SCARY LOVE-EXO 2SHOOTS/1

SCARY LOVE © 2012 LarasYang

-present-

Main cast : 

Kim Jong In 

Xi Luhan

PARK CHANYEOL

BYUN BAEKHYUN

OTHER:

Oh Se Hun

D.O

SUHO

Leght :ONESHOOT

Genre:

Romance, Life

Word count:

3934 words

WARNING!!

Transgender

HAPPY READING/1SHOOT


Luhan Pov

Kabut malam ini begitu pekat, membuatku sedikit susah untuk menelusuri jalan setapak yang biasa aku lalui saat ingin kembali ke petakan sederhana ku.

Mencoba untuk menajamkan mata belokku yang sudah mulai berair. Itu satu-satunya cara agar aku tidak tersesat,karena aku hanya sendiri dijalanan sepi ini.

Seoul memang terkenal ramai pada malam hari, namun tidak di tempatku ini. Dipinggiran kota yang jarang terjamah oleh kaum elite.

Yah, hanya golongan lemah ekonomi  sepertiku yang tinggal di daerah sekitar sini, dan mereka bukanlah tipe orang pekerja keras seperti orang-orang di pusat kota Seoul. Barangkali itulah yang membuat warga di sekitar tempat tinggalku sulit untuk maju.

Hanya aku yang selalu pergi dini hari dan pulang tengah malam untuk mencari peruntungan demi sesuap nasi untuk dirikku sendiri.  Hanya sendiri, aku hidup sebatang kara di petakan sederhana ku.

Kadang penduduk sekitar sini sering menanyai ku tentang keluargaku. Dan jawaban yang sama selalu aku berikan pada mereka, aku terlahir dari tangan Tuhan.

Tuhan Sang Pencipta Makhluk dan segala isinya di muka bumi ini, dia yang menciptakanku untuk lahir kedunia ini melalui tangan-tangan manusia yang bisa menjalankan amanahNya. Tapi sungguh disayangkan, aku terlahir dari rahim yang tak memenuhi amanah itu. Aku di buang saat usiaku masih 1 Tahun. Begitulah sekiranya cerita yang aku dapat dari orang yang merawatku sampai usiaku 21 Tahun.

Kini usiaku sudah beranjak 22 Tahun, dan tepat setahun yang lalu aku melarikan diri dari orang yang merawatku. Bukannya aku tidak tahu terimakasih, itu terlihat sangat rendah. Hanya saja, jika aku tidak lari mungkin aku akan menjadi manusia paling hina saat ini.

Wanita penghibur di Club. Posisi itu yang Ia tawarkan padaku waktu itu.

Harus aku akui, aku memiliki hutang banyak pada Lee Ahjussi, orang yang mengangkatku itu. Tapi . . . aku tak mungkin menuruti saja perintahnya yang sudah diluar batas normal.

Maka pada tengah malam waktu itu, saat Lee ahjussi sudah tertidur lelap aku putuskan untuk pergi meninggalkan kediamannya.

Memutuskan untuk menjadi gelandangan saja, sebelum aku mendapatkan tempat yang layak.

Namun aku sungguh beruntung.  Malam itu. . . Setelah melewati perjalan jauh dari pusat kota, aku berhenti  tepat  di depan petakanku saat ini.

Waktu  itu aku sangat kedinginan, dan sang pemilik petakan menemukanku tengah menggigil di depan pintu petakannya.

Sungguh pemilik yang baik hati dan tampan, Ia mengizinkan ku untuk menginap dipetakannya.

Sampai detik ini aku masih diizinkan tinggal dipetakannya, dengan bayaran aku membantunya bekerja di toko laudry miliknya. Toko Laundry yang buka 24 jam.

Kebetulan sekali hari ini aku mendapat shift malam sekitar pukul 9 sampai pukul 12 malam.

Maka itulah aku pulang sangat larut malam ini. Tuan Oh sebenarnya telah memperingatkanku untuk pulang lebih awal karena cuaca di Seoul yang sedang buruk akhir-akhir ini. Tapi aku mengabaikan peringatannya, aku fikir dia tak akan mengomeliku saat aku tiba di petakan nanti karena memang Ia sedang ada urusan keluar kota.

Sungguh aku menyesal jika seperti ini jadinya.  Aku terjebak sendiri dijalanan berkabut >.< oughhh

Andaikan Tuan Oh ada di Seoul, dia pasti sudah menemukanku sekarang.

“Hei. . . kau yang disana!”

Samar kudengar sebah suara  … Eungg.. suara siapakah? Apa mungkin Tuan Oh?

 Ah ania… dia masih 2 minggu lagi kembali……

Dengan perasaan cemas bercampur penasaran, aku putuskan untuk menolehkan kepalaku kekanan dan kekiri  untuk mencari arah sumber suara.

Namun NIHIL. .

Aku tak melihat apapun, ini terlalu gelap kurasa!

 “Ck. . Apa kau tuli? Kemarilah!”

DEG

Jantungku memopa lebih cepat saat mendengar suara itu lagi, namun kini semakin keras dan sedikit serak.

Membuatku memikirkan berbagai kemungkinan negatif.

Bisa jadi pemilik suara itu pemabuk yang sedang kehilangan akalnya dan tak sengaja mendengar derap langkahku?

Atau mungkin pembunuh bayaran yang memang ingin mencelakakanku? Oke yang ini sepertinya sangat mustahil ==” Orang miskin seperti ku siapa juga yang mengincar?

Hahaha babo..

Aku pukul pelan kepalaku saat kurasa pemikiran negatif itu semakin tidak masuk akal. Maka dengan memutuskan untuk mengabaikan suara aneh itu aku berjalan melanjutkan perjalananku menuju petakan yang aku rasa jaraknya tinggal beberapa menit lagi.

Grep

Belum sempat aku melangkah lebih jauh, sesuatu yang kekar tiba-tiba menahan pergelangan lenganku keras membuat tubuhku yang mungil sulit untuk digerakan.

“Tolong aku!”

Omo! Suara itu lagi…

Apa orang yang tengah memegang lenganku saat ini adalah orang yang sama dengan pemilik suara-suara tadi?

Entahlah… tapi yang jelas aku tidak dalam posisi baik-baik saja saat ini.

Apa dia akan membunuhku?

Hemm Tunggu dulu! Bukankah suara itu menyebutkan kata tolong?

Ya , Kalau aku tidak salah dengar dia bilang tolong.

“Nuguya?”

Dengan naluri kemanusiaan ku yang masih tersisa aku beranikan diri untuk berbalik menghadap sosok di belakangku.

“Tolong ak-“

Brukk

“Hyaaa Kau!”

Belum sempat aku melihat rupa orang itu dalam kepekatan kabut, tubuh kekarnya tiba-tiba menimpa tubuh kurusku, membuatku oleng seketika.

Dengan susah payah aku menyeimbangkan diri dengan menahan tubuhnya yang berat, namun akhirnya aku terjatuh juga dengan posisi duduk dan mendekap tubuh orang itu.

“Uhuk..”

Sebuah cairan hangat tiba-tiba terasa di punggungku, yang aku yakini adalah muntahan dari orang itu..

Sial…

Apa dia mabuk berat sampai muntah seperti ini?

“Ya Kau. . . Bangunlah!”

Dengan susah payah aku tegakkan tubuh orang itu untuk menjauh dari tubuhku, tapi sepertinya sia-sia. Beratku tak sebanding dengannya.

Maka aku putuskan untuk membangunkannya dengan menepuk sebelah pipinya menggunakan tanganku yang bebas, namun tetap tak ada respon.

Sepertinya dia pingsan! Dan ini masalah besar untukku.

Bagaimana caranya aku pulang jika menegakkan tubuhnya saja aku tak bisa?

Oke Hell…  Aku harus menunggunya hingga tersadar..

Tak ada cara lain bukan?

Ini  sepertinya akan menjadi malam terpanjang sepanjang hidupku di jalanan.

Dan kurasa mataku sedikit mengantuk. . . .

 

Luhan pov end

.

 

 

.

 

.

 

Author Pov

Pagi yang mendung menghiasi pinggir kota Seoul hari ini, membuat semua orang yang masih terlelap enggan untuk membuka matanya.

Angin dingin yang sedikit bertiup kencang membuat semua orang semakin malas untuk terjaga. Tak terkecuali bagi dua orang yang terlihat seperti gelandangan dipinggir jalanan sepi. Mereka masih tertidur.

Tanpa selimut dan alas hangat lainnya untuk mengahangatkan tubuh mereka, dengan lelapnya mereka saling mendekap untuk berbagi kehangatan.

Terlihat seorang namja tampan,salah seorang diantara keduanya tengah menumpukan tangannya sebagai bantalan untuk Yeoja mungil yang berada dalam dekapannya. Meski tak seempuk bantal ,Yeoja itu sama sekali tak terlihat tidak nyaman dengan keadaannya.

Dengan sebelah tangannya ikut mendekap namja tampan disebelahnya, Yeoja itu menenggelamkan wajahnya pada dada bidang si namja. Nyaman ~

Sekilas mereka terlihat seperti pasangan gelandangan yang baru saja tengah berbulan madu di tempat yang tidak biasa. CK

Untung saja jalanan pagi ini masih sangat sepi, jika tidak mereka sudah ditangkap petugas razia gelandangan.

“Eungg”

Lengungan singkat keluar dari bibir tipis Yeoja cantik yang masih memejamkan matanya. Menggerakkan tubuhnya sedikit kekiri menjauhi tubuh namja disebelahnya. Masih belum sepenuhnya tersadar, Yeoja cantik itu memposisikan dirinya untuk duduk lalu merentangkan tangannya dan menguap lebar.

Mengusap pelan matanya yang masih mengantuk lalu mencoba mengedarkan pandangannya ke segala penjuru.

Merupakan kebiasaan Yeoja itu setiap pagi di ranjang sederhananya, namun kali ini sungguh sangat berbeda.

“ehh?”

Masih dalam 75% kesadarannya, namja itu memicingkan matanya heran saat mendapati kamarnya sudah jauh berbeda, lebih mirip jalanan beraspal. Memutuskan untuk kembali mengusap matanya lebih cepat agar kesadarannya cepat kembali.

Dan tepat saat 100% kesadarnnya ,Yeoja cantik itu ternganga dengan mata sebulat bakpao melihat jalanan sepi tempatnya berada saat ini.

“mwoya?”

Lebih kaget lagi saat melihat kesamping kanan seorang namja tampan tengah terbaring dengan wajah pucatnya.

“Apa yang terjadi sesungguhnya? Aishh”

Yeoja itu memukul keras kepalanya, berharap penjelasan muncul segera diotaknya namun Ia hanya terdiam saat sekelebat potongan cerita semalam memenuhi otaknya, tepatnya saat pemilik sosok suara aneh menimpanya dan membuatnya terjebak.

Hingga terlelap….

“Omona! Apa semalaman aku terlelap dijalanan ini bersama,, enggg dia.  Orang asing itu!”

Yeoja manis itu melihat ngeri kearah namja tampan yang semakin terlihat pucat,lalu menggeleng kuat seakan tak menerima kenyataan yang telah memenuhi otaknya.

“ANIAAAAAAAAA. Bagaimana mungkin aku bias tertidur bersama orang asing?”

Dengan panik  Yeoja itu berdiri dan berniat untuk segera meninggalkan orang yang membuatnya kehilangan kesempatan untuk merasakan tidur pertama kali dengan Tuan Oh kesayangannya. Namun seketika langkahnya berhenti saat wajah pucat milik si namja tampan memenuhi fikirannya.

“Sial.. Aku tak mungkin meninggalkannya sendiri disini”

Dengan berat hati, Yeoja itu memutar tubuhnya menuju namja tampan yang masih terlelap itu dan mulai untuk membangunkannya. Setidaknya membangunkannya saja sudah cukup. Cuaca pun dirasa semakin tidak bersahabat.

“Hei, Tuan… ireona! Ya…. Bangunlah..”

Dengan sangat tergesa Yeoja cantik itu menepuk-nepuk pipi si namja tampan,berharap sosok itu segera membuka matanya agar tugasnya segera selesai dan Ia bisa kembali kerumah petakannya. Tapi tetap tak ada reaksi.

“Tuan jebalyeo! Jangan membuatku susah seperti ini”

“Kyungseo ya~”

“ehh?”

“Maemi appoyo Kyungseo ah~”

“Kyungseo? Nugu”

“Sarangahae Kyungseo ah~”

“Tuan. .kau sepertinya mengigau!”

Bulir air mata tiba-tiba menetes dari pelupuk mata namja tampan itu,membuat Yeoja yang berada dihadapannya semakin kebingungan.

Namun jujur saja hatinya sedikit pilu mendengar rintihan  yang di alamatkan si namja tampan pada sesorang yang bernama Kyungseo! Apa mungkin orang itu kekasihnya?

Entahalah , sepertinya namja ini benar-benar butuh bantuannya.

Seketika namja cantik itu teringat pada sosoknya dulu yang pernah menjadi gelandangan.

Dan saat itu Tuan Oh yang menjadi penyelamatnya. Kalau begitu apa salahnya jika kini Ia yang menjadi malaikat untuk si namja tampan itu?

.

 

.

 

.

 

D.O Pov

Aku masih terpana pada pantulan diriku di cermin besar ruang makeup ini. Sangat cantik dengan busana pengantin berwarna Pink lembut dan rambut panjangku yang disanggul keatas membuat leher mulusku terkespos begitu saja.

Hari ini pernihkahanku dengan Suho oppa akan segera dilangsungkan.

Aku bahagia, itu sangat jelas.

 Tapi. . .  ada sedikit kecemasan dalam kebahagiaanku ini.

Kim Jongin….

Adik iparku sekaligus sahabatku sendiri.  Apa dia dalam keadaan baik-baik saja sekarang?

Dua hari yang lalu, tepatnya setelah aku memberitahukan kabar gembira mengenai rencana pernikahanku ini, aku tak lagi mengetahui keberadaannya.

Sia-sia saja jika aku bertanya pada Suho oppa, jawaban yang selalu aku terima jika bertanya soal Jongin adalah “MOLLAYO”

AH.. Dua kakak beradik ini memang tidak akur. Aku tak tau alasan pasti mereka, yang jelas sejak aku megetahui Jongin adalah adik dari Suho oppa, aku tak pernah melihat mereka bertegur sapa. Sungguh sangat aneh!

Dan lebih aneh lagi saat ini Jongin menghilang tanpa kabar berita,padahal aku berharap Ia menjadi salah satu saksi diacara sakral ku hari ini.

Sungguh harapan yang sia-sia.

“chagiya”

“oppa..”

Aku menatap tak semangat pada Suho oppa yang baru saja memasuki ruangan ini, sungguh aku tak mampu menyembunyikan perasaan kecewaku atas ketidak datangan Jongin hari ini.  Setidaknya Suho oppa harus mengetahuinya. Dia akan menjadi bagian dari hidupku sebentar lagi

“Oppa.. Apa kau tak ingin mencarikan Jongin untukku?”

“Aku tak bisa dear, mianhae”

Chu

Dengan senyum malaikatnya Suho oppa mengucap kata maaf itu sambil mendaratkan sebuah ciuman hangat dikening. Membuatku tak bisa lagi untuk protes.

 Suho Oppa sepertinya telah memegang kunci kelemahanku.

Selain merasakan sentuhan Suho Oppa, kelemahanku yang lain adalah melihat Jongin menangis.

Pernah sekali aku memergokinya tengah menangis di pojok kamarnya dengan posisi meringkuk.Sangat aneh, karena sebelumnya Jongin tak pernah menagis.

Ternyata malam itu penyakit maghnya tengah kambuh dan Ia terlihat begitu kesakitan. Meski  begitu,saat itu Jongin tetap terseyum kearahku.

Aku tahu, Jongin hanya berakting untuk menyembunyikan rasa sakitnya dengan tersenyum. Babo!

Aku menatap Suho oppa penuh arti setelah mengingat kembali kenanganku bersama Jongin. Andai saja Oppa mengerti seberapa besarnya arti Jongin dihidupku.

“Dear…. Wae? Mengapa kau menatapku seperti itu?

Suho oppa berucap lembut sambil mengusap puncak kepalaku. Ia sangat paham dengan perubahan ekspresi mukaku.

“Aniya… Oppa, aku hanya berharap suatu saat nanti oppa mau menceritakan padaku alasan ketidak akuran oppa dengan Jongin!”

Aku berucap gamang sambil menatap takut-takut kearah Suho oppa. Aku mengira Ia akan marah dengan permintaanku, tapi ternyata TIDAK.  Oppa hanya balas tersenyum tanpa mengiyakan ataupun menolaknya.

“Sebentar lagi acara kita akan dimulai Dear.  Just focus for it OK! Are you ready Dear?”

Dengan senyum malaikat yang masih setia menghiasi wajah tampannya,  Suho Oppa mengulurkan tangannya kearahku bak pangeran tampan yang mengajak putri cantiknya menuju lantai dansa. Tapi kali ini berbeda,Oppa mengajakku keruang resepsi pernikahan kami.

Aku sangat bahagia karena hari yang selama ini aku tunggu akhirnya datang juga. Memiliki Suho oppa seutuhnya adalah impian ku sejak lama,Jongin tahu itu.

Ck, lagi-lagi Jongin. . Apa tengah terjadi sesuatu padanya sehingga fikiranku selalu dipenuhi tentangnya?

“Dear…  are you ready?”

Aku terkaget saat Oppa menyentuh pipiku lembut. Membuyarkan segala lamunanku tentang Jongin .

Astaga… Sepertinya ada yang salah dengan otakku!  Aku harus segera fokus dengan pernikahan ini. Ok Kyungseo jangan berfikir macam-macam lagi.. STOP THINKING ABOUT JONGIN!

Aku memberikan senyum terbaikku pada Suho Oppa sebelum menjawab pertanyaanya.

“ Ne, sure… I’m ready my prince ^^”

Aku hanya bisa berharap ,Jongin juga dapat merasakan kebahagiaanku saat ini.

Dimanapun Ia berada.

D.O pov end

.

 

.

 

.                                      

 

Author Pov

Sudah lebih dari setengah jam tepatnya mereka- si namja tampan dan yeoja cantik yang tertidur dijalan tadi  tiba disebuah petakan cukup besar namun sangat sederhana.

Petakan inilah yang menjadi tempat berteduh dan melepas kepenatan si yeoja cantik yang kini sibuk membenahi dirinya didepan cermin.

Yeoja cantik itu sudah mandi sekitar 10 menit yang lalu dan kini Ia tengah berpakaian dan bersiap-siap untuk pergi bekerja ke toko Laundry milik tuan OH.

Dengan sangat berat hati Yeoja cantik itu memutuskan untuk meninggalakn namja yang menakut-nakutinya semalam di dalam kamar nyamannya.

Ia masih belum siuman dan badannya masih sedikit panas. Sepertinya Ia demam dan butuh istirahat banyak.

Semoga saja setelah dikompres panansnya akan segera turun dan Ia akan siuman.

Makanan pun telah tersaji rapih di dapur,dikarenakan petakan itu  tak memiliki satuset mejamakan beserta kursinya. Jika namja itu sudah terbangun nanti dan merasakan perutnya lapar, Ia bisa menemukan semangkok bubur ayam yang telah disipakan sang pemilik petakan.

Dengan langkah ringan namun pemikiran bercabang Yeoja cantik pemilik petakan itu melangkahkan kakinya keluar rumah.

Otaknya dipenuhi antara memikirkan asal-usul namja yang Ia tinggalkan di petakannya dan Tuan Oh yang tak kunjung pulang. Kedunya cukup membuat Yeoja cantik itu berfikir keras.

“Luhan noona”

“Eh. . .Chanyeol ah-“

Yeoja cantik yang disapa itu melambai sambil tersenyum manis kearah namja jangkung yang baru saja keluar dari petakannya. Sepertinya mereka tetangga.

“Noona kebagian shift  pagi hari ini?”

Suara berat bass mengalun dari sipemilik rambut keriwil di hadapan Luhan, Ia menatap Luhan intens dengan kedua mata beloknya.

Seperti memiliki ikatan genetik, dua orang itu-Luhan dan Chanyeol sama –sama memiliki mata belok nan indah.

“Ne, bagaimana denganmu?”

Luhan menjawab seadanya pertanyaan Chanyeol dan balik bertanya padanya. Entah mengapa meski mereka tetangga, Tuan Oh tak pernah memberi Shift yang sama untuk mereka berdua. Mungkin Tuan Oh tak ingin mereka membuang waktu kerja hanya untuk mengobrol nantinya.. Ya, mungkin seperti itu.

“Hari ini aku shift Malam nun, sial!”

Chanyeol menjawab kesal pertanyaan Luhan. Sepertinya shift malam menjadi sesuatu yang tak Ia sukai. Luhan hanya bisa tersenyum menahan tawa melihat ekspresi Chanyeol dengan mulut sedikit di poutkan. Terlihat imut dan kekanankan. Keyataanya Chanyeol memang lebih muda dua tahun dibawah Luhan.

“Shift malam tidak terlalu buruk Channie, hanya saja cuaca akhir-akhir ini yang tidak baik. Kau harus berhati-hati pulang nanti!”

Dengan naluri seorang kakak yang tinggi Luhan memperingatkan Chanyeol agar tak bernasib sama dengannya. Tertidur dipinggiran jalan karena kabut tebal dan sesuatu yang semakin membuatnya keruh, siapa lagi kalau bukan namja tak dikenal itu.

“SIAP noona! Aku akan berhati-hati. Semoga saja kabut malam ini tak setebal kemarin”

“Ne Semoga. . .Channie aku pergi dulu, sampai jumpa nanti ya!”

“Ne noona Annyeong”

Setelah saling melambai tangan, Luhan memfokuskan jalannya menuju toko Laundry yang terletak di arah dekat Kota Seoul. Sekitar 1 Jam dari pinggiran kota tematnya tinggal. Laundry itu sangat terkenal dan selalu dipenuhi pengunjung. Maka dari itu diperlukan petugas penjaga disetiap shift yang telah dibagikan.

Meski harus berjalan sekitar setengah jam dan setengah jamnya lagi ditempuh dengan bus Luhan tak mengenal lelah untuk bekerja setiap harinya. Malah Ia sangat bersyukur bisa dipekerjakan di Laundry milik Tuan Oh itu.

Bicara soal Tuan Oh, tidak bisa dipungkiri akan menimbulakan semburat kemerahan dipipi  mulus Luhan. Entah mengapa sejak Tuan Oh menolongnya malam itu, Ia memiliki perasaan yang sedikit berbeda. Semacam perasaan malu dan bahagia.

.

 

.

 

 

.

Still Author Pov

 

“Baekhyun Noona, Jebal! Kau jangan ceritakan pada appa dimana aku bekerja selama ini!”

“Aku tak bisa Sehunnie, mian..”

“Ck noona, sekali ini saja. Aku berjanji setiap seminggu sekali akan kembali kerumah, eottae?”

Namja tampan bernama Sehun itu meluncurkan aksi bbuing bbuingnya kearah sang noona yang masih saja betah mengacuhkannya sambil menonton Drama kesayangannya.

Mereka adalah kakak beradik dari keluarga Oh,meski mereka beda ayah namun keakraban mereka sangat jelas terlihat.

“Ne baiklah Sehunnie, Noona akan memenuhin permintaanmu.”

“Jinjja? Noona Gomawoyeo,jeongmal!”

Tanpa aba-aba Sehun mendekap erat tubuh mungil sang noona yang masih terkaget dengan aksi mendadak Sehun.

“Ya… Sehunnie, lepaskan!”

Baekhyun berucap samar dalam pelukan mematikan Sehun .Pelukan itu membuatnya susah untuk bernafas.

“uhukkk. Sehunnie, nafas… Hyaaaa aku susah bernafas!!”

“Omo…..Mianhae noona”

Sehun melepas cepat pelukannya pada Baekhun dan langsung mendapat tatapan death glare darinya.

Sehun yang menerima tatapan itu hanya bisa mengusap tengkuk belakangnya , tak enak.

“Ck Kau ini. . Jangan senang dulu! Noona punya suatu pertanyaan penting untukmu. Kau harus menjawabnya jujur!”

Terlihat gurat kebingungan dari kening Sehun mengenai maksut dari pertanyaan penting yang akan dilontarkan noona tersayangnya. Baekhyun yang melihat kebingungan itu langsung saja menepuk kening Sehun.

Puk

“Hya noona, appo”

Sehun mengusap lembut keningnya yang mungkin sudah memerah akibat ulah noonanya. Sang pelaku hanya tersenyum puas melihat itu.

Sudah lama Ia tak mengerjai adik semata wayangnya .

“Anggap saja itu hukuman dariku Sehunnie, karena kau tak menjadi adik yang baik belakangan ini!”

“Tapi kau terlalu kejam noona!”

“Sudah Jangan manja! Aku ingin bertanya, kau harus jawab yang jujur!”

“Ne, tanyakanlah”

“Apa kau sedang jatuh cinta pada sesorang ditempat barumu?”

“Aku-“

“Siapa namanya?”

“Dia-“

Puk

“Aishh noona! Mengapa kau memukulku lagi?”

Kali ini Sehun cemberut akibat ulah kakaknya yang semakin suka menepuk jidatnya yang malang.

“Kau terlalu lamban berfikir! Jangan sampai karena kelambanan mu ini, kau kehilangan dia”

“Mwo? Makusutmu nun?”

“Cepatlah kau nyatakan perasaanmu padanya”

“Bahkan aku belum menjawab jika aku tengah jatuh cinta nun. Kau aneh sekali”

“Aku ini noonamu Sehun ah~. Tak perlu ka bilang pun dari matamu sudah cukup jelas.”

“Iyakah?”

“Apa perlu aku memukul keningmu sekali lagi, agar kau segera sadar eoh?”

Baekhyun telah  mengarahkan pukulan ketiganya kearah kening Sehun, namun dengan sigap Sehun menampisnya.

“Andwae noon! Keningku sudah cukup menderita pagi ini!”

Baekhyun hanya mampu tertawa riang mendengar respon dari Sehun.

Sebenarnya suasana pertengkaran manis seperti inilah yang sangat dirindukan Baekhyun dari Sehun.

Tapi sepertinya Ia harus bersabar, hingga Sehun selesai dengan urusan hatinya dan kembali ke rumah megahnya yang cukup sepi itu. Hanya ada mereka dan kedua orangtuanya yang juga cukup sibuk.

Baekhyunlah yang paling kesepiaan dalm posisi ini.

“Menginaplah seminggu lagi disini Sehun ah~”

“Ne noona^^”

.

 

.

 

.

 

 

Luhan baru saja tiba di petakan sederhananya. Dia terlihat sangat lelah dengan peluh bercucuran dipelipisnya. Memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum memulai lagi aktifitasnya.

Sedikit aneh memang, dicuaca sedingin ini Luhan merasa kepanasan.

“Kau yang membawaku kesini?”

Sebuah suara serak tiba-tiba menganggu istrirahat Luhan yang baru saja akan memejamkan matanya  untuk bersandar pada dinding dibelakangnya. Posisi Luhan sendiri tengah duduk di kursi plastik.

Sepertinya Luhan lupa akan keberadaan namja asing dipetakannya tadi pagi.

Dengan sedikit enggan Luhan menolehkan kepalanya pada sosok pemilik suara.

“Nuguya?”

Luhan bertanya dengan polosnya membuat namja itu sedikit berfikir untuk menjawab pertanyaannya.

“Aku Kim Jo-“

“OMOOOOO KAU SUDAH SADAR?”

Dengan sangat bersemangat Luhan bangkit dari posisi duduknya dan melotot kearah namja asing dihadapannya. Dia berdiri dengan tegap, meski wajahnya masih sedikit pucat.

“Astaga, haruskah kau berteriak seperti itu?-__-“

“Mianhae, aku lupa ada seseorang disini. Apa kau sudah makan?”

“Aku alergi ayam!”

Luhan sedikit mencerna maksut jawaban namja itu, namun tak lama mata bulatnya menggerling sempurna tanda Ia sudah mengerti maksut perkataan sosok dihadapnnya.

Luhan ingat,tadi pagi Ia memaskan bubur ayam untuk namja itu.

“Kau alergi ayam? Eoh?”

“Ne”

Hanya jawaban singkat yang keluar dari mulutnya sebelum Ia kembali berbaring pada ranjang nyaman Luhan yang terletak tak jauh dari posisi mereka saat ini. Di petakan Luhan tak ada batas berarti antara ruang satu dan lainnya.

Luhan tercengang melihat tingkah orang asing itu. Seharusnya setelah sadar namja itu berterima kasih dan pamit pulang! Bukan malah melanjutkan berbaring. Semacam ini rumahnya saja? —

“Hey, apa yang kau lakukan?”

Luhan mengikuti langkah namja tadi menuju sisi ranjangnya. Menatap penuh Tanya pada sosok yang tak merasa melakukan kesalahan sedikitpun. Ia telah berbaring dan ikut menatap Luhan.

“Aku mau Tidur”

“hah?”

“Kalau kau juga ingin tidur berbaringlah! Sepertinya kau terlihat lelah”

“eoh? ”

“Yasudah kalau tidak mau, aku tidur dulu”

“Hyaa kau! Aishh”

Luhan menghentikan omelannya saat namja itu telah memicingkan matanya. Hanya bisa menatap sakartis kearah namja yang tak memiliki sopan santun itu. Luhan sepertinya tak memiliki cukup tenaga untuk mengusir namja itu dari petakannya.

Terasa pening tiba-tiba menjalari kepala Luhan, membuatnya sedikit oleng lalu dengan reflek Ia memegang ujung ranjang sambil duduk perlahan.

Kelelahan…

Sepertinya pening ini dikarenakan Luhan terlalu giat bekerja akhir-akhir ini,terlebih saat Tuan Oh tak bisa mengawasinya 24 jam lagi.

Biasanya Tuan Oh lah yang selalu mengingatkan Luhan agar beristirahat cukup.

“Aku merindukanmu”

Luhan berucap lirih sambil menekan-nekan pelipisnya guna menyamarkan rasa pusingnya. Tanpa menghiraukan namja aneh  yang telah membuka matanya sempurna saat mendengar kalimat lirih Luhan.

‘RINDU?’

Sekelebat bayangan Yeoja cantik yang amat Ia rindukan muncul memenuhi fikiran namja itu,dalam bayangannya mereka tengah terseyum dan tertawa bersama. Namun senyum dibibir namja itu seketika luntur saat sang Yeoja mengatakan sebuah kata menyakitkan padanya.

Sesungguhnya itu adalah kata yang ditunggu bagi setiap orang,tapi tidak bagi namja itu.

PERNIKAHAN. . .

Ia benci pernikahan yang seharusnya menjadi miliknya.

“Aku merindukanmu Kyungseo ah~”

“Kyungseo?”

Dengan pening yang belum beranjak Luhan menoleh cepat kearah namja yang lagi untuk kesekian kalinya menyebutkan nama Kyungseo. Mungkin Luhan sedikit penasaran siapa pemilik nama itu.

“Siapa Kyungseo?”

.

 

 

.

.

 

 

.

 

Saat ini sudah sekitar pukul 11 KST,bertepatan dengan selesainya jam shift Chanyeol di toko Laundry tempatnya bekerja. Ia tengah memacu langkahnya cepat saat sebuah mobil berjalan oleng kearahnya, seperti hilang kendali.

Chanyeol sempat melotot kaget melihat mobil itu mengarah pasti untuk menabraknya sebelum Ia megelak dan tubuhnya terbentur sempurna ke pembatas jalan.

BRUKK

“Ahh SIALL”

Masih tak mepedulikan pemilik mobil yang berhenti mendadak setelah hampir menabrak Chanyeol, namja jangkung itu mencoba untuk berdiri sambil menekan lengannya yang sedikit berdarah akibat aksinya tadi.

Setelah berdiri sempurna, Chanyeol memutuskan untuk melihat kearah mobil  yang hampir membuatnya celaka.

Aneh sekali, pemilik mobil itu tak lari setelah hampir menyelakakan nyawa manusia.

Tinggi sekali nyalinya.

“hya…. Kau yang didalam. Buka kacanya!”

Dengan memukul brutal kaca mobil orang itu, Chanyeol mengeluarkan kalimat sinisnya.

Ia tentu saja tak bisa tinggal diam pada orang yang ada di dalam mobil itu.

“HYA KAU!”

Belum sempat Chanyeol melakukan lagi aksi memukul kaca mobil, sosok pemilik mobil mewah itu keluar dan sangat sukses membuat mata si pemilik mobil membelalak lebar sedang Chanyeol langsung memasang wajah datarnya.

“CHANNIE?”

“Nugu?”

“Kau tak mengingatku lagikah? Apa secepat itu kau melupakanku?”

“Mian…. Aku harus pergi. Permisi ”

Tanpa menghiraukan tatapan mengiba sosok cantik itu Chanyeol memacu langkahnya cepat untuk menghilang segera dari hadapannya namun baru dua langkah Ia berjalan tangan mungil menahan langkahnya.

“Setidaknya izinkan aku mengobati lukamu”

Sosok cantik itu menatap miris Chanyeol, namun Chanyeol sebisa mugkin tak mempedulikanya.

“Aku yang menabrakmu, aku akan tanggung jawab”

“TIDAK PERLU. Luka sekecil ini tak ada artinya dengan luka yang pernah kau torehkan sebelumnya!”

Chanyeol berucap sinis dengan wajah datarnya,sorot mata penuh kekecewaan tergambar langsung untuk sosok dihadapannya.

“Apa kau membenciku Channie?”

“————“

“JAWAB AKU!”

“Lepas! Aku harus pergi sekarang. Lain kali berhati-hatilah! Jangan selalu melakukan kecerobohan yang akan membahayakan dirimu dan orang lain. Ck… kau sama sekali belum berubah Baekhyunnie”

Tanpa memperpanjang waktu lagi, Chanyeol melanjutkan langkahnnya yang tertunda meninggalkan sosok cantik bernama Baekhyun itu bersama rasa bersalahnya yang bertambah.

“Mianhae Channie ah- Andai kau tahu, aku bahagia kau masih mengingat namaku.”

Kata lirih itu mengalun beriringan dengan menghilangnya sosok Chanyeol dari hadapannya. Hanya bisa tersenyum miris saat bayangan itu semakin tak terlihat dan sulit untuk dijangkau kembali.

.

.

.

TBC -RCL GOMAWO ^^b

98 thoughts on “SCARY LOVE-EXO 2SHOOTS/1

  1. Taraaaaaa~yeeeee gw suka banget kalo exo genderswitch dan karena menurut gw uke uke exo tuh cantik cantik lah ya dan imut jd pantes pantes aja hehehhe
    oalaaahhhh Luhan itu kebayang ama gw sosok cewe tangguh yang ngebiayain hidup di laundry.lah Kai elo pake mabok segala dah *.*
    Iya sih wajar wong c d.o mw married .sabar ya kai..tp gw berdoa ini Kaido :”(

    ih lucu dah Sehun ade nya noona baekkie yaa?hihihi
    kebayang lucunya mereka…sehun lucu deh jatuh cinta ama Lulu hehehehe.pasti pas banhettt merekaa!HunHan shipper mari melambaikan tangannnn~

    kenapa ya ama Baekyeol?jangan jangan dlu c chanyeol pernah dicampakan *ciye bahasa gw* oleh.baekkie?huuu pokonya harus BaekYeol .

    Lanjut thor penasaran tingkat dewa dewi😀

  2. Do mau merrit ma suho?? *semoga batal*
    Trus gegara ntu si kai mabok”an..
    Hadeeeeh… =3
    ChanBaek knp lagi?? Sempat berhubungan kah??
    Klo yollie jadi mas” laundry, mau deh nyuci tiap hari disana.. Hahaha

  3. Thor, jgn sampe ada sudo atau kailu! KAI CUMA BUAT D.O, LUHAN CUMA BUAT SEHUN. catet! Kenapa sudo harus menikah? Apa salah kai(?)

    • e’emm….
      apa salah kai?? mungkin karena dia item*ditabok kai
      d.o onieeeee kenapa dirimu memilih suho???
      suho hanya milik kriss*plakk

  4. hyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!! HUNHANKAI sama SUDOKAI ehm ehm pasti gak akurnya suho sama kai itu gara gara DO? Sayang DOnya gak peka sama sekali. dan itu apakah Sehun sama Luhan? wah, sama sama saling suka nih, tapi kayaknya Kai bakal jadi orang ketiga nih. baekhyun apa yang kamu lakuin di masa lalu sampe bikin chanyeol marah segitunya? penasaran banget author, ditunggu banget yah updatenya

  5. Arrrrrggghhhh…
    Belum bisa tebak2 apa yg terjadi sama mereka!!! >.<
    tuan Oh yg dimaksud Luhan tuh Sehun bukan?? Apa appa nya Sehun?? Masa Luhan suka sama om2???

    Ahh, lanjut chapter 2 nya deh thor!!!

  6. kyaaaaaaaaaaaaa cantek bgt tu orang 3 (lubaekD.O)
    suka suka suka😀
    tapi kenapa yeollie sebel gitu ma byunnie😦 hiks
    ayoo dong thor dilanjuuut pllliiiiiiiiiiiissss…..

  7. Bener kan..
    Gw ngerusuhhhh lagi disini..
    Gw pengen koment lagi..

    Cuma mau bilang..
    Chapter 2 nyaaa kapannnn ??
    XDXDXD

    Gw kangennnn ma kailuuuuu..

    *kailu makin punah*

  8. Ya ampuuunn!!!
    Aku suka sma cerita nya .
    Cerita cinta bercabang .
    “̮♡hϱ♡hέ♡hϱ♡”̮”̮
    Itu suho oppa gak akur dgn kai pasti krna baby soo .
    ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ
    #ketawanista
    Kereeeeennnnn ( ื▿ ืʃƪ)

  9. lanjjjuuuuuuuut ~~~
    aaaaaa baekyeol kuuuuu~~~
    kalian ada masalah apaaaaa ㅠㅠ
    astagaaaaa…
    kailu…..kenapa gak hunhan aja…….
    kkamjong sama kyungsoo. eh btw kok disini kyungsoo jd kyungseo?.-.
    trus suho sama lay…….. #jstidea hehehe

  10. gyaaaaaaaa,mm
    Luhan noona ???
    Baekhyun noona ??
    Kyungsoo ??

    Bwahahahhahahaaha,,,,,,
    #ngakak gegulingan.

    Thor,,,,saeng ga sanggup ngebayangi lw luhan,baekhyun,d.o jadi yeoja,,
    Kekekekekekek,,

    hunhan / kailu ??

    Eummmmm,,,
    makin semangat baca ff.a🙂

  11. duuhhh…envy tingkat dewa…..kenapa ………ane kalah cantik?! TT_TT *nangis kejer* *dipeluk kai* #eaaaa
    kai kenapa gak akur sama suho??mereka sodara tiri? *sotoy mode:on*
    trus si baekyeol?cepet balikan gih…
    penasaran lulu bakal sama sehun ato kai??
    next part tak tunggu thor.fighting^^

    ps : anyways,i’m new readers here,annyeong *bow*

  12. Aigooo… Ceritanya kok sedikit menyedihkan gini.. Sepertinya bakal menguras air mata nih buat part yang selanjutnya..

    FFnya keren Eon..
    Lanjut ya…
    Fighting…

  13. tuan oh tu, tuan oh sehun bkn seh ?
    kai sama luhan yah ? itu kan kai kan yg ditolong luhan ?
    chanyeol sama baekhyun kok marahan seh ?
    suho ngerebut do dari kai sepertinya T.T
    lanjut

  14. Huwaaa.. Dsni pairingnya bkan hunhan ya? Tp kailu? Lbh ska hunhan sih sbnrnya tp bgus kok..
    Msh rada bngung soalnya alurnya rada kcepatan..

  15. Kyaa .. *histeris* akhrnya ktm lg ff bkinan author hyobin xD aku pens beratmu thor #bow
    seperti biasa ff bkinanmu alur crtanya ga bisa ditebak, lanjut thor lanjut ..
    Aku jg suka bgt ma ff love failed . Daebak thor daebak (‘-‘)b minta fbnya donk thor ? Biar bisa membaca tiap kryamu . Gamsa ..
    #bow

  16. huahhh keren~~
    kalo kai sama lulu sehun sama sapa??
    baekyeol nya kenapa itu? baby bacon dulu ngelakuin apa ke channie…..
    mami papi udah mau nikah aja yaa… wkwkwkw
    penasaran sama kelanjutannya…..
    lanjut thor……

  17. ‘–‘ gimana ini ada sehun luhan kai. Akhirnya kaihan or hunhan atau bsa juga kaihun .-. Nah ini baekyeol juga kenapa ‘–‘

  18. Kai mabuk karena patah hati yah…
    D.O mau nikah sm SuHo..
    nampaknya akan ada cinta nih antara Kai,Luhan dan Sehun…cieeeelah
    BakYeol kenapa tuh??? apakah Baekhyun pernah nyakitin Chanyeol ???
    ditunggu kelanjutannya thor..

  19. anyeong chingu… aq reader baru nih…
    waktu liat ff ini, liat loh blm baca aq bolak balik liatin fotonya…
    ciyus itu foto luhan, baekhyun ma D.O y???? sumpah itu cakep banget, aq kirain itu foto cewek asli.. tapi waktu aq liatin foto yg punya luhan, eh ternyata beneran luhan y….
    keren banget fotonya………… aq sukkkkkkaaaaaaaaaa………….. cantik..

  20. eonni.. ini 2shoot kan? lanjutannya mana? aku tunggu ya..😀.. daebak bbanget… bagus.. bagus… judulnya bikin aku penasaran.. aku mpek takut baca.. #plak o.oa…hehe keep writting eonni.. 😀

  21. Aihh..ff ini makin meyakinkan saya bahwa luhan,baekhyun dan para uke lainnya lebih cantik daripada sayaa~
    DAEBAKK..uyeee…wowww…
    Terus berkarya untuk semuanyaa..pantang menyerahh~

  22. Kyaa!!! Seru , seru!!!! (●≧▽≦) penasaran banget ! Jadi tuan OH itu si cadel itu yaa? (˙▿˙?) /digantung whirlwinds/ -_-
    Heehee~ kira-Kira siapa yaa authornya? Lupa masa , padahalkan tulisannya Ada diatas -,- . Okee , mau athor siapapun intinya FF NYA BIKIN GREGET,PENASARAN, DAN LAIN-LAIN DEH POKONYA!!!
    kira-kira masa lalunya Baekyeol gimana ya? Menyedihkan kah? Atau menyakitkan? /sama aja-,-/ lalu nasibnya KaiLu gimana dong? Kacian banget si Kkamjong ditinggalin sama Mami D.O. :p
    Ohh iya , di chap selanjutnya banyakin KaiLu moment yaa! Walaupun aku ini Baekyeol Hard-Shipper , tapi kan pemeran utamanya KaiLu yaudah KaiLu aja ! =D
    Okee , saya gak akan comment banyak2 karena mata udah low(?)
    Annyeong~~~ \(^o^)/

  23. jd sehun nie diam” mendirikan usaha laundry y
    trs suka ma luhan
    kacian kai ditinggal kawin.ma kyungsoo
    ntu ada apa dgn hub suho ma kai y

  24. knapa d.o sma suho hhuuaaa padahala neng d.o cocoknya sma kai tpi gak papa deh kailu juga bgus bkin greget🙂 keren 1000 % pokoknya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s