istirahat.”

Chanyeol mengangguk. “Ne~”

 

Teng Tong Teng Tong

 

“Ah! Aku masuk kelas dulu. Nanti makan pas istirahat siang kita sama- sama, ya.” ujar Kyungsoo sambil keluar dari kelas KrisYeol yang dijawab anggukan kecil dari Chanyeol.

Kris memegang pundak Chanyeol kemudian tersenyum manis.

“Apa?” wajah Chanyeol berubah jadi kesal.

“Hahahaha.. Aku hanya kasihan padamu.” Kris tersenyum mengejek. Chanyeol dengan malas memutar bola matanya.

 

 

 

Jam istirahat.

Tao sedang makan siang bersama temannya yang bernama Sehun dikantin. Bisa dibilang kalau Sehun adalah sahabat Tao sejak SMP.

“Jadi Kris sedang mendekatimu?”

“Uhuk uhuk!!!” Tao yang sedang meminum susu kotaknya langsung terbatuk- batuk karena ulah Sehun.

Dengan rasa bersalah Sehun mengelus- elus punggung Tao. “Gwechana?”

Tao mengangguk dan mengusap mulutnya. “Mwoya, Sehunnie! Darimana kau dapat gossip seperti itu?!”

“Kau tidak tahu, sih? Menyebar, lho. Aku sih lega- lega saja. Habis dulu dia mengincar Luhan. Padahal aku sudah naksir Luhan sejak dulu.” Omel Sehun.

“Jadi kau lega kalau aku jadi incaran Kris selanjutnya!” Tao memanyunkan bibirnya.

Sehun tertawa pelan. “Setidaknya kau juga menyukainya, kan?”

Wajah Tao berubah merah. “Ap! Apa yang! Aku! Tidak.. Bukan begitu!” Tao langsung salah tingkah. Sehun tambah keras tertawa melihat tingkah polos temannya itu.

Tap

Tiba- tiba namja tinggi dibicarakan berdiri disamping meja mereka. Sehun tersenyum manis pada Kris yang dibalas senyuman juga oleh Kris. Sedangkan Tao hanya mengerjapkan matanya beberapa kali melihat sosok Kris yang kini tepat berdiri disampingnya.

“Boleh aku bergabung?” tanyanya ramah.

Sehun mengangguk walau Tao hanya diam saja. Kris duduk dibangku yang ada tepat disamping Tao.

“Aku mengganggu kalian?” tanya Kris lagi.

“Tentu tidak. Aku sudah selesai makan, kok. Aku ke klub dance dulu ya, Tao, Kris-sshi. See you in the class, Tao.” Sehun bangkit dari kursinya dan pergi keluar dari Kantin dengan tawa aneh.

Tao menghela nafas panjang. “Sehunnie paboya!!

 

“Kau punya waktu sepulang sekolah? Bagaimana kalau kita jalan?”

“Eh?” Tao langsung mengalihkan pandangannya pada Kris.

“Ini ajakan kencan.”

 

Deg

 

Wajah Tao langsung merah padam. “Aku sibuk.”

Kris tertawa pelan. “Haha.. Jadi kau sibuk? Kalau begitu lain kali saja.” Kris menggigit sandwich-nya.

Tao mengangguk cepat.

“Biasanya Kris-ge bersama Chanyeol-sshi, kan?” Tao mencoba bersopan santun dengan memanggil Kris-ge karena Kris memang satu tingkat diatasnya. Memang seharusnya ia sejak awal memanggil –ge.

“Wow.. Kau memanggilku dengan sebutan –ge, ya. Bagus! Kalau Chanyeol sekaraang … dia bersama itu tuh.” Kris menunjuk meja yang ada didekat jendela. Nampak Chanyeol dan Kyungsoo sedang menikmati makan siang bersama. Tao mengangguk kemudian memakan roti isi keju kesukaannya.

“Jadi? Untuk apa Kris-ge kesini?” tanya Tao polos.

“Tentu saja ingin menemuimu. Kau ini!”

“Memangnya apa yang kamu mau bicarakan denganku?” mata Tao mengerjap beberapa kali. “Kita sama sekali tidak pernah berbicara sebelumnya dan Kris-ge…Lagi pula ini aneh. Bisa saja gege berniat buruk padaku.”

Kris memandang Tao tajam. “Jadi karena itu Tao jadi segan padaku?”

“Iya.” Jawab Tao sambil mengangguk.

Kris ingin sekali tertawa melihat kepolosan namja bermata panda itu. Tao menghela nafas panjang.

“Aku sudah selesai makan.” Ujar Tao akan berdiri namun tangan Kris membuat Tao kembali terduduk di kursinya.

“Masih mau menolak ajakanku pulang sekolah?” kali ini wajah Kris mendekat kewajah Tao. Otomatis sang panda manis itu sedikit terkesiap karena kesempurnaan Kris terlalu dekat dengannya.

“A…Aku ada kegiatan klub sepulang sekolah.. Jadi maaf, gege.” Tao tersenyum tipis kemudian berjalan pergi dari kantin meninggalkan Kris yang terlihat sedikit kesal.

“Aish! Kenapa sulit sekali sih.” Kris mengacak- acak rambutnya kemudian melirik kearah Chanyeol.

Ternyata Chanyeol dari tadi memperhatikannya dengan Tao. Chanyeol mencibir sambil mengatakan Rasakan-Kau-Ditolak-Ya dan hal itu membuat Kris melemparkan susu kotaknya kearah Chanyeol. Beruntung refleks Chanyeol bagus dan langsung menangkap kotak susu itu. Chanyeol malah tersenyum dan berterima kasih pada Kris.

“Jinjja!” Kris memutar bola matanya.

 

 

Sepulang sekolah.

 

“Tao mau menggambar apa?” tanya Lay sambil membalikkan buku sketsa-nya. Tao tersenyum dan mengeluarkan boneka panda sebesar telapak tangan dari tasnya.

“Igo, gege.” Ujar Tao senang.

“Kyeopta~ Ini milikmu? Mirip sekali denganmu.” Lay tertawa kecil sambil mengelus rambut Tao.

“Ini pemberian mama-ku… sebelum meninggal.” Tao masih saja tersenyum manis walau ekspresi wajahnya sedikit sedih. Ia tatap boneka panda kecil itu dengan tatapan berbinar- binar.

Lay tersenyum manis.

“Jadi Tao mau menggambar panda itu?”

“Ne! Aku akan menggambarnya di taman belakang. Lay-gege mau ikut?” tanya Tao sambil kembali memasukkan boneka panda itu kedalam tasnya. Lay mengangguk mantap.

“Baiklah. Ayo! Tapi kita harus minta izin dulu dengan ketua klub.”

“Oke, gege.”

 

 

Sementara itu. 

Dilapangan Basket SMA Gun Sang.

 

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAA!”

“KYAAAAA! YOU MAKE ME CRAZY!!”

“KRISS!! LOOK AT ME”

“LOVE ME! OH MY GOD! YOU ARE SO HOT”

“KYAAAAAAAAA! CHANYEOL!!”

“KRIS! COULD U MARRY ME!!”

“SO HOT! YOU ARE SO SEXY!”

 

Teriakan itulah yang mendominasi lapangan basket yang kini sedang dipakai oleh klub basket untuk berlatih. Kris dan Chanyeol memang salah satu anggota inti klub basket sekolah.

“Yak! Latihan selesai!” ujar Kapten klub basket itu yang tidak lain adalah Park Chanyeol.  Semua anggota klub mengangguk dan bubar.

 

Kris berjalan menuju tas ranselnya dan mengambil botol air minumnya. Tubuh Kris yang berkeringat membuat kesan seksi, tentu saja membuat fangirls langsung berteriak minta ampun.

Chanyeol dan Kris duduk dibangku dekat ransel mereka yang ada disamping lapangan basket.

 

“Ribut sekali penggemarmu.” Chanyeol menutup kupingnya tanda ia sangat terganggu.

Kris mengangkat bahunya dan meletakkan kembali botol air minumnya didalam tas. Chanyeol memberikan handuk kecilnya pada Kris. Disambut dengan senyuman maut yang membuat fangirl kembali berteriak.

“Lebih baik kita pergi dari sini.” Kris mulai muak.

 

 

Kris dan Chanyeol berhasil kabur dari fangirl mereka. Kini mereka ada ditaman belakang sekolah. Dengan nafas terengah- engah dan baju basket yang masih melekat dibadan, Kris dan Chanyeol malah terlihat lucu.

“Yeoja sialan! Beraninya mereka membuatku berlari seperti ini!!” teriak Kris kesal. Ia masih mengatur nafasnya akibat berlari tanpa henti selama 10 menit. Chanyeol mengangguk mantap dan mengelus dadanya.

“Kadang yeoja itu mengerikan, ya.” Chanyeol menghela nafas panjang.

“Makanya aku benci yeoja!” Kris bergidik ngeri.

 

“Kyahaha! Kenapa gambarmu jadi seperti itu, gege!”

 

Suara Tao tertangkap oleh telinga Kris.

“Tao?” Kris langsung celingak celinguk mencari sosok Tao. Chanyeol juga ikut- ikutan mencari sosok Tao. Akhirnya mata kedua namja tinggi itu terhenti pada kedua namja yang kini sedang duduk dibawah pohon ek.

Tao dan Lay.

“Omo! Incaranmu kini sedang ngapain sama namja lain tuh.” Chanyeol terkekeh pelan. Kris memutar bola matanya dan menarik tangan Chanyeol untuk berjalan mendekati Tao.

 

Tap

 

Lay dan Tao menyadari kalau ada yang mendekati mereka. Mereka berdua mendongakkan wajah mereka agar bisa menangkap pemilik kaki panjang yang kini ada dihadapan mereka.

“Kris-gege!” bisik Tao.

“Sedang apa disini?” tanya Kris langsung duduk disamping Tao. Chanyeol mengambil posisi duduk disamping Kris.

“Aku? Sedang menggambar bersama Lay-gege.” Tao merangkul pundak Lay sambil tersenyum manis. Lay nampaknya agak kaget melihat Kris dan Chanyeol tiba- tiba menghampiri mereka.

“Menggambar apa?” Kris melirik buku sketsa Tao. Dengan bangga Tao menunjuk boneka panda yang terletak diatas tasnya.

“Panda?” Chanyeol melirik boneka itu kemudian melirik Tao. “Kalau dilihat- lihat kamu memang mirip panda, ya.” kata Chanyeol sambil manggut- manggut kearah Tao.

Tao tersenyum kemudian mengulurkan tangannya. “Huang Zi Tao.”

“Park Chanyeol.” Chanyeol menyambut uluran tangan Tao dan tersenyum. “Ternyata kau anak yang ramah, ya. Dan kamu?” mata Chanyeol teralih pada Lay.

“Aku Yixing. Panggil saja Lay.” Lay tersenyum manis. Chanyeol mengangguk.

“Aku Kris. Perkenalkan.” Kris tersenyum kearah Lay.

 

Setelah seksi perkenalan, Tao kembali mencoba menggambar boneka panda itu. Lay juga kembali mencoba menggambar boneka panda Tao walau awalnya hasil gambar Lay kurang memuaskan.

 

“Kami tidak mengganggu, kan?” tanya Kris yang disambut oleh gelengan Lay dan Tao.

 

Kris mengamati Tao yang sedang menggambar. Menurut Kris, namja panda yang ada disampingnya itu sangat menarik. Semua yang ada didalam dirinya sangatlah menarik.

Ternyata gambar Tao tidak terlalu buruk. Malah sangat indah. Lay tersenyum melihat hasil gambarnya yang juga lumayan bagus dari gambarnya yang tadi.

Piip

Ponsel Lay berbunyi. Saat itu ia langsung mengecek ponselnya.

“Ah! Tao~ Mianhae.. Suho mengatakan ingin bertemu denganku. Aku pulang duluan ya.” bisik Lay tepat ditelinga Tao.

“Baiklah, gege. Hati- hati dijalan, ya.” Tao tersenyum manis. Lay mengangguk kemudian membereskan peralatan gambarnya kedalam tas. Setelah menyandang tasnya. Lay berdiri dan pamit pada Tao, Chanyeol, dan Kris. Lay langsung berlari kecil pergi menuju tempat tujuannya.

 

Chanyeol kini memutuskan duduk disamping Tao. Jadinya Tao diapit oleh duo twin tower sekolah itu.

 

“Gambarmu bagus.” Puji Chanyeol.

“Xie xie, hyung.” Tao tersenyum bangga. Kris langsung memutar bola matanya.

“Hey! Jangan gombal deh disini. Urus saja kekasihmu. Jangan goda- goda Tao.” Kris nampak sedikit kesal.  Chanyeol hanya mencibir kearah Kris.

Tao tidak terlalu mengacuhkan kedua sahabat itu. Ia lebih memilih melanjutkan gambarnya daripada mendengarkan kedua namja yang mengapitnya itu kembali berdebat.

 

Setelah 1 jam lebih menggambar, akhirnya Tao memutuskan untuk pulang karena sudah terlalu sore. Kris dan Chanyeol juga sudah ingin pulang. Mereka bertiga berjalan menuju gerbang sekolah.

Chanyeol pulang duluan dengan mobilnya.

Alhasil Kris dan Tao hanya tinggal berdua diparkiran sekolah.

 

“Nah! Sampai jumpa besok, gege.” Tao akan berjalan menuju gerbang namun tangannya kembali dipegang oleh Kris.

“Biar aku antar pulang, ne.” ajak Kris.

“Rumahku tidak terlalu jauh, gege.” Tolak Tao halus.

“Walaupun begitu, aku ingin mengantarmu pulang.” Kris mencoba memakai cara memelas untuk menarik simpati Tao sekarang. “Kumohon.”

Tao menatap tajam Kris. “Suatu hari ada seorang pangeran yang dielu- elukan oleh semua manusia. Ia sangat sempurna bahkan tak kurang satu celahpun. Ia bisa dapat apapun yang ia inginkan. Kekasih yang pantas untuknya. Dan suatu saat pangeran tersebut mendekati seekor panda yang ada didalam hutan.”

Kris berhasil dibuat melongo oleh cerita Tao. “H..Ha?”

Tao tersenyum kemudian menunjuk kedada Kris. “Cerita itu tidak nyambung, kan? Aku hanya tak bisa menangkap maksud gege mendekatiku secara tiba- tiba.”

Tao membalikkan badannya dan berlari pergi meninggalkan Kris yang masih melongo ditempatnya.

“…Panda? Hmpp!” Kris tertawa. “HAHAHAHAHAHAHA!!!!” Dia memegang perutnya sambil tertawa keras.

“Hihihi!” Kris mencoba mengatur nafasnya setelah puas tertawa. “Awesome! Tao kau benar- benar daebak!!”

Kris masuk kedalam mobilnya dan kembali tersenyum. “Apa salahnya jika pangeran jatuh cinta pada sang Panda?”

To be Continueeee >.<

lanjut tidaknya saya tanyakan kepada reader ^^

RCL please ne~

kalo gak sama suruh TAO nge-wushu #maksa amat dah nih author -____-

gamsahamnida~ 

156 thoughts on “TAORIS FF | BELOVED | Part 1

  1. Ini fic bagus bngt! Aku baru nemu,u(mungkin karena aku jarang hunting(?) fic taoris di WP)
    ringan tetapi tidak membosankan,
    style writing’a(?) suka bngt🙂

    terimakasih sudah berkarya
    semangat yah kaka!

  2. aku udah baca part 7 tp belum part 1 alhasil aku ngubek2 terus baca dari awal :3 aku suka ff bikinan eonnie bahasanya gak ribet gak berat anti kerut anti bocor(?) kris udah gak misterius lagi hahaha

  3. lw begini aku bisa jatuh sayang ma tao..polos bngt kamu nak,tadinya kurung suka taoris.pi pas baca ini beneran langsuk klop ma nie couple.jadi nambah lagi otpnya.kris kamu terpikat ke polosan tao ya,

  4. Hue baru nemu ini ff ternyata udah sampe chapt 7….
    Aku suka ff eonni bahasa nya ga ribet juga teratur ..
    Chapt 1 masih lovey dovey ya… Lanjut chapt 2 ya eon🙂

  5. disini Tao bener2 polos banget,demen banget sama couple taoris ini,suka banget nih sama ff beloved😀 gemes sendiri sama Taonya hehe

  6. annyeong..reader baru nich…

    FF’x daebak…suka bgt apa pairing Taoris…apalgi Tao’x polos bgt….^^b

  7. Holla kak aku yg dlu u-name’a silent reader *gak mau tahu* tp brhubung e-mail’a tdk bisa di buka jd ganti e-mail n u-name jg😥
    Yah istri yamapi ini jd nambah sedih jg krna jrg ubek” wp kakak lg T_T *sesi curcot end*

    “kerjaan baekhyun” kok berasa oh-so-sweet sekali ya haha xD
    tao keliwatan(?) polos’a di deketin pangeran yg menaiki naga dtg menghampiri hrus’a bangga ada crta legenda baru tntg panda-naga *mulai gaknyambung* -,-

    berhubung kakak gak nyuruh comment panjang, aku brsyukur sekali soale kdg kalo bca ff bagus suka speechless T_T *mian* hehe

  8. gak salah tuh tao gambarnya daebak? -_- yang ada malah gak berbentuk sama skali kayak gambaran kris, malah yang daebak gambaran si Lay hahaha xD tapi kece tao polos kebangetaaaan hoho keep writing!

  9. Entah yah, tapi fanfic ini mungkin bisa di bilang kaya kembang gula wkwk
    gitudeh pokoknya susah di jelasin, mungkin kalo baca terus bakal tambah seru yaa

  10. Bru liat ni ff, trnyata udah ampe chapter 7 o.O
    masi KTS bru nih hehe🙂

    Waah ceritanya kyaknya bkal seru nih, disini taonya polos bgt, srsa pngen di kantongin bwa pulang nyampe rumah lngsng di kandangin haha

  11. baru nemu wp ini.
    baru tahu ff ini.
    baru baca ff ini.
    pengen ngasih tau…
    k.e.r.e.n itu kristao my favorite couple<3
    AAAAAA

  12. itu dongengnya Tao polos banget yak-,-. Kalau jadi Kris mungkin aku juga bakalan bingung awalnya. Epep nya keren:)

  13. salam kenal aq fujoshi baru..
    yang truly madly falling in love ama couple PaGa dan BuPan yang 1 ini…

  14. kyaaaa~ baru nemu ff ini… keren sekali ><
    apalagi aku taoris shipper, jadinya aku sukaaaaaaaa bangettttt~!!!
    ceritanya bagus, alurnya juga rapi.. enak bacanya
    apalagi ini ceritanya masa-masa high school, favorit banget.

    Tao polos bgt ya,
    tapi kamu hebat nak. Tanpa berbuat apapun, bisa menakhlukan pangeran sekolah hehe.
    Chanyeollie astagaaaa, dapat kyungsoo, dapat baekhyun juga. ckckck😀

  15. demi apa gw kudet baru tau ini ff gegara rekomen temen dan ternyata udah chap7 ?? like this yooo like this ~

    siap2 kebut baca chapt selanjutnya .. *kaburrrrr~

  16. Aku ngerti jalan ceritanya *?*
    Gaenak bgt di kejer” fens hahaha

    Tao suka juga sama kris ._. Kirain cuma kagum doang hehehe

  17. Omo eonnie! Aku baru baca ff yg ini.. Sepertinya seru sampe begadang.. Aku udah bc smpe 7, tapi errr… Aku bc dr hp jadi susah loadingnya buat rcl .. Oh iya aku ini @syananaa yg di twitter.. Aku minta pswrd nya untuk chapter 8,ne? Aku tunggu dm nya di twitter, gomawo *bow* ^^

  18. Huaaaaaa nyoba2 baca taoris ff ternyata keren juga !!!!
    Jujur aku bkan pnggmr yaoi bgt .. Aku pilih-pilih klo mau baca yaoi … Aku blum pernah baca yaoi slain exo .anti banget krna nggk ngefeel ke aku nya .. .. Plgn aku baca chanbaek klo nggk kaisoo …. Trus ini nyoba2 taorisss . Huuuu jjang ! Daebak !!!
    Heheh
    bntr lagi semua aku sabet buat baca deh kayaknya . Kkk

  19. Anyeong saya reader baru nih
    Pertama kali masuk wp ini…
    Dan untuk pertama kali saya baca ff eonni tapi aq telat disini udah sampai chapter 7 T.T

  20. ahhh… ceritanya bagusss :-*
    HIDUP TAORIS COUPLE yeeyy.. (sekali baca ff taoris langsung ketagihan) keeepp writtinggg ya… caiyyooo (^_^)q

  21. My Panda memang yang terbaik … paling suka baca ff yang main cast nya bias q ….. gumawo onie ….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s